
Setelah berita Abi Khadafi di siarkan langsung di TV, para reporter TV berbondong- bondong datang ke perusahaan asuransi jiwa yang terbesar di Indonesia yang di pimpin oleh ibu Hartati.
"Mengapa dibutuhkan waktu yang begitu lama untuk menangkap Abi Khadafi."ucap reporter TV kepada ibu Hartati yang sedang berjalan keluar dari kantor menuju masuk ke dalam mobilnya.
"Ibu Hartati seluruh rakyat di negeri ini sangat marah mereka menginginkan jawaban, tolong beri komentar." ucap reporter TV menghentikan langkah ibu Hartati.
"Kita mengerti kemarahan mereka, kami akan bawa Abi Khadafi secepatnya, dan menangkap siapa saja yang bekerja sama dengannya, tak lama lagi uang rakyat miskin di Indonesia akan segera di kembali kepada mereka, itulah janji kami."ucap ibu Hartati dengan tegas.
Melihat berita hari ini yang disiarkan langsung di televisi, orang yang terlibat dalam kasus pencucian uang menjadi ketakutan, termasuk Rian dan paman Benny.
Rian adalah anak ibu Hartati yang bekerja sebagai CEO dalam perusahaan asuransi jiwa yang terlibat dalam kasus pencucian uang bersama Abi Khadafi, dan Benny sebagai CEO di perusahaan tekstil ikut terlibat dalam kasus pencucian uang.
Malam harinya Rian, Benny dan pengusaha sukses berkumpul di rumah paman Benny.
__ADS_1
"Ada apa ini tuan Benny."ucap Rian sambil berjalan masuk ke dalam rumah paman Benny.
"Rian apa yang dikatakan ibumu?." ucap Benny yang duduk di sofa diruang tamunya bersama rekan bisnisnya.
Melihat Rian meninggalkan makan siang ibu Hartati hanya menatap Rian dari kejauhan berharap Rian tidak terlibat dalam kasus pencucian uang.
"Aku mendengar ibumu akan menyetor uang kita ke rekening rakyat." ucap Benny sambil melihat Rian duduk di kursinya.
"Mr. Benny anda tahu seseorang yang mengatakan ini dia adalah orang nomor satu di perusahaan asuransi jiwa." ucap Rian sambil menatap wajah paman Benny.
"Mr. Benny itu bukan hanya uangmu tapi juga uang rakyat, uangku juga tak akan terjadi apa-apa." ucap Rian sambil menatap wajah paman Benny yang lagi mengambil minuman yang ada di atas meja dan meminumnya.
"Ibu tak akan tahu kalau aku terlibat, jika ia tahu perusahaan akan kacau, tolong.. tenanglah." ucap Rian sambil menatap paman Benny sambil menarik nafasnya.
__ADS_1
Keesokan harinya Rian menjumpai ibunya di rumah yang lagi berdiri di ruang tamu.
"Mama." ucap Rian sambil menghampiri ibu Hartati dan mengusap wajahnya dengan tangan kanannya.
"Mama jika Abi Khadafi kembali dengan selamat dan berbicara pada semua orang, maka aku akan menembak diriku sendiri, atau orang- orang yang diluar sana yang akan membunuhku." ucap Rian sambil menatap wajah ibunya sambil meneteskan air matanya.
"Kau berhasil melakukan apa yang tidak bisa dilakukan oleh oposisi selama ini." ucap ibu Hartati sambil menundukkan wajahnya di hadapan Rian.
"Kau membuat ibu kecewa." ucap ibu Hartati sambil menatap wajah Rian.
"Ma.. tidak mama." ucap Rian sambil memohon kepada ibu Hartati.
"Pergilah.." ucap ibu Hartati sambil menundukkan wajahnya.
__ADS_1
"Tapi mama.." ucap Rian sambil meneteskan air matanya dan memohon kepada ibu Hartati.
"Pergilah Rian, tinggalkan aku sendiri."ucap ibu Hartati sambil meninggalkan Rian yang berdiri dan berjalan duduk di kursinya.