Cinta Beda Agama

Cinta Beda Agama
Adi dan tim nya di kurung Suyatno


__ADS_3

Dan semua orang pun bertepuk tangan.


"Hadirin sekalian, jika ada pertanyaan di persilahkan bertanya." ucap dr. Indra sambil melihat tablet Androidnya yang sedang mengamati Maria.


"Kau punya produk yang lain di pasar?." ucap wanita dari negara Brazil.


"Seiring dengan ini, di pasar terbuka kami menjalankan perusahaan kosmetik krim "whitening"


Serum kelas bawah digunakan dalam krim pemutih, meskipun banyak produk perusahaan kami di atas karena kekuatan merek kosmetik whitening." ucap dr. Indra.


"Kedengarannya bagus, tapi bagaimana kau bisa menyembunyikan kejahatan sebesar itu." ucap wanita dari negara Prancis.


"Tidak ada industri yang bebas resiko kan?."seorang super model bernama Jesica, mencoba menggali lebih dalam bisnis kami, kami membunuhnya dengan membuatnya terlihat seperti kecelakaan, kami punya tindakan balasan." ucap dr Indra.


"Kami ingin krim whitening dan pengobatan janin kami dan menjangkau seluruh dunia." ucap Luna sedangkan dr. Indra mulai gelisah di kala dia menyadari jika Maria sudah berhasil meloloskan diri, dan karena tidak ingin kehilangan kepercayaan dari investor, mereka berdua tetap untuk melanjutkan persentasi dan menganggap tidak terjadi apa-apa.


"Makanya kalian semua diundang kesini, jadi jika kalian paham dengan konsep kami, kita semua bisa maju bersama." ucap Luna

__ADS_1


"Ya tentu kenapa tidak." ucap lelaki dari Arab.


"Maria, ucap dr. Indra menunjukkan tablet Android kepada Luna.


"Permisi." ucap dr. Indra kepada investor lalu pergi meninggalkan ruangan persentasi.


Sedangkan Maria terus mencari jalan untuk keluar, dan saat Maria melihat pintu yang tertulis EXIT lalu Maria masuk kedalam ruangan yang hanya ada lamu lampu kecil.


Sedangkan Ridwan dan tim nya yang terkurung di dalam bangunan.


"Bagaimana kita bisa tetap tenang setelah terjebak?." ucap Ridwan sambil berdiri dari tempat duduknya.


"Bagaimana caranya." ucap Joko sambil melihat Adi


"Ketika Elisabeth berjalan keluar dari bandara tidak ada lebel lapor atau cek di bagasi kopernya, ketika Elisabeth masuk kendaraan hitam ada seseorang di dalam kalau tidak salah, orang itu yang menjebak kita di sini." ucap Adi sambil menatap wajah Joko


"Siapa orangnya." ucap Irfan.

__ADS_1


"Komisaris Suyatno." ucap Adi, sedangkan pak Suyatno keluar dari dalam mobilnya dan berjalan menuju bangunan tua.


"Untuk apa dia lakukan semua itu, padahal dia memberikan kita kekuatan penuh dan mendukung kita dalam penyelidikan." ucap Irfan mencoba menyangkal pendapat Adi


"Itulah yang kau yakini, Suyatno di pindahkan ke sini, untuk membantu menutup kasus ini." ucap Adi sambil menatap wajah Joko.


"Bahkan jika kau ingat,saat Ramos menawarkan bantuan mereka membunuhnya, mereka sampai ke England home Henry karena informasi yang kita berikan kepadanya." ucap Adi sambil menatap wajah Ridwan


Dan kemudian pak Suyatno berjalan menghampiri Ridwan dan teman -temannya.


"Tim istimewaku." ucap pak Suyatno sambil tersenyum.


"Ini dia." ucap Adi.


"Anak-anak, senang melihat mu Adi." ucap pak Suyatno sambil tersenyum dan saat Ridwan mengarahkan tinjunya.


"Tenang Ridwan." ucap Adi sambil memegang pundak Ridwan.

__ADS_1


"Terimakasih Adi, karena mempermudah pekerjaan ku, ketika melakukan kejahatan besar, kita harus bisa mengenali celah kita kami memanfaatkan mu untuk itu, dan sekarang setelah kau mengungkapkan semuanya, bosku memintaku memberimu pengiriman secara pribadi, inilah aku, aku ingin sekali membunuh kalian semua, dan ini lah akhir dari cerita."ucap Suyatno sambil mengeluarkan pistolnya dan mengarahkannya kepada Adi dan timnya.


__ADS_2