Cinta Beda Agama

Cinta Beda Agama
Nova melompat dari atas gedung


__ADS_3

"Jangan ganggu aku." ucap Ridwan dengan nada marah.


"Aku tidak minta kau meninggalkan Sani, tapi kau menghinaku, aku menjadikan mu sebagai bodyguard ku agar kau bisa bersamaku, agar kau bisa bersamaku." ucap Nova di rekaman ponsel itu.


"Yang mulia saat nyonya Nova menyambar saudara Ridwan pada tanggal 22 February di menelepon saudara Ali dan telponnya jatuh yang terjadi adalah semua yang terekam di kotak suara adalah kelemahan ponsel itu, suara itu terekam di manajer bank dan semua data itu tersimpan di sana, dan kasetnya hilang saat aku di hadang 2 orang perampok, yang mulia suara yang anda dengar di rekam di pusat di mana nyonya Nova sebagai direktur utamanya."ucap Putri sambil melihat ke arah pak hakim dan mendengar hal itu pak Robert langsung berdiri dari tempat duduknya dan meninggalkan pengadilan.


"Didalam rekaman ini kata tidak dari saudara Ridwan menolak ajakan nyonya Nova yang mulia pria tidak mungkin selamanya bersalah begitu juga wanita tidak selalu salah, tapi itu selalu yang ada dipikiran kita kalau seorang pria menampar seorang wanita kita menganggapnya kejam, tapi kalau seorang wanita menampar seorang pria kita selalu menganggap pria itu selalu kurang ajar kita selalu menganggap pria seperti itu, aku tidak mengatakan wanita seperti itu, tapi ada wanita seperti nyonya Nova yang melakukan apa saja untuk mendapatkan keuntungan mereka." ucap Sani melihat ke arah pak hakim mendengar hal itu Nova menundukkan kepalanya sambil menangis.


"Iya, aku seorang wanita tapi kalau seorang wanita bertingkah seperti ini aku tidak setuju, itu saja yang mulia." ucap Putri lalu berjalan ketempat duduknya.

__ADS_1


"Sudah terbukti di pengadilan bahwa tuduhan saudara Ridwan kepada nyonya Nova benar adanya itu sebabnya pengadilan memerintah kan nyonya Nova mengembalikan posisi saudara Ridwan di perusahaan seperti sebelumnya dan jika saudara Ridwan meminta kompensasi untuk pencemaran nama baiknya dia bisa melakukannya sidang ditutup." ucap pak hakim


"Nyonya Putri selamat untukmu." ucap Kurniawan sambil bersalaman dengan putri.


"Terimakasih." ucap Putri sambil membalas salam Kurniawan.


"Dan pak Ridwan jangan pernah menyimpan rasa dendam kepadaku, tentang semua pertanyaan ku di pengadilan itu semuanya profesi bukan karena dendam pribadi, aku telah memenangkan 345 kasus pemerkosaan, tapi aku kalah di kasus 346 ini, kau tau kenapa karena aku berhadapan dengan seorang pengacara muda dan jujur, selamat nya." ucap pak Kurniawan sambil bersalaman dengan Ridwan.


Nova yang sedang duduk di kursi goyangnya teringat akan perkataan nya dengan Ridwan.

__ADS_1


"Ini bukan ambisi ku Ridwan." ucap Nova


"Apa yang kau katakan."ucap Ridwan


"Kau bertindak seolah-olah kau suamiku." ucap Nova.


"Kau ingin ambisi silahkan saja, tapi saat kau sudah mendapatkannya, kau tidak akan menemukan seseorang yang menyayangi mu selamanya ingat kata-kata ku." ucap Ridwan yang selalu terngiang di telinga Nova.


Dan keesokan harinya di perusahaan telekomunikasi Robert orang - orang berkerumun di depan gedung.

__ADS_1


"Saat ini aku sedang berdiri di perusahaan ponsel Robert dimana terdapat kerumunan dan kesedihan kasus pelecehan seksual saudara Ridwan dan nyonya Nova menjadi sebuah kesalahan yang salah setelah kekalahan di pengadilan dan di tinggalkan suaminya dia menjadi sangat sedih dan juga tertekan dan sehingga tidak mempunyai keberanian untuk menghadapi orang banyak, itu sebabnya dia melompat dari gedung ini dan kemudian tewas, aku dari tv one mengucapkan terima kasih." ucap reporter TV.


__ADS_2