Cinta Beda Agama

Cinta Beda Agama
istri sah Hendri datang


__ADS_3

"Setelah di tandatangani Hendri.


"Okelah... terimakasih tuan Hendri jaga dirimu baik-baik." ucap petugas asuransi jiwa sambil memberikan sebuah cek yang berisi uang 50 dollar.


Lalu Hendri melihat cek itu lalu tersenyum.


"Selamat pagi." ucap Ridwan dan Sani sambil masuk ke rumah Novi.


"Selamat pagi." ucap Novi memegang makanan untuk Hendri.


"Bagaimana Hendri sekarang." ucap Ridwan sambil menatap wajah Novi.


"Dia lebih sehat sekarang." ucap Novi sambil memegang makanan Hendri.


"Lihat saja dia akan segera sembuh dalam beberapa hari." ucap Sani sambil tersenyum manis


Novi..." teriak Hendri, lalu Hendri berjalan keluar dari dalam kamarnya dan lalu berjalan turun dari tangga dengan berguling-guling melihat hal itu Ridwan langsung menolong Hendri.

__ADS_1


"Hendri apa yang terjadi padamu." ucap Novi sambil memegang pundak Hendri. Dan tiba-tiba Hendri tertawa terbahak-bahak.


"Ketakutan." ucap Hendri sambil menatap wajah Ridwan dan Sani.


"Bagaimana sandiwara ku baguskan?." ucap Hendri sambil memakai penahan leher.


"Apa - apaan ini Hendri." ucap Sani sambil menatap wajah Hendri.


"Apa begini bercanda mu." ucap Ridwan marah


"Baiklah- baiklah maafkan aku, biar aku jelaskan, sebenarnya waktu kau menolak pergi ke sana aku tahu masalah mu adalah keuangan dan kau orang yang angkuh kau tak akan mungkin meminjam duit dariku, jadi karena itulah aku berfikir tentang asuransi jiwa kecelakaan yang aku miliki, karena itu aku berpura-pura tertabrak seperti ini dan inilah cek 50 dolar untuk kita ke Mauritius Island ucap Hendri sambil menunjukkan cek 50 dollar kepada Ridwan.


"Itu tidak mungkin Ridwan, karena ini yang aku lakukan dengan rencana matang dan sekarang cek ini milik kita berdua setengahnya milikmu setengahnya milikku." ucap Hendri sambil memegang cek sebanyak 50 dollar, jadi sekarang tidak ada lagi alasan jadi kau jangan menolak, ayo cepat nasehati dia, ayo cepat nasehat dia." ucap Hendri sambil menatap kearah Sani dan Novi.


"Ridwan sudah lah." ucap Nova sambil mendekati Ridwan.


"Ridwan, Hendri melakukan ini semua untuk persahabatan kita, apa kau tidak bisa melakukan ini untuknya, aku mohon." ucap Sani sambil memeluk pundak Ridwan.

__ADS_1


"Aku mohon." ucap Hendri sambil melipat kedua tangannya.


"Baiklah, tapi ada satu syarat, aku yang akan membayar Sani dan aku." ucap Ridwan sambil menatap wajah Hendri.


"Baiklah." ucap Hendri dan kemudian semuanya bersorak gembira.


"Keesokan harinya Ridwan, Sani , Hendri dan Nova sampai di pantai Mauritius Island mereka bermain speed boat Sani dengan Ridwan dan Hendri dengan Novi, setelah itu mereka berempat bersenang-senang di pantai sambil menari- nari mendengar suara musik yang ada di pantai.


Saat di Mauritius Island Hendri menjumpai seorang wanita yang bernama Novi yang sebenarnya istri sah Hendri, sedangkan Novi yang selama ini yang dikenal Ridwan adalah Anggun.


"Hai.." ucap Novi sambil berlari memeluk Hendri.


"Hai, aku sangat merindukanmu, aku sangat mencintaimu sayang." ucap Hendri sambil membalas pelukan Novi.


"Aku juga sangat merindukanmu." ucap Novi sambil tersenyum manis.


Setelah itu Hendri dan Novi duduk di restoran.

__ADS_1


"Oh .. tidak selama 2 bulan kita hanya berbicara ditelpon dan sekarang disini kau tidak punya waktu untukku." ucap Novi sambil menatap wajah Hendri.


"Begini saja sayang, sekarang kau pergi dan beristirahat, aku berjanji aku akan datang dan menemui malam ini." ucap Hendri sambil memegang pipi Novi.


__ADS_2