Cinta Beda Agama

Cinta Beda Agama
24


__ADS_3

Akhir nya malam itu erwin dengan terpaksa mengikuti juga keinginan tesa.karena tesa bilang dia lagi sakit sementara dia disini tidak punya siapa siapa kecuali keluarga erwin.


jam 10 malam erwin tiba di kamar hotel tesa dan langsung di bukakan pintu oleh tesa.


"akhir nya kamu datang juga,aku percaya kalau kamu tidak akan tega pada ku"kata tesa sambil memeluk erwin.erwin pun berusaha melepas kan diri dari pelukan tesa.


"kamu sakit apa"tanya erwin setelah lepas dari pelukan tesa dan dia pun duduk di sofa.tesa langsung mengunci pintu kamar dan duduk di dekat erwin.


"kamu berubah ya sekarang sudah cuek dan tidak peduli lagi pada ku"kata tesa disertai wajah sedih


"bukan begitu kita sudah dewasa sekarang,jadi harus ada batasan nya"jawab erwin malas.


tesa pun langsung pindah duduk di pangkuan erwin sambil melingkarkan tangan nya di leher erwin.


"apa apaan kamu ini tesa tolong jangan bertingkah seperti ini"kata erwin langsung menghempas tubuh tesa jatuh ke lantai.tesa mulai berdrama nangis

__ADS_1


"kamu sekarang jahat sama aku sudah tidak seperti dulu,dulu selalu peduli pada ku"kata nya sambil nangis membuat erwin tidak tega dan memeluk tesa.


"maaf kan aku tapi kita tidak bisa seperti dulu lagi,aku harus menjaga hati seseorang"kata erwin mencoba memberi pengertian pada tesa.


tesa langsung mendongak memandang wajah erwin


"jadi kamu sudah punya pacar dan karena dia juga kamu bersikap gini pada ku"lanjut nya sambil menangis.


"iya aku punya pacar dan aku tidak mau menyakiti hati nya karena aku sangat mencintai nya"jelas erwin supaya tesa bisa mengerti.


"aku belum memperkenal kan kepada mama karena kami juga baru jadian"jawab erwin sembari duduk di tempat tadi.


"tapi kamu sudah melukai hati ku saat ini,apa kamu tidak memikir kan hati ku"jawab tesa seakan dia yang terluka disini.


"maaf kalau bikin kamu terluka tapi kita tidak ada hubungan apa pun kecuali sebatas teman,yah hanya teman masa kecil"kata erwin sambil berdiri dia berencana mau pulang.tapi tesa langsung menahan tangan nya seakan tidak rela jika erwin pergi meninggalkan dia.

__ADS_1


"hari sudah larut malam aku harus pulang lagian kamu juga baik baik saja tidak sedang sakit"kata erwin mulai jengah dengan sikap tesa.


"tapi aku takut win aku mau malam ini kau menemani ku,hanya malam ini saja aku mohon"tesa menghiba supaya erwin luluh dengan sikap nya barusan.erwin pun diam seakan berpikir antara iya atau tidak.dia melihat jam sudah terlalu larut dia juga sudah mengantuk.


"baik lah aku menemani mu disini hanya malam ini tapi aku tidur di sofa kamu tidur lah di kamar"akhir nya erwin pun menyutujui permintaan tesa dan itu membuat tesa senang dan dia akan semakin memperjuangkan erwin.dia yakin sebenar nya erwin juga menyukai nya.


...****************...


malam yang sunyi karena sudah terlalu larut malam tapi seseorang masih membuka mata ny.dia adalah andrian dia tidak bisa tidur karena memikirkan quin,yah hanya quin yang terus ada di pikiran nya.tadi sebelum erwin masuk kekamar tesa kebetulan andrian berada disana dia lagi ada pertemuan dengan rekan bisnis nya.dia melihat erwin menuju sebuah kamar dia pun mengikuti diam diam dan sampai lah erwin di sebuah kamar dan yang membuka adalah seorang perempuan cantik andrian tidak dapat melihat wajah tesa karena wajah nya di tutup rambut oanjang nya.andrian bertanya tanya sendiri siapa perempuan yang di temui erwin malam malam begini.setelah erwin masuk kamar andrian pun pergi dari hotel pulang kerumah nya.


seandai nya dia memberi tahu semua yang dia lihat kepada quin apa quin akan percaya yang ada malah dia yang akan disalahkan dan di tuduh sudah memfitnah erwin.


"aaaaaaah"erwin berteriak karena pusing memikir kan cara bagaimana memberitahukan quin.dia tidak ingin quin merasa kan sakit hati dia rela tidak bersama quin asal itu bikin quin bahagia.ternyata begitu besar rasa cinta andrian terhadap quin dan hanya bisa di simpan nya dalam hati karena dia mencintai dalam diam


tbc

__ADS_1


__ADS_2