Cinta Beda Agama

Cinta Beda Agama
Hendri menceritakan Novi adalah Maya


__ADS_3

"Minumlah." ucap Hendri sambil menyuguhkan gelas yang ada di tangan ke arah Ridwan.


"Oh aku lupa setelah kau minum kau tidak sadarkan diri dan untuk memahami rencana ku kau harus tetap sadar." ucap Hendri sambil duduk di depan Ridwan.


"Ya.. sekarang kau ingin mengetahui bahwa jika Novi masih hidup siapa gadis yang mati itu." ucap Hendri sambil menunjuk kearah Novi sambil tersenyum manis kearah Ridwan.


"Hem.. dia adalah Novi dan ini adalah pacarku Maya." ucap Hendri sambil menunjuk kearah Maya dan Ridwan sangat terkejut mendengar pengakuan Hendri.


"Dan aku Hendri yang kau anggap sebagai orang yang kaya dulunya hanyalah pemain drum di sebuah bar kecil di Genewa, itu adalah aku.. aku yang bekerja di sana dan ini pacarku Maya dia suka menari di sana." ucap Hendri sambil menceritakan masa lalunya kepada Ridwan.


Saat itu Maya yang sebagai penari bar sedang melayani para tamu dengan tubuhnya, sedangkan Hendri yang sedang bermain drum sangat sakit hati melihat Maya seperti itu, menghibur para tamu lelaki dengan tubuhnya, pada saat jam istirahat, Hendri langsung mendekati Maya yang saat di ruang ganti pakaian.

__ADS_1


"Maya kau tidak boleh menari aku tidak bisa melihat orang menyentuhmu." ucap Hendri sambil menatap wajah Maya yang sedang melepaskan anting-antingnya.


"Lepaskan semua itu." ucap Hendri sambil menatap wajah Maya.


"Lepaskan..Lalu siapa yang akan memberikan aku uang sebanyak itu setiap hari." ucap Maya sambil berjalan menjauh dari Hendri.


"Aku yang memberi mu aku bersedia melakukan apa saja untukmu aku akan memberikan segalanya untukmu aku mencintaimu Maya." ucap Hendri sambil memegang bahu Maya.


"Iya aku juga mencintaimu tapi aku juga tidak ingin hidup sebagai orang biasa aku hanya ingin hidup seperti orang kaya dan hanya bermain drum di bar kau tidak bisa menjadi kaya walaupun bagaimana kau mencobanya." ucap Maya sambil berjalan kearah meja hiasnya.


"Setelah itu Hendri tidak pernah menemui ku selama tiga bulan." ucap Maya sambil menceritakan masa lalunya.

__ADS_1


Setelah tiga bulan tiba- tiba mobil mewah berhenti di depan bar dan sangat terkejutnya Maya melihat Hendri turun dari mobil itu dengan pakaian yang mahal, melihat hal itu Maya langsung memeluk Hendri.


"Wow hebat sekali kau terlihat seperti orang kaya." ucap Maya sambil tersenyum manis menatap Hendri.


"Aku telah menikahi seorang gadis yang kaya raya tapi bukan untukku melainkan untukmu." ucap Ridwan sambil menatap wajah Maya yang kebingungan.


"Untukku.?" ucap Maya sambil terkejut.


"Istriku telah diasuransikan sebanyak 100 juta dollar jika kau bersedia mendampingiku maka uang itu bisa menjadi milikmu." ucap Hendri sambil membuka kacamatanya.


"Aku sudah punya sebuah rencana." ucap Ridwan sambil menatap wajah Maya.

__ADS_1


"Dan rencana pertamaku adalah membawa Maya ke Zurich sebagai istriku Novi dan setelah itu aku akan mencari seseorang yang seumuran denganku yang bisa dijadikan sebagai kambing hitam." ucap Hendri sambil menatap wajah Ridwan.


"Nasibku memang bagus karena tidak lama kemudian kau dan Sani datang dengan melihatmu aku tahu pekerjaanku sudah selesai dan rencana keduaku adalah membuat kau tertarik pada Maya oleh karena itu dia sengaja menabrak mobilmu." ucap Hendri sambil tersenyum manis kepada Ridwan.


__ADS_2