
"Iya baiklah akan kuberikan." ucap Nova sambil mengeluarkan uang dari dalam tasnya, lalu memberikan sebanyak satu juta untuk Dedi.
"Nah begini yang aku suka langsung cair uangnya." ucap Dedi sambil menerima uang dari Nova dan tersenyum melihat Nova.
"Kalau gitu aku harus pulang udah malam besok aku mau masuk kantor." ucap Nova sambil melihat jam yang di tangannya.
"Iya, makasih ya Nova, hati- hati dijalan." ucap Dedi sambil tersenyum melihat Nova.
"Iya, semoga berhasil." ucap Nova sambil menatap wajah Dedi lalu berdiri dari tempat duduknya dan berjalan keluar dari dalam kafe.
Setelah itu Nova berjalan ke parkiran dan Nova naik ke sepeda motor lalu menjalankannya ke kostnya.
"Dari mana dapat mu duit itu." ucap cewek Dedi yang bernama Marsya datang menghampiri kekasih nya dan duduk di dekat nya.
"Dari cewek gila, yang bernama Nova." ucap Dedi sambil memeluk Marsya.
__ADS_1
"Kok bisa kamu dikasih uang sebanyak ini?" ucap Marsya sambil menatap wajah Dedi.
"Aku disuruh Nova untuk mendekati Sani pacar Ridwan teman aku yang polisi itu." ucap Dedi sambil menghisap rokok nya.
"Jadi Dedi terima tawaran nya." ucap Marsya sambil menatap wajah Dedi sambil memegang paha Dedi.
"Aku terima tapi kalau berhasil aku dibayar lima juta, kalau tidak berhasil hanya duit satu juta ini aja dapat aku, bayar transportasi karena aku telah berusaha untuk mendekati Sani." ucap Dedi sambil tersenyum dan melihat uang yang lagi di pegang nya.
"Jadi kamu mau mengkhianati Ridwan demi uang ini?" ucap Marsya sambil menatap wajah Dedi.
"Syukur lah, aku gak mau kalau kamu nanti bermasalah dengan Ridwan, lagi pula kita kan mau nikah jangan gara-gara uang ini kita batal menghadap dengan komandan Dedi." ucap Marsya sambil memeluk Dedi.
"Iya sayang, aku akan kasih tau sama Ridwan supaya Ridwan selalu jaga Sani, karena Nova itu orang ya licik." ucap Dedi sambil tersenyum melihat Marsya.
"Iya sayang, aku bangga kepada mu." ucap Marsya sambil menatap wajah Dedi dan mencium pipi nya.
__ADS_1
"Di sini lagi ciumannya." ucap Dedi sambil menunjuk pipi nya sebelahnya.
"Gak cukup satu aja." ucap Marsya sambil tersenyum melihat tingkah laku Dedi.
Setelah Nova sampai di kostnya, Nova parkir kan sepeda motor nya, lalu berjalan masuk kedalam kostnya, setelah itu Nova berjalan masuk ke dalam kamar nya.
Setelah di kamar Nova mengganti pakaiannya dengan baju tidur, setelah itu Nova membuka laci mejanya, lalu meminum obat tidur, setelah itu Nova berjalan ketempat tidur lalu membaringkan tubuhnya di atas tempat tidurnya.
"Pada pukul 22.00 WIB ibu Sani dan abang Bahri sampai di rumah, lalu ibu Sani dan abang Bahri keluar dari dalam mobil dan berjalan ke depan pintu rumahnya."
"Mama seperti nya Sani udah tidur." ucap abang Bahri sambil berdiri di depan pintu sambil menatap ibu Sani.
"Gak apa-apa, mama ketuk aja pintu nya, nanti Sani terbangun." ucap ibu Sani sambil menatap wajah abang Bahri.
"Assalamualaikum, Sani..tok.tok." ucap ibu Sani sambil mengetuk pintu rumahnya.
__ADS_1
"Waalaikum salam mama." ucap Sani sambil bangkit dari tempat tidur dan berjalan ke pintu rumah, lalu Sani membuka pintu rumahnya.