Cinta Beda Agama

Cinta Beda Agama
Nova mencoba menyakinkan Ridwan


__ADS_3

"Kenapa kau seperti ini, kau pergi begitu saja tanpa memberitahuku." ucap Nova sambil berjalan mendekati Ridwan yang sedang membuat secangkir kopi.


"Apa yang kau harapkan dariku, apakah kau ingin aku melihatmu berdansa dengan Leonardo." ucap Ridwan sambil meminum kopinya.


"Omongan kosong apa ini." ucap Nova sambil marah kepada Ridwan.


"Sudahlah." ucap Ridwan sambil berjalan menjauh dari Nova.


"Ridwan aku seorang model kecantikan tubuhku ini adalah aset ku, aku harus menggunakannya untuk keuntunganku itu adalah bagian dari profesi itu saja." ucap Nova sambil berusaha menjelaskan kepada Ridwan yang sedang duduk di sofa.


"Kau tahu sesuatu aku mendapatkan sebuah kontrak karena aku sudah berdansa dengannya." ucap Nova sambil meletakkan tasnya di sofa.


"Artinya kau bisa saja melakukan apa saja untuk mendapatkan sebuah kontrak dan uang." ucap Ridwan sambil memegang cangkir kopinya.


"Apa maksudmu apa saja? mereka membuat kontrak denganku mereka ingin aku mempromosikan produk mereka dengan kecantikan ku dan mereka membayar untuk itu saja, mereka sangat profesional itu saja." ucap Nova sambil duduk di sofa sambil menatap wajah Ridwan.

__ADS_1


"Tapi aku tidak suka dengan semua ini, dan aku tidak bisa menerimanya." ucap Ridwan sambil berdiri dari tempat duduknya dan menjauhi Nova.


"Ha.. Ridwan kau menjadi posesif sekarang." ucap Nova sambil tersenyum dan berjalan mendekati Ridwan.


"Dimana pun pria Indonesia berada apapun pekerjaan dia tetap pria Indonesia benar - benar klasik benar- benar macho." ucap Nova sambil meraba-raba pundak Ridwan.


"Tapi kau tahu aku suka kau seperti ini." ucap Nova sambil menatap wajah Nova dan meraba wajahnya dan saat Ridwan mau menjauh.


"Hei..aku suka padamu aku sangat mencintaimu, jujur aku tergila - gila padamu." ucap Nova sambil menarik Ridwan kedalam pelukannya.


"Tentu saja." ucap Ridwan sambil menatap wajah Nova.


"Kau juga ingin semua mimpi - mimpi ku ingin terwujud kan?." ucap Nova sambil menatap wajah Ridwan.


"Ya." ucap Ridwan sambil menatap wajah Nova dan dengan cepat Nova membaringkan tubuh Ridwan di sofa lalu menindihnya dari atas.

__ADS_1


"Kalau begitu izinkan aku menandatangani kontrak itu, mereka ingin aku ingin menjadi model perusahaan mereka, ini adalah langkah yang sangat penting untuk karier ku Ridwan, ku mohon tolong lah Ridwan." ucap Nova sambil menatap wajah Ridwan sambil mengelus rambut Ridwan.


"Bagaimana bisa aku menolak kalau kau meminta hal itu aku pasti menyetujuinya." ucap Ridwan mendengar hal itu Nova langsung memeluk Ridwan sambil tersenyum.


Keesokan harinya Nova mulai berpose di depan kamera dengan menggunakan gaun yang seksi di dampingi oleh Ridwan, dan kemudian sebuah majalah keluar di sana langsung foto Nova terpajang dengan seksinya.


"Wow lihat model Indonesia ini, tubuhnya sangat cantik dan seksi ya." ucap lelaki yang duduk di sebuah restoran dengan teman - temannya dan saat itu Ridwan juga sedang duduk di restoran yang sama.


"Wow.. dia benar - benar cantik semua orang yang melihat gambar ini pasti ingin bertemu dengannya." ucap lelaki yang satu lagi sambil menatap foto Nova dengan sangat bernafsu.


"Coba aku lihat, tubuhnya sangat seksi."ucap lelaki satu lagi.


Mendengar hal itu Ridwan langsung menelepon kerumahnya.


"Lala ini Ridwan, boleh aku berbicara dengan Nova?." ucap Ridwan sambil keluar dari dalam restoran.

__ADS_1


__ADS_2