Cinta Beda Agama

Cinta Beda Agama
Angga tewas didalam mobil


__ADS_3

Serly yang merasuki tubuh Ridwan sudah berada di belakang Angga dan dengan kuat Ridwan melempar Angga ke kaca jendela.


"Ah...ah.." teriak Angga kesakitan dan tersungkur di lantai dan Angga lalu berlari ketakutan dan bersembunyi di balik mobil dan melihat linggis di lantai lalu Angga mengambil linggis, sedangkan Ridwan berjalan mencari Angga.


"Ah.." teriak Ridwan kesakitan karena langsung di tusuk Angga di bagian perut nya.


"Aku melihat Serly sekarat dengan mata kepalaku sendiri." ucap Angga sambil menusuk perut Ridwan dengan linggis, dan mendengar kata - kata Angga Serly yang merasuki tubuh Ridwan mengeluarkan air mata, saat melihat mata Ridwan Angga langsung ketakutan karena melihat arwah Serly berada di tubuh Ridwan.

__ADS_1


"Serly yang merasuki tubuh Ridwan tersenyum melihat Angga ketakutan dan menarik linggis dari tubuh Ridwan dan memegang linggis dengan tangan kirinya lalu memukulkan nya kepala Angga.


"Ah.." teriak Angga kesakitan lalu Angga menahan tangan Ridwan agar tidak memukulnya tapi dengan cepat Ridwan menendang keras Angga dengan kakinya sehingga Angga terhempas ke mobil, lalu Angga berlari keluar dengan memanjat pagar, tapi dengan cepat Ridwan menarik kakinya sehingga Angga tersungkur di lantai.


Setelah itu Serly yang merasuki tubuh Ridwan menarik kaki Angga seperti Angga menarik tangannya sewaktu Angga membunuhnya dan kemudian hujan turun sangat deras.


Keesokan harinya Angga di bawa ke pengadilan polisi, Ridwan, ayah Serly, Sheila, Sani , penghuni apartemen dan semua reporter TV telah berada di kantor polisi dan Angga di beri tempat duduk dan di dampingi petugas polisi dan Ridwan.

__ADS_1


"Cinta adalah semua perasaan yang datang seiring bertambahnya usia, setelah perpisahan seperti itu, jika gadis yang sama memasuki hidup kita daripada memiliki pikiran buruk tentang dia setelah menikah bagaimana mereka akan hidup bersama kita itu lebih penting." ucap Angga dan mendengar hal itu ayah Serly sangat sedih karena teringat dengan Serly.


"Ayah adalah kepercayaan yang kita miliki pada ibu kita, itu sudah cukup jika kita mempercayai mereka seperti yang kita lakukan pada ibu kita itulah hidup, Maaf saya tidak pernah mengerti Serly, aku merindukannya, sangat merindukannya." ucap Angga sambil meneteskan air matanya lalu mengambil gelas berisi air dengan tangan kirinya dan meminum, saat melihat itu Ridwan tahu bahwa Serly telah merasuki Angga dan terus menatap wajah Ridwan setelah itu para petugas polisi membawa Angga keluar dari pengadilan.


"Tinggalkan aku pak, tinggalkan aku, aku tidak membunuhnya, tolong tinggalkan aku kemana kau membawa ku." ucap Angga berteriak kepada petugas polisi yang memegang tangannya.


"Aku berkata benar, aku tidak membunuhnya." ucap Angga sambil berjalan masuk kedalam mobil polisi dan kemudian hujan turun.

__ADS_1


"Permisi pak, bala mengakui bahwa dia membunuh istrinya dan alasan di balik kematian lain di apartemen?." ucap reporter TV sambil mendekatkan mix kepada Ridwan.


"Alasan untuk semua ini adalah bahwa seseorang tidak memiliki empati untuk orang lain dalam pikiran mereka, sudah cukup." ucap Ridwan sambil berjalan melihat ke arah mobil polisi yang di tumpangi Angga dan gak berapa lama mobil itu kebocoran tangki yang mengakibatkan mobil meledak dengan sendirinya mengakibatkan Angga tewas di dalam mobil.


__ADS_2