
"Terimakasih." ucap Nova sambil memberikan kaos itu kepada Ridwan.
"Ngomong -ngomong aku Ridwan." ucap Ridwan sambil mengulurkan tangannya.
"Aku Nova." ucap Nova sambil membalas salam Ridwan.
"Semoga berhasil." ucap Ridwan sambil menatap wajah Nova.
"Terimakasih." ucap Nova setelah itu Nova berjalan masuk kedalam rumahnya.
Keesokan harinya Nova mulai audisi, para kru film sudah mulai memasang kamera.
"Apa kabar aku memikirkan mu hanya dirimu, tidak kau tidak merindukan ku, karena aku mempunyai kebebasan untuk saat ini." ucap Nova sambil duduk di sebuah sofa sambil memegang telpon.
"Kat." ucap seorang panitia audisi bernama Ika sambil berjalan mendekati Nova.
"Selamat nona Nova kau yang telah terpilih." ucap Ika sambil mengulurkan tangannya ke arah Nova.
"Maksudmu." ucap Nova sangat bahagia dan membalas salam dari Ika.
__ADS_1
"Ya kau sudah terpilih Nova , karena kau memiliki gaya yang hebat, postur yang cantik ,kau pantas untuk mendapatkannya." ucap Ridwan sambil berjalan mendekati Nova dan Ika.
"Iya pak Ridwan adalah tangan kanan bos kami pak James dan dialah yang memilihmu." ucap Ika sambil menatap wajah Nova.
"Ku ucapkan selamat." ucap Ridwan sambil mengulurkan tangannya.
"Terimakasih." ucap Nova sambil tersenyum.
"Lihatlah kesempatan mengetuk pintu yang tidak terduga kemarin aku di pantai dan menaruh kunci mobil lalu aku bertemu dengan mu dan aku mendapatkan tumpangan darimu." ucap Nova sambil berjalan bersama dengan Ridwan.
"Kau ditakdirkan untuk memulai karirmu dari ku." ucap Ridwan sambil tersenyum.
"Dan aku belum lupa dengan janjimu bahwa kau akan mentraktirku kalau kau memang terpilih." ucap Ridwan sambil tersenyum.
"Itu benar." ucap Nova sambil menggandeng tangan Ridwan.
Malam hari Ridwan dan Nova makan malam di sebuah kafe dan pelayanan kafe mulai menuangkan anggur kedalam gelas Nova dan Ridwan.
"Ini untuk keberhasilan mu." ucap Ridwan sambil memegang sebuah gelas yang berisi anggur merah.
__ADS_1
"Ini untuk persahabatan." ucap Nova sambil mendekatkan gelasnya ke gelas Ridwan lalu keduanya pun minum anggur bersama saat itu Nova melihat ada orang berdansa.
"Mau berdansa." ucap Nova sambil mengulurkan tangannya kepada Ridwan.
"Kenapa tidak." ucap Ridwan sambil mencium tangan Nova, lalu keduanya mulai menari dengan mesra.
Ridwan mulai menyentuh pinggang Nova dan menarik tubuh Nova lebih dekat sehingga Ridwan bisa menciumi pipi Nova, setelah kedua bersenang - senang Ridwan dan Nova pulang ke rumah Nova, saat malam itu mereka sangat akrab sehingga malam itu Ridwan menginap di rumah Nova dan malam itu mereka melakukan hubungan suami yang sepatutnya tidak mereka lakukan.
Pagi harinya saat sarapan Nova membaca sebuah koran dan melihat foto lelaki dengan usia 60 tahun yang memiliki perusahaan besar di Bandung sambil menggandeng dua wanita cantik.
melihat berita itu Nova lalu tersenyum dan malam nya mengajak Ridwan ke diskotik.
"Nova ... Nova." ucap Ridwan sambil menatap wajah Nova yang sedang mencari seseorang.
"Ah.." ucap Nova sambil tersenyum.
"Ada makanan yang enak di samping kolam kita kesan saja, ayolah." ucap Ridwan sambil menatap wajah Nova yang terus mencari seseorang.
Tiba-tiba lelaki tua yang dicari Nova telah datang dengan dua orang cewek cantik, melihat hal itu Nova sangat senang.
__ADS_1
"Kau senang sayang." ucap pria tua kepada pacarnya.