
mereka berdua berjalan kearah toni dan teman teman nya,seperti nya lagi menunggu kedatangan mereka .
"kenapa lama"si andrian orang pertama yang bertanya sambil melotot ke arah quin membuat jantung quin Dag dig dug
"maaf"hanya kata itu yang keluar dari mulut quin
teman teman yang lain langsung diam mereka tidak menyangka andrian yang dingin seperti kulkas itu bertanya kepada seorang perempuan.
"biasa lah cewek pasti lama"timpal nia membantu jawaban quin tadi.
karena dia pun merasakan susana yang menegang kan karena pertanyaan andrian.
__ADS_1
"masuk yuk sudah mau mulai"kata bram menimpali ucapan nia.
mereka pun masuk dan memilih tempat duduk masing masing dan sial nya quin dapat tempat duduk bersebelahan dengan andrian.sebenar nya itu sudah di rencana kan oleh andrian,entah kenapa andrian merasa nyaman saat pertama melihat quin meskipun dia tahu kalau quin pacar erwin sahabat nya.sebelum janur kuning melengkung semua bisa berubah itu yang ada di pikiran andrian.dia tidak akan merebut tapi dia akan selalu ada buat orang yang dia suka.mungkin ini adalah cinta pandangan pertama nya karena dia belum pernah menjalin hubungan dengan seseorang.sementara nia duduk diantara toni dan aris.senang dan deg deg kan juga jantung nis bisa sedekat ini sama orang yang dia sukai.
film nya baru di mulai dan andrian memberi popcorn kepada quin dan quin spontan melihat ke arah wajah andrian setelah itu dia pun mengambil dan memakan nya dengan pelan.dia benar benar salah tingkah berada di posisi sekarang ini.biar kelihatan dingin tapi andrian sepertinya lelaki yang bertanggung jawab dan perhatian.
...----------------...
"maaf tadi ada sisa makanan di bibir mu"kata andrian tanpa bersalah dan biasa saja melihat quin yang melotot kan mata nya.
"terima kasih"jawab quin sambil menyapu bibir nya dengan tisu.antara malu dan canggung itu yang di rasa kan quin saat ini.
__ADS_1
sementara nia sedikit berisik pas adegan tembak menembak dan akhir nya toni munutup mulut nia dengan telapak tangan nya karena nia terlalu berisik.
nia melotot kan mata nya kearah toni sambil berusaha melepas kan tangan toni dari mulut nya.nafas nya ngos ngos karena tangan toni juga menutup hidung nya.
"kamu mau membunuh aku ya"kata nia kepada toni setelah dekapan tangan terlepas dari mulut nya.
"kamu terlalu berisik nanti di marah sama penonton yang lain"kata toni berbisik di telinga nia membuat nia geli.nia langsung terdiam karena saat ini wajah nya dan toni tidak ada jarak lagi dan dia pun pura pura menonton,padahal jantung nya lagi tidak sehat.tiba tiba toni menggenggam tangan nya dan berbisik
"aku menyukai mu"dengan suara yang lembut membuat seluruh bulu badan nia meremang karena sensasi ulah dari toni.nia pura pura tidak mendengar dan fokus nonton tetapi dia membiar kan tangan nya dalam genggaman toni.betapa bahagia hati nya mendengar kata yang di ucap kan lelaki yang dia sukai itu.tapi dia harus sedikit jual mahal biar berkesan ingin di kejar.
tbc
__ADS_1