Cinta Beda Agama

Cinta Beda Agama
Identitas Anggun terbongkar


__ADS_3

Maria terbayang bagaimana cara dia mengambil akses milik dr. Indra dan Maria melepaskan gelang karet yang ada ditangannya, dan lalu berjalan ke depan cermin dan menatap gambar titik-titik yang di tulisnya dengan menggunakan celak matanya.


Ridwan beserta timnya terus mengikuti mobil Elisabeth sampai hari sudah gelap.


"Jangan kita sampai kehilangan kendaraan itu." ucap Adi sambil melihat ke arah jalan.


"Aku tidak bisa menemukan mereka adi, mungkin mereka sudah pergi jauh." ucap Ridwan sambil menyetir mobilnya.


"Kita kehilangan jejak mereka." ucap Ridwan sambil menghentikan mobilnya di tengah hutan.


"Ayo turun periksa." ucap Adi sambil turun dari dalam mobilnya.


"Pergi periksa di sana." ucap Ridwan sambil melihat ke arah Joko dan Ali.


"Iya pak." ucap Joko dan Ali .


"Maria mulai berlari sembunyi - sembunyi untuk menyelinap masuk ke zona 2 dan saat di pintu zona 2 Maria mulai mengunakan akses milik dr Indra untuk bisa masuk kedalam.


"Ridwan dan semua tim nya terus mencari keberadaan Elisabeth di tengah hutan yang gelap.

__ADS_1


"Pak, tidak ada yang pergi ke sini, tidak ada jejak di sini."teriak Irfan dari semak- semak.


"Anak-anak ayo."teriak Ridwan sambil membuka pintu mobilnya.


"Pak aku ingin buang air kecil, aku akan segera kembali." ucap Joko sambil berbisik kepada Ridwan.


"Cepat." ucap Ridwan sambil masuk ke dalam mobilnya.


Saat Joko sedang buang air kecil tiba-tiba tanah bergoyang, Ridwan dan temannya pun merasa mobilnya berguncang.


"Pak." teriak Joko sambil berlari masuk ke dalam mobil.


"Astaga, mundur." ucap Adi dan dengan cepat Ridwan menyetir mobilnya ke arah belakang.


"Ayo.. Terus." teriak Adi dan Ridwan terus memundurkan mobilnya ke belakang.


"Joko panggil pak Suyatno."ucap Adi


"Tidak bisa pak, tidak ada sinyal." ucap Joko sambil menelpon pak Suyatno.

__ADS_1


"Pak lihat di sebelah tanduk kerbau ada pengacau sinyal." ucap Ridwan sambil menunjuk ke depan yang di kelilingi oleh kerbau, dan tidak berapa lama muncul seorang lelaki yang membawa sebuah lentera yang menggiring mereka ke suatu tempat


Dikala Maria ingin menyelamatkan Lela, tiba - tiba Anggun datang menghampiri Maria.


"Ups..." ucap Anggun sambil meletakkan tangan telunjuknya di bibirnya lalu menarik tangan Maria.


"Mereka membawa mereka ke dalam ayo buka pintu itu." ucap Maria sambil menunjuk ke arah pintu.


"Kita tidak bisa membukanya itu pintu besi 16 sistem penguncian berlapis dan beberapa ruangan di dalamnya sangat gelap, jika kau ingin punya semacam penglihatan kau butuh kacamata inframerah." ucap Anggun sambil menatap wajah Maria.


"Bagaimana kau tau itu semua?." ucap Maria sambil menatap wajah Anggun dan Anggun lalu melepaskan perut karet yang ada di tubuhnya.


"Kau perlu detail lebih lanjut?." ucap Anggun sambil tersenyum.


"Mengerti tapi kenapa?." ucap Maria sambil menatap wajah Anggun.


"Karena aku salah satunya." ucap Anggun dan saat Maria mau melangkahkan kakinya dengan cepat Anggun menarik tangan Maria dan lalu mencekik leher Maria dari belakang.


"Ha.. Anggun."teriak Maria mencoba melepaskan diri dari cekikan Anggun sambil Anggun menarik Maria ke ruangan kebersihan.

__ADS_1


"Ha..."Teriak Maria kesakitan karena Anggun mendorong tubuh Maria ke dinding ruangan dan menekankan wajah Maria ke dinding.


__ADS_2