Cinta Beda Agama

Cinta Beda Agama
Ridwan teringat masa lalunya dengan Nova


__ADS_3

Dan saat acara dansa saat Sani dan Ridwan berdansa Nova langsung menepuk pundak Sani dengan jari telunjuknya agar dia di izinkan berdansa dengan Ridwan.


Sani lalu melepaskan Ridwan dan melihat Nova dan Ridwan berdansa saat melihat Nova yang sangat terangsang akan sentuhan tangan Ridwan Sani mulai merasa aneh melihat kelakuan Nova yang agresif kepada Ridwan.


Dan tiba-tiba Ali datang untuk mengajak Sani berdansa dan Sani mulai berdansa dengan Ali


"Gerakan gelombang sedikit berbahaya cobalah berhati-hati wahai kekasih perjalanan cinta ini berada di kegelapan aku tak tahu entah kenapa takut tenggelam." ucap Sani sambil berdansa dengan Ali sambil melirik kearah Ridwan dan Nova, lalu Ridwan mendekati Sani dan mulai berdansa lagi


"Akan kubawa kapal hatiku berlayar di jurang ini aku bersumpah." ucap Sani sambil memeluk Ridwan.


mendengar kata-kata Sani Nova sangat kesal lalu berjalan mendekati pak Robert sambil menatap ke arah Sani dan Ridwan yang sedang bermesraan.


Setelah acara selesai Sani dan Ridwan berjalan ke parkiran dan lalu masuk ke dalam mobil, setelah itu Ridwan menyetir menuju rumah Sani.


"Besok kita akan pindah ke rumah baru kita, apakah kau sudah berkemas." ucap Ridwan sambil menyetir mobilnya.

__ADS_1


"Ya sudah, tapi masih ada beberapa hal." ucap Sani sambil melirik ke arah Ridwan sambil tersenyum.


"Kita sudah sampai." ucap Ridwan sambil menghentikan mobilnya.


"Hari ini pertama kalinya aku kumpul dengan teman - teman mu, bagaimana penampilan ku." ucap Sani sambil menatap wajah Ridwan.


"Cantik, glamor untuk sesaat aku ingin menculik mu dari pesta itu tapi kemudian aku pikir bukan kah kau milikku kau adalah calon istriku." ucap Ridwan sambil tertawa.


"Hem..." ucap Sani.


"Bagaimana kalau orang lain." ucap Sani sambil menatap wajah Ridwan.


"Boleh aku tanya satu hal?." ucap Sani sambil tersenyum.


"Ya." ucap Ridwan sambil tersenyum.

__ADS_1


"Istri Kepala kalian itu masih cantik kenapa ya dia mau menikahi pria seperti pak Robert." ucap Sani sambil tersenyum.


"Apa urusannya dengan kita itu urusan pribadi mereka lupakan saja." ucap Ridwan sambil melirik ke arah jalan.


"Tingkah lakunya itu aku tidak begitu suka kau hanya boleh memikirkan pekerjaan kantormu saja ya." ucap Sani sambil memeluk Ridwan dan Ridwan lalu mengelus rambut Sani.


"Ya sudah udah larut malam nanti mama marah." ucap Ridwan sambil mengecup kening Sani, setelah itu Sani keluar dari dalam mobil Ridwan.


"Dah.." ucap Ridwan.


"Dah." ucap Sani sambil melambaikan tangannya.


Diperjalanan Ridwan teringat masa lalunya dengan Nova, saat Ridwan menempuh pendidikannya di Bandung saat dia sedang lari sore di sekitar pantai dia melihat Nova yang begitu seksi dengan menggunakan bikini sambil berenang di laut.


Pada saat itu Ridwan sangat kagum dengan tubuh Nova, lalu Ridwan berjalan ke arah tas nya yang bergantung di pohon lalu Ridwan mengambil minuman yang ada di tas nya lalu meminumnya dengan tersenyum.

__ADS_1


Saat Ridwan membalikkan tubuhnya dan melihat ke arah Nova tiba - tiba Nova tidak ada lagi di pantai, dan Ridwan memutuskan untuk kembali pulang dan berjalan ke arah mobilnya.


"Ya.. tuhan kunci ku dimana aku menjatuhkannya." ucap Nova sambil mencari kunci mobilnya, mendengar hal itu Ridwan langsung terhenti langkahnya masuk kedalam mobilnya.


__ADS_2