
"Aku ingin mengatakan sesuatu padamu, aku minta maaf Dina, aku mencintaimu." ucap Riko sambil memegang tangan Dina.
"Terima... terima." ucap Putri dan Sani sambil melihat Riko dan Dina
"Mulai sekarang kita lupakan apa yang sudah terjadi aku juga mencintaimu." ucap Dina sambil keduanya berpelukan.
"Hore..."sorak Putri, Adi, Sani dan Ridwan. dan ketiga pasangan itu saling berpelukan dengan pasangan hidup mereka.
"Tapi maaf ya Riko dan Dina aku dan Adi tidak bisa hadir dalam pesta pernikahan kalian karena ada tugas yang akan kami selesaikan." ucap Ridwan sambil menatap Riko dan Dina.
"Ya sudah gak apa - apa yang penting kalian ada bersamaku, dan aku doakan kalian cepat menyusul menikah seperti ku." ucap Riko sambil tersenyum.
"Amin." ucap tiga pasangan itu.
Perang uang tunai memberikan uang hitam kepada politikus, membuang 50 milyar sampai 100 milyaran rupiah.
__ADS_1
Pemadaman telah membuka tabir, firma, rahasia bank Swiss, menentang uang gelap apa yang dilakukan hari ini, apa yang terjadi besok, inilah jawabannya, infrastruktur yang rusak, bendungan yang rusak, kekeringan dimana - mana, kemiskinan meningkat uang hitam membuat sengsara rakyat apa yang akan terjadi pada Indonesia.
Wahyu adalah seorang anggota pencucian uang, pada saat Wahyu di dalam sebuah gedung tiba-tiba telepon genggam berdering, lalu Wahyu menjawab nya.
"Halo." ucap Wahyu
"Mereka datang." ucap anak buah Wahyu.
"Polisi?"ucap Wahyu sambil berjalan ke komputer cctv-nya
"Waspadalah."ucap anak buahnya.
"Periksa sistem pasti ada informasi, hati - hati." ucap anak buahnya lagi.
Ridwan yang sedang melewati laut dengan menggunakan kapal kecil menuju kediaman gedung yang ditempati Wahyu.
__ADS_1
"Sudah aman, waktunya bereaksi." ucap Ridwan kepada rekannya Niko sambil membuka kain yang ada di kepala Niko yang sedang berbaring di kapal.
Setelah sampai di gedung Wahyu Ridwan dan Niko mulai naik dari pintu belakang gedung.
"Gedung ini dijaga banyak pengawal bersenjata." ucap Niko sambil mengamati pengawal dari bawah.
"Tidak masalah." ucap Ridwan sambil naik keatas dan berlari ke arah tangga yang terletak di lantai, lalu Ridwan mengunakan tangga untuk bisa masuk ke dalam gedung.
Setelah Ridwan naik ke lantai satu Ridwan mengangkat tangga yang digunakannya tadi dan meletakkannya ke lantai dua setelah itu Ridwan mulai menaiki tangga menuju sampai lantai tiga gedung, sampai di lantai tiga pengawal Wahyu yang sedang memegang senjata lalu terkejut melihat Ridwan dan saat mau melepaskan tembakan, Ridwan langsung menembaki pengawal Wahyu.
Satu persatu pengawal mati berjatuhan di lantai, Ridwan terus berlari lantai empat dan tiba di sana Ridwan melihat seorang pengawal sedang berdiri dan langsung Ridwan mematahkan leher pengawal dan pengawal pun mati tersungkur di lantai.
Setelah itu Ridwan berlari masuk ke dalam terowongan yang ada didalam gedung untuk memotong jalan agar sampai ke lantai tiga.
Di sana Ridwan meninju wajah pengawal dan bertarung satu lawan satu, dan pengawal dapat di lumpuhkan Ridwan dengan tendangan keras kakinya yang mengakibatkan pengawal jatuh ke lantai bawah.
__ADS_1
Satu persatu pengawal dikalahkan oleh Ridwan dengan kemampuan bela dirinya, dan Ridwan terus berlari menuju ke ruangan Wahyu.
Sedangkan Wahyu memantau Ridwan dari kamera cctv-nya dan melihat pengawalnya dapat di lumpuhkan Ridwan, Wahyu pun berlari ke luar ruangan.