
Selepas sholat dhuhur mereka bergegas ke lobi kampus, Ternyata Gibran sedang membaca mading kampus "wiih.. seru nih" ucap nya "apanya yang seru?.. " sahut raya sambil menepuk bahu gibran, "ini ada acara camping kampus di bukit tinggi" jelas gibran "Yaelah ran.. namanya bukit yaa tinggi.. kalo cetek (dangkal) itu pikiran Riko noh " ledek Nia seraya menoleh ke arah Riko, "apaan siih.. gue jadi dibawa bawa" tangkis Riko sambil menunjukkan muka cemberut, "dah dah.. pada baper lagi ntar diledekin gitu doang.. (haha)" tambah Kitty tertawa terbahak bahak. Waktu menunjukkan pukul 14:00 WIB jam mereka untuk mengikuti mata kuliah kesenian. Satu demi satu mahasiswa mulai mengisi bangku kosong di ruang kelas kampus, "Siang anak anak" sapa pak dosen sambil duduk di kursi dosen "Siang pakk" serentak dijawab mahasiswa nya, "Hari ini kita kedatangan teman sekaligus mahasiswa baru.. silahkan perkenalkan nama kamu.." ucap dosen, mahasiswa baru pun menyapa teman baru nya
"Siang semua.. perkenalkan nama saya Tio.. saya pindahan dari Kampus di Batam.. disini saya harap teman semua bisa menerima kehadiran saya.. terima kasih" ucap nya
__ADS_1
Dosen, "silahkan Tio duduk di bangku kosong sebelah sana"
"Baik pakk.."
__ADS_1
"Ganteng bangeet.." ucap kitty berbisik pada Nia seraya tak kunjung menghilangkan pandangan dari Tio
Nia,Raya,Kityy, Riko dan Gibran telah memesan makanan, Merekapun menunggu di bangku tempat biasa mereka gunakan. Makanan telah sampai, Namun tiba-tiba Tio datang tak undang dan bergabung bersama mereka. Tio pun berkata "hai gess.. gabung ya" ucapnya, "sini sini.." sahut Kitty seraya menawarkan bangku kosong di dekatnya, "ngapain sih gabung segala.." ucap Riko dalam hatinya. Selesai makan total pembayaran pun di berikan oleh waiters, Namun seluruh pembayaran telah dibayar Tio sebelum nya. Riko sedikit kesal terhadap nya, ia berfikir bahwa Tio mulai sedikit mendekati Raya.
__ADS_1
Setelah beberapa waktu mereka pun pulang, Namun Raya dan Kitty sepakat untuk menginap di rumah Nia malam minggu ini. Dikamar Nia mereka ber 3 rebahan sambil curhat satu sama lain, "Ray,Ty.. kaya nya gue mulai suka deh ama Gibran.." Nia memulai obrolan. Mendengar hal itu Raya yang sedang minum jus jeruk langsung tersedak "Uhukk..hukk..", Kitty pun berkata "lu kenapa ray.. ampe keselek gitu" . Raya pun mulai mengatur nafasnya kembali "gpp.. jus nya asem banget.. jadi gue kaget ama rasanya" jelasnya seraya menyembunyikan apa yang dia rasakan, "gue kirain lu kenapa kenapa" sahut Nia. "Gue juga kayanya mulai suka juga.." ucap Kitty belum sempat menyelesaikan ucapannya, Raya pun berkata "ama Gibran juga?". Mendengar yang diucapkan Raya, Kitty pun berkata "ya kagak lah.. gue kayanya mulai suka ama Tio (sambil membayangkan wajah keren Tio)". Raya pun lega mendengar nya, ia bingung dengan perasaan yang dihadapinya. Di satu sisi ia suka juga dengan Gibran, Namun disisi lain Sahabat nya sendiri juga menyukai nya "alamak.. Gimana dengan perasaan ku?" Ucapnya dalam hati. Tiba tiba Nia menanyakan sesuatu pada Raya, "loe ray..? Lo suka ama sapa?" Ucap Nia. Dengan gugup Raya langsung menyahut "gu..gu.. gue sukaaa amaa.. Gii.. eh Riiko" sahutnya ter gagap gagap, entah mengapa yang keluar dari mulutnya adalah nama Riko. "SIALAN!!!" ucap Raya dalam hatinya. "Tapi gue bingung gess" sahut Nia, "bingung kenapa ya?" Tanya raya. Nia pun mulai curhat pada sahabatnya, "kan kalian tau.. Gue sama Gibran kan beda agama.. gue takutnya orang tua gue.. ngk setuju ama Gibran" jelas Nia. Kitty pun berkata, "Yaelah ya.. lagian kalo cman sekedar pacaran.. its okay kok.. ngk masalah"...
BERSAMBUNG
__ADS_1