Cinta Beda Agama

Cinta Beda Agama
23


__ADS_3

andrian duduk diruang tamu yang sudah di suguhi minuman dan cemilan oleh pembantu quin.quin di kamar lagi mandi dan ganti pakaian.


"pacar nya non quin ya mas"pembantu itu iseng bertanya karena dia melihat kalau andrian ganteng cocok sama quin yang cantik.


"baru teman nya,do'a in aja"jawab andrian sekena nya.


sementara di sebuah kamar seorang lelaki lagi pelototin hp nya menunggu dan berharap ada pesan atau telpon dari sang kekasih.nyata nya tidak ada satu pun pesan nya yang di balas.


"ya ampun quin cepat hubungi aku,apa yang kamu pikirkan tentang ku saat ini"erwin terus mondar mandir dalam kamar gelisah menanti pesan dari quin.dia benar benar takut quin akan meninggalkan nya.dia sangat mencintai quin tapi apa kan daya quin salah faham apa lagi tadi dia diam saja karena dia terkejut gak nyangka bisa ketemu quin di saat kurang tepat.


erwin kembali menghubungi quin tetapi tetap sama tidak ada jawaban.


quin keluar dengan menggunakan baju santai dan rambut yang di ikat asal menambah kesan imut membuat andrian terpana sesaat melihat quin lebih cantik dari biasa nya.


"silahkan di minum,oh ya apa teman mu belum datang"tanya quin setelah duduk di depan andrian

__ADS_1


"mungkin sebentar lagi,oh ya orang tua mu gak ada di rumah ya"andrian menjawab sekalian bertanya orang tua nya karena dia tidak melihat siapa siapa kecuali dua orang pembantu.


"mereka belum pulang kerja"quin menjawab singkat.mereka pun ngobrol tidak berapa lama sampai lah teman andrian dan andrian pun pamit pulang.


...****************...


malam hari nya quin sengaja menelpon erwin karena kalau diam saja tidak akan menyelesaikan masalah.


dia mencoba menelpon erwin dan tidak berapa lama sudah terdengar suara erwin


"halo quin akhir nya kamu menghubungi juga,aku dari tadi menunggu kabar mu"kata erwin di seberang sana betapa bahagia nya dia karena akhir nya orang yang di nanti menelpon juga.


"iya tidak apa apa kamu sudah hubungi aku sekarang saja sudah bikin hati aku senang"jawab erwin berbinar karena quin masih mau menghubungi nya.


"jadi,ada apa kamu nelpon aku dari tadi"quin langsung bertanya

__ADS_1


"aku mau jelasin semua tentang tadi siang,aku harap kamu tidak salah faham yang"kata erwin berharap hubungan nya dengan quin tetap baik baik saja.


"jelasin setelah ketemu,sekarang aku mau tidur"quin berkata demikian quin pun langsung mematikan telpon.dia langsung tidur tanpa beban karena malas juga mikir yang tidak penting dan belum jelas.walau pun di hati nya ada rasa sakit dan sedih tapi dia mencoba melupakan dengan cara tidur.


sementara erwin masih gelisah dia tidak mau hubungan nya dengan quin berakhir karena dia sangat mencintai quin tapi dia juga tidak bisa menolak keinginan mama nya untuk bawa tesa jalan jalan.apa lagi tesa adalah teman masa kecil nya.


malam ini erwin benar benar tidak bisa tidur hati nya masi tidak tenang menunggu besok pagi.tiba tiba hp nya bergetar ada pesan masuk ternyata pesan dari tesa,dia sebenar nya enggan buka pesan tesa tapi dia khawatir takut ada yang penting kasihan juga tesa sendiri di hotel.


"erwin bisa datang kesini ada yang ingin aku bicara kan,penting"begitulah bunyi pesan yang di kirim tesa buat erwin.erwin pun masih ragu balas apa tidak tapi pesan nya sudah terlanjur di baca.


"maaf tesa tapi aku sudah mau tidur"erwin memberi alasan dia berharap tesa ngerti.


"sebentar saja aku janji"tesa membalas lagi pesan erwin


"tapi ini sudah malam,besok aku ada ngampus"berbagai alasan supaya dia tidak datang kesana,erwin benar benar tidak ingin quin salah faham lagi.

__ADS_1


...----------------...


tbc


__ADS_2