Cinta Beda Agama

Cinta Beda Agama
Ridwan menjumpai pak Joko.


__ADS_3

"Pak apakah kau orang Indonesia?." ucap petugas polisi sambil mendekati pak Joko.


"Iya." ucap pak Joko sambil memegang makanan ditangannya.


"Apakah kau mengenal yang kabur itu." ucap petugas polisi sambil menatap wajah pak Joko.


"Oh.. yang mana?." ucap pak Joko menatap wajah petugas.


"Yang ada di tv itu." ucap petugas polisi sambil menunjuk ke arah tv, yang siaran tv mengatakan kan.


"Saat ini polisi sedang mencarinya kemana - mana."Ucap presenter yang di tv.


Oh.. dia aku aku tahu dia orang Indonesia pak tapi aku tidak mengenal siapa dia pak, tidak pak." ucap pak Joko sambil tersenyum.


"Ok baik, bawakan 2 gelas minuman, ayo cepatlah."ucap petugas polisi sambil menatap wajah pak Joko.


"Oh.. baiklah - baiklah dasar orang 2 jelek." ucap pak Joko sambil berjalan meninggalkan petugas polisi.

__ADS_1


"Apa kau bilang." ucap petugas polisi sambil melihat ke arah pak Joko.


"Oh... dua yang besarkan." ucap pak Joko sambil tersenyum manis.


"Oh..iya - ya." ucap petugas polisi sambil melihat ke arah pak Joko, dan kemudian pak Joko berjalan meninggalkan petugas polisi.


Ridwan yang telah di restoran pak Joko mulai berjalan menggunakan kacamata hitam dan mencari pak Joko.


"Untuk apa mereka banyak bertanya padaku dan kenapa mereka sudah datang kemari, ah.. payah sekali dan mereka malah memesan minuman." ucap pak Joko sambil membuat minuman untuk petugas polisi.


"Baiklah ayo kita makan dan minum agar badan kita menjadi sehat." ucap pak Joko sambil bernyanyi dan saat berjalan ke arah petugas polisi pak Joko melihat Ridwan berdiri di samping petugas polisi, saat itu pak Joko sangat terkejut dan tangan yang memegang gelas mulai gemetaran.


"Minuman ini dingin sekali penuh dengan es batu." ucap pak Joko sambil mendekati petugas dan menghidangkan minuman yang ada ditangannya di atas meja petugas polisi.


"Hahaha." polisi tertawa melihat tingkah laku pak Joko.


"Pak Joko." ucap Ridwan sambil menatap wajah pak Joko.

__ADS_1


"Karena di samping mu itu adalah polisi, ayolah cepat lari sebelum mereka menangkap mu." ucap pak Joko sambil bernyanyi dan menatap wajah petugas polisi.


"Aku ingin berbicara padamu." ucap Ridwan sambil mengangkat kerah jaketnya sambil melirik ke arah petugas polisi.


"Ah.. tunggu dulu jangan sekarang, temui aku diluar..ya." ucap Joko sambil bernyanyi di hadapan petugas polisi.


"Dimana." ucap Ridwan sambil melirik petugas polisi yang didekatnya.


"Di tempat dimana orang yang lewat di belakang restoran ku, di belakang restoran ku." ucap pak Joko mendengar hal itu Ridwan lalu pergi meninggalkan pak Joko dan saat petugas polisi mau merokok.


"Ini api, silahkan." ucap pak Joko sambil mengeluarkan korek api dari saku celananya lalu menghidupkan korek api ke rokok petugas polisi.


"Ridwan, Sani dan pak Joko sudah bertemu di belakang restoran sambil ketiganya berjalan bersama.


"Baiklah pak Joko katakan apa yang sebenarnya yang ingin kau katakan kepada Sani waktu itu." ucap Ridwan melirik ke arah pak Joko sambil berjalan bersama.


"Hari itu apa yang dikatakan Hendri bahwa kau ikut dengannya ke bar itu adalah bohong,. karena aku melihat sendiri dia hanya pergi sendiri dan aku lihat kembali dua orang." ucap pak Joko sambil menatap wajah Ridwan dan menghentikan langkahnya.

__ADS_1


"Maksudmu." ucap Ridwan sambil terkejut.


__ADS_2