Cinta Beda Agama

Cinta Beda Agama
10 karma bela


__ADS_3

setelah mendengar pengakuan dari mereka quin pun langsung pergi meninggal kan mereka di gudang tersebut.


seperti tidak terjadi apa-apa quin terus berjalan menuju meja teman-teman nya.


"kenapa lama sekali yang"kata erwin melihat kekasih nya datang


"tadi ada sedikit kejadian di toilet"jawab quin


"kejadian apa"tanya nia penasaran mendengar penuturan quin barusan


"hanya kejadian kecil saja"jawab quin santai sehingga membuat nia semakin penasaran,jiwa kepo nia meronta saat ini.


"tapi kamu tidak apa-apa kan sayang"erwin bertanya setelah menyimak pembicaraan quin sama nia


"tidak,jangan khawatir ya"kata quin lembut sambil menyentuh tangan erwin supaya erwin tenang.


"syukur lah"lega erwin mendengar jawaban quin.


andi teman erwin walau cowok tapi mempunyai jiwa kepo juga mulai angkat bicara.


"iya quin coba cerita sebenar nya ada kejadian apa,kita disini melihat tidak ada apa-apa yang terjadi"tanya andi penasaran.


"hmmm....gini ya tadi di toilet pas aku mau keluar tiba-tiba saja ada lelaki tiga orang menarik tangan ku dan membawa aku ke gudang belakang kampus kita"jelas quin


"hah terus kamu tidak apa-apa sayang,siapa mereka kenapa mereka membawa mu kesana"kata erwin cemas sambil memeriksa seluruh badan quin takut kalau-kalau ada yang luka.


"mereka orang suruhan bela yang disuruh untuk meleceh kan ku"jawab quin sambil meminum minuman nya.


"apa..selalu saja ondel-ondel itu mencari masalah sama kamu,kali ini sudah kelewatan tidak bisa di biarkan,kita harus membalas nya biar dia jera"geram ina setelah mendengar penjelasan quin.


"terus dimana orang suruhan bela itu sekarang,kalau kamu bisa keluar dengan keadaan baik-baik saja"tanya andi panjang lebar


"iya sayang dimana mereka"erwin pun ikut penasaran.


"pasti lah mereka pada sekarat semua,quin di lawan"nia yang menjawab pertanyaan andi sama erwin.

__ADS_1


"hah kenapa"tanya erwin andi barengan


"kalian tidak tahu ya kalau quin itu jago semua jenis bela diri sejak dari kecil hahahaa"ina menjelas dengan bangga kepada mereka berdua.


"benarkah"secara barengan mereka bertanya


"kenapa kamu tidak pernah cerita sayang"kata erwin menatap quin meminta penjelasan


"kita saja baru pacaran lagian kamu tidak pernah bertanya"jawab quin cuek membuat erwin gemes mendapat jawaban singkat itu.


erwin mencubit pipi quin


"pacar ku memang hebat selain cantik kamu itu spesial"lanjut erwin smbil mencubit gemes pipi quin.


"dasar bucin"kata ina barengan sama andi terus mereka bedua berpandangan.


"cie cie kompak banget jangan jangan kalian jodoh lagi"kata roy teman erwin yang sedari tadi diam sekarang malah meledek teman nya.


"iya kalian cocok kok kenapa tidak jadian aja"quin mulai usil pada nia


"iya sayang aku setuju sama nia,kita harus memberi dai pelajaran biar jera tu orang"sambung erwin


"gimana kalau pulang kampus kita susun rencana"kata andi semangat


"hmm aku punya cara sendiri untuk membalas nya jadi kalian tidak perlu khawatir,aku juga tidak ingin membuat kalian dalam masalah"kata quin menatap teman temannya.


"baik lah kami percaya kamu bisa,kalau perlu bantuan tinggal bilang saja kami semua selalu siap sayang"kata erwin sambil merangkul bahu quin.


"ayo cabut sebentar lagi kelas mulai"kata roy langsung bangkit dari duduk nya.mereka pun menuju kedalam kelas.


...****************...


...setelah selesai jam pelajaran mereka keluar bersama.tiba-tiba quin izin ke toilet sebentar....


"aku ke toilet bentar,kalian jalan lah duluan"kata quin kepada teman teman nya.

__ADS_1


"loh sayang aku temanin ya"jawab erwin


"tidak sayang kamu duluan aja atau tunggu aku di mobil,aku sebentar aja"jelas quin kepada erwin biar bisa di ijinin karna dia ada keperluan.


"baik lah sayang tapi jangan lama lama,hati hati ya"erwin sambil membelai rambut quin


"iya,kok pacar ku jadi bawel sih"kata quin sambil mengelus tangan erwin sekalian berlalu menuju toilet.


erwin dan teman teman nya pun berjalan ke parkiran menuju kendaraan masing masing.


sementara quin berjalan ke gudang di mana terdapat orang yang ingin dia temui.


"hmmm jadi kamu yang sudah menyuruh mereka mencelakai ku,kamu salah orang bela"tiba tiba quin sudah di depan bela yg kaki dan tangan nya di ikat.


"dasar perempuan sialan lepasin aku"pekik bela sambil melotot kn mata nya


"ha ha haaaa....lepasin kamu,tidak semudah itu"


quin pun mulai menarik rambut bela dan menampar wajah bela


plak..plak...


dua tamparan di hadiah kan kepada bela


"itu belum seberapa,itu hanya pelajaran kecil buat mu jika berani lagi kamu mencari masalah pada ku maka kamu akan merasakan yang lebih dari ini"kata quin sambil duduk dihadapan bela


"kamu benar benar gila lepasin aku,aku tidak takut sama ancaman kamu,kamu tidak tahu siapa aku"jawab bela dengan marah


"oh bela apa yang tidak aku tahu,asal kamu tahu dalam sekejap aku bisa menghancurkan reputasi keluarga kamu kalau aku ingin"jawab quin santai


"kalian lepasin dia"lanjut quin kepada orang"suruhan bela yang sekarang menjadi suruhan nya.


"baik"jawab mereka bersamaan sambil takut kalau kalau quin akan menyakiti mereka juga.karena rasa sakit yang di berikan quin tadi siang masih terasa.


quin pun keluar dari gudang tersebut dan menuju kearah mobil erwin yang masih setia menunggu.sementara bela sudah di lepas dari ikatan nya.

__ADS_1


tbc


__ADS_2