Cinta Beda Agama

Cinta Beda Agama
Ridwan dan Adi menjumpai Bayu.


__ADS_3

"Jadi untuk memulainya jika kita daftarkan calon saingan Alex kita tidak bisa..." ucap pak Suyatno sambil menatap mobil Alex yang sudah rusak.


"Itu juga bisa milik Jesica juga hanya pendapat saja." ucap Adi sambil menatap wajah pak Suyatno.


"Tidak, Jesica tidak apa-apa di bandingkan dengan Alex, lagi pula dia hanya model." ucap pak Suyatno sambil menyakinkan Adi.


"Jika Alex satu- satunya target mereka dia saja bisa terbunuh dalam perjalanan pulang dari Jakarta 2 hari yang lalu dan jangan lupa Jesica kontestan teratas dalam kontes Miss Indonesia." ucap Adi sambil menatap wajah pak Suyatno.


"Pak dengan izinmu, aku ingin menyelidiki kasus ini bersama AKP Adi." ucap Ridwan sambil melihat ke arah pak Suyatno.


"Ya Ridwan kau bisa melanjutkannya, semoga berhasil."ucap pak Suyatno


"Terimakasih pak." ucap Ridwan.


"Tolong lakukan secara diam -diam." ucap pak Suyatno sambil memegang pundak Adi.


"Tentu, terimakasih pak." ucap Adi dan Ridwan, dan pak Suyatno lalu pergi meninggalkan mereka berdua.


"Ali,Adi, Ridwan, Joko dan Irfan mulai memeriksa rumah Jesica.


"Dia sangat menggoda." ucap Ali sambil menatap foto Jesica yang menempel di dinding.

__ADS_1


"Kembali bekerja." ucap Irfan menepuk kepala Ali yang sedang memandang foto Jesica yang sangat cantik.


"Keren." ucap Ali sambil berjalan meninggalkan Irfan.


"Joko, ada petunjuk." ucap Ridwan sambil menatap layar komputer.


"Sedang ditangani surat terakhir yang ia baca bisa jadi dari England home." ucap Joko sambil mengetik keyboard.


"Nama yang aneh." ucap Ridwan sambil melihat ke layar komputer Jesica.


"Sepertinya detektif swasta sepertinya dia biasa menjalankan pemeriksaan latar belakang produk yang digunakan Jesica untuk pengiklanan." ucap Joko sambil menatap layar komputer Jesica.


"Aneh. Wanita yang etis." ucap Adi sambil berjalan mendekati Ridwan dan Joko.


"Baik pak,ada lampiran videonya,tapi di lindungi kata sandi, sebentar." ucap Joko sambil melacak kata sandi Jesica.


"Pak." ucap Irfan sambil berjalan mendekati Adi dan Ridwan.


"Iya Irfan." ucap Adi sambil melihat ke arah Irfan.


"Kontrak periklanan Jesica diaktifkan setelah dia di nobatkan sebagai Miss Indonesia."ucap Irfan sambil membawa dokumen Jesica.

__ADS_1


"Sudah jelas sekarang ada balas dendam nepotisme." ucap Ridwan.


"Mana buktinya dia model teratas di Indonesia penawaran seperti itu dari merek konsumen adalah hal biasa."ucap Irfan sambil menatap wajah Ridwan


"Pak video sudah terbuka." ucap Joko sambil melihat ke layar komputer.


"Ada zat yang tidak di sebutkan namanya dalam krim whitening ini mereka belum berikan penjelasan untuk hal yang serupa tidak ada kejelasan dalam produk ini, kurasa produk ini bukan produk asli, jadi sebaiknya kau tidak menandatangani kontrak krim whitening."ucap orang yang ada di video Jesica.


"Siapa whitening ini." ucap Adi.


Setelah itu Ridwan dan Adi berangkat ke perusahaan Bayu yang memproduksi krim whitening, sedangkan para model sedang mempromosikan produk whitening dengan cara luluran sebelum mandi.


"Cleopatra butuh tehnik ini berabad- abad yang lalu tapi kami sekarang punya krem whitening." ucap model ambasador.


"Cukup." ucap kameramen.


"Permisi." ucap Ridwan kepada Bayu yang lagi asyik mengatur para modelnya.


"Kau..?" ucap Bayu sambil menatap wajah Ridwan yang tampan.


"Polisi." ucap Ridwan.

__ADS_1


"Apa yang bisa saya bantu pak polisi sayang." ucap Bayu dengan menggoda.


__ADS_2