Cinta Beda Agama

Cinta Beda Agama
Hendri telah mentransfer uang


__ADS_3

"Iya dan hari ini aku kembali untuk mencari tahu dan memeriksa yang untuk terakhir aku mencari bukti yang menunjukkan Hendri terlibat dalam pembunuhan istrinya, tapi tidak ada bukti yang menunjukkan itu." ucap Andika sambil menatap wajah Ridwan.


"Aku yang akan memberimu bukti boarding pass ini ditemukan di mobil Hendri." ucap Ridwan sambil mengeluarkan boarding pass dari saku jaketnya dan memberikan kepada Andika.


"Novi, bagaimana ini mungkin dia tewas pada hari ini lalu bagaimana dia bisa pergi dari Geneva." ucap Andika sambil menatap boarding pas Novi lalu berjalan 3 langkah dari Ridwan.


"Aku kemari untuk mencari tentang itu saat aku mencari alamatnya di kantor penerbangan inilah alamat yang diberikan." ucap Ridwan sambil mendekati Andika dan menatap wajahnya.


"Sekarang aku mengerti ini digunakan Maya pacarnya Hendri." ucap Andika sambil menatap wajah Ridwan.


"Apakah kau mengenalnya." ucap Ridwan sambil menatap wajah Andika.


"Tidak beberapa hari kematian Novi Hendri datang padaku dia meminta mempercepat pembayaran asuransi dengan memberiku uang suap dan aku curiga." ucap Andika sambil melangkahkan kakinya dan berjalan ke depan Ridwan.

__ADS_1


"Dan aku mulai mengungkit masa lalunya, aku lalu mengetahui bahwa sebelum menikah dia berhubungan dengan seorang gadis yang bernama Maya." ucap Andika sambil menghentikan langkahnya.


"Aku pernah melihat gadis itu di Merkurius." ucap Ridwan sambil berjalan ke arah depan Andika.


"Jika kau menunjukkan gadis itu maka uangmu akan selamat dan aku bisa menunjukkan bahwa aku tidak bersalah." ucap Ridwan sambil menyakinkan Andika.


"Berarti aku harus menghentikan pembayaran Hendri dulu aku akan lakukan." ucap Andika sambil bergegas keluar dari rumah Hendri dan menuju ke kantor asuransi jiwa.


Sedangkan Hendri telah berada di kantor Prudential insurance company, dan sedang duduk menunggu berkas yang akan di siapkan petugas asuransi.


"Terimakasih." ucap Hendri sambil memberikan berkas itu kepada petugas asuransi.


"Boleh aku memakai komputer mu sebentar aku akan memindahkan uang ku." ucap Hendri sambil menatap wajah petugas asuransi.

__ADS_1


"Tentu saja." ucap petugas asuransi sambil tersenyum.


"Terimakasih." ucap Hendri sambil mengarahkan komputer ke arahnya.


Ridwan, Sani dan Andika tiba di kantor asuransi jiwa dengan mobilnya dan kemudian bergegas berjalan masuk ke dalam kantor, sedangkan Hendri telah berhasil mentransfer uang dan tersenyum manis sambil melihat kearah komputer, setelah itu Hendri keluar dari kantor dengan hati yang bahagia.


Sedangkan Sani,Ridwan, dan Andika berjalan memasuki lift dan kemudian Andika menekan tombol 9 dan lift pun tertutup.


sedangkan Hendri di 9 floor Hendri telah menunggu lift yang masih berjalan di lantai 8 saat tombol lift terbuka tiba-tiba seseorang staf asuransi menyapa Hendri dari belakang dan saat Hendri membalikkan badannya kearah staf asuransi dan saat itu juga Sani, Ridwan dan Andika keluar dari dalam lift dan berjalan menuju ruangan Prudential insurance company.


"Permisi kau meninggalkanku kacamatamu." ucap staf sambil memberikan kacamata Hendri.


"Terimakasih kau baik sekali." ucap Hendri sambil menatap wajah staf sambil tersenyum manis.

__ADS_1


"Jangan meninggalkannya lagi." ucap staf sambil berjalan meninggalkan Hendri.


"Pasti." ucap Hendri sambil memakai kacamatanya dan berjalan memasuki lift.


__ADS_2