Cinta Beda Agama

Cinta Beda Agama
Putri menunjukkan hasil rekaman suara Nova.


__ADS_3

"Yang mulia apa yang ingin di buktikan pengacara penuntut?." ucap Kurniawan sambil melihat ke arah pak hakim.


"Anda telah mengungkapkan karakter saudara Ridwan di pengadilan, sekarang kita harus mengungkapkan karakter nyonya Nova."ucap Putri sambil melihat ke arah Kurniawan.


"Itu tidak bisa membuktikan apapun yang mulia kalau dia benar -benar dia tidak bersalah saudara Ridwan harus membuktikan dengan bukti yang baru."ucap Kurniawan melihat kearah Putri.


"Yang mulia aku punya bukti, bukti yang ku bawa ini akan membantu pengadilan untuk membuat keputusan, aku meminta AKP Ali untuk menjadi saksi di pengadilan ini." ucap Putri sambil melihat ke arah pak hakim.


"Di ijinkan." ucap pak hakim sambil melihat ke arah Putri dan Ali berjalan ke tempat saksi.


"Pak AKP Ali aku tahu anda tahu tentang ponsel, apa kerusakan ponsel itu yang di bicarakan saudara Ridwan dengan nyonya Nova."


"Ini adalah kerusakan aneh di ponsel itu kalau seseorang menekan tombol ponsel itu maka nomor itu akan tersambung ke dua nomor yang bersamaan dan suara ya akan terdengar kepada kedua nomor itu?." ucap Ali sambil menatap wajah Putri.


"Anda membawa ponselnya."ucap Putri sambil menatap wajah Ali.


"Tidak ketika kerusakannya diketahui aku memberikan ponselnya ke tim riset dan pengembangan."Ucap Ali sambil menatap wajah Putri.


"Bagaimana kalau seseorang menelepon mu pada saat itu?." ucap Putri sambil menatap wajah Ali.

__ADS_1


"Suaraku akan terekam di bagian pesan suara mereka." ucap Ali sambil menatap wajah Putri.


"Bagaimana kau mengakses pesan suara mereka."ucap Putri sambil menatap wajah Ali.


"Sangat sederhana tekan saja nomorku kemudian tekan bintang kemudian suara komputer akan memintamu memasukkan kode ku, dan ketika kau sudah memasukkan kodenya kau bisa mendengar pesan suaraku dari pusat Telkomsel."ucap Ali sambil menatap wajah Putri.


"Oh.. apakah ini nomor ponsel mu." ucap Putri sambil mengeluarkan ponsel dari saku bajunya dan menunjukkan nya kepada Ali.


"Iya."ucap Ali


"Kode ponsel mu?." ucap Putri.


"795." ucap Ali sambil menatap wajah Putri lalu Putri menekan tombolnya dan mendekatkan ponselnya ke mix pengadilan."ucap Ali sambil menatap wajah Putri.


"Ha..ha.."******* Nova terdengar dari ponsel.


"Apa yang kau lakukan." ucap Ridwan terdengar dari ponsel


"Aku tidak melakukan sesuatu yang baru."ucap Nova sambil mendesah

__ADS_1


"Ini semua salah." ucap Ridwan.


"Aku sudah mengerti semua ini salah kau tidak boleh pergi dariku." ucap Nova sambil mendesah.


"Tidak Nova."teriak Ridwan.


"Kau benar Ridwan aku bisa sukses tapi berjauhan darimu, aku sungguh kesepian."ucap Nova.


"Nova menjauh lah dariku dan cobalah untuk mengerti."ucap Ridwan di rekaman itu.


"Aku sangat mencintaimu." ucap Nova


"Jangan Nova."ucap Ridwan Kurniawan yang mendengar ******* Nova terkejut.


"Tunjukkan kepadaku kalau kau lihai, Ridwan, Ridwan."ucap Nova


"Tidak Nova, tidak, tidak." ucap Ridwan.


"Ridwan, Ridwan kau jangan pergi."ucap Ridwan mendengar hal itu pak Robert sangat marah.

__ADS_1


"aku tidak mau aku tidak ingin berkhianat dengan Sani." ucap Ridwan dan mendengar hal itu Nova hanya bisa menunduk kepalanya di tempat saksi.


"Ayo Ridwan cintai aku."ucap Nova.


__ADS_2