
ternyata nia sudah sampai duluan dan dia masih di parkiran menunggu quin.
quin turun dari mobil dan langsung menyamperin nia.
"udah lama kamu sampai"tanya quin setelah berada di dekat nia
"10 menit lebih dulu dari kamu hehee"jawab nia sambil nyengir menampilkan barisan gigi nya.
"tumben kamu tidak di jemput erwin dan kelihatan nya dia juga belum nyampai"kata nia lagi bertanya karena biasa nya quin selalu bersama erwin.
"hari ini dia ada keperluan"jawab quin tapi terpancar raut kesedihan di wajah nya dan itu di sadari nia.
nia pun membawa quin duduk di kursi taman samping kampus,mereka duduk berdua dan nia mulai bertanya karena penasaran nia memegang tangan quin dan menghadap ke arah quin.
"kita sudah lama bersahabat sudah seperti saudara,aku harap tidak ada rahasia lg di antara kita"kata nia"jadi kamu bisa cerita ada masalah apa sebenar nya atau punya masalah sama pacar kamu erwin"sambung nia lg.
"kamu memang selalu saja peka"kata quin sambil tersenyum pada nia.dan quin pun mulai bercerita apa yang dia lihat tadi di lampu merah.
__ADS_1
"tadi di lampu merah aku melihat erwin satu mobil sama seorang perempuan,dan aku tidak tahu itu siapa nya karena dia tidak memberitahu apa pun dia cuma bilang tidak bisa jemput aku karena ada keperluan"jelas quin panjang lebar dan nia pun mendengar dengan diam.
"kenapa dia bisa begitu karena kalau di lihat dia begitu mencintaimu,coba berpikir positif saja dulu siapa tahu itu saudara nya"kata nia kepada quin.nia tidak percaya seorang erwin yang seperti seorang bucin kepada quin bisa berselingkuh.
"coba kamu tanya ke dia tentang yang kamu lihat di lampu merah td"
"biar kan dia sendiri yang menjelaskan,kita juga masih baru mungkin dia ingin mencari yang lebih baik"quin dengan santai bilang seperti itu,dia memang tidak terlalu suka mikir yang tidak penting.
"kalau itu terserah kamu tapi saran ku kamu harus mencari tahu seperti apa hubungan mereka sebelum kamu benar benar mencintai nya"nia memberi saran karena dia peduli dengan percintaan teman nya tersebut.
nia menyengol bahu quin dan bicara
"kamu lihat dia tidak masuk hari ini dan tidak memberitahu kamu apa pun kan,sudah lah cowok seperti itu jangan kamu pedulikan lagi oke"nia mulai kesal dengan sikap erwin yang tidak memberi kabar kepada quin.
"iya aku ikuti saran mi oke"balas quin tersenyum ada nia.beruntung dia punya sahabat sebaik dan sepeduli itu terhadap nya.
tidak lama dosen pun masuk dan mereka pun mengikuti pelajaran yang di beri dosen tersebut.
__ADS_1
beberapa jam kemudian kelas pun usai nia segera mengajak quin pulang karena ada misi yang ingin dia bicarakan bersama quin tapi malah ketemu bela dan kawanan nya.
"coba lihat si tuan putri hari ini tidak di dampingi pangeran nya,karena pangeran nya lagi sibuk sama perempuan lain"bela mengejek quin
"huh..kasian sekali"sekawanan bela ada empat orang itu pun mulai ikutan mengejek quin
"diam perempuan ondel ondel"kata nia mulai terpancing emosi tidak seperti quin yang diam dan terlihat santai seperti tidak terjadi apa apa.
"nih kalian semua bisa lihat kalau pangeran nya lagi gandeng cewek lain"bela memperlihatkan foto erwin bersama perempuan yang di lihat quin tadi sedang memasuki sebuah restoran.
semua orang orang yang ada disitu mulai berbisik bisik tentang hubungan quin dan erwin.
quin terus berjalan santai sambil menarik tangan nia yang kelihatan mulai emosi melihat kelakuan bela.sementara bela merasa puas dia mikir sudah berhasil mempermalukan quin padahal yang di singgung tetap saja santai.
...----------------...
tbc
__ADS_1