
Sani, Hendri dan Novi sedang asyik bermain bola bowling.
"Ya..." ucap Hendri sambil melempar bola bowling dengan menggunakan satu tangan, hingga mengenai pin segitiga yang berjumlah 10 buah.
"Kau mau mencobanya." ucap Hendri sambil menatap wajah Sani yang tertawa-tawa.
"Iya." ucap Sani sambil tersenyum manis.
"Aku akan ambilkan bolanya." ucap Hendri sambil berjalan ketempat bola bowling, sedangkan Novi mencari Ridwan dan ternyata Ridwan sedang duduk minum - minuman yang beralkohol.
"Kenapa kau sendirian di sini." ucap Novi sambil mendekati Ridwan.
"Aku sedang minum kau mau." ucap Ridwan sambil menuangkan minuman kedalam gelas dan memberikan kepada Novi.
"Tidak terima kasih, aku bahagia kita berempat bersahabat kembali, jika ada kesalahan sedikit jangan diambil hati katanya saja kepadaku." ucap Novi sambil menatap wajah Ridwan.
Ridwan dan Hendri mabuk, sehingga Sani lah yang membawa mobil dan di sampingnya Novi, saat sudah tiba di depan rumah, Hendri hampir jatuh tersungkur di lantai sambil memegang botol minuman.
"Ayo sayang." ucap Hendri sambil menggendong Novi keluar dari dalam mobil.
"Ridwan kau sudah banyak minum hari ini, ayo kita pulang." ucap Sani sambil membantu Ridwan turun dari mobil dan memegang pinggang Ridwan.
"Hai Hendri.. selamat malam." ucap Ridwan sambil merangkul pundak Sani.
__ADS_1
"Hei... kalian jangan pulang dulu pestanya belum selesai, eh.. Sani satu lagi untuk persahabatan ayo.."ucap Hendri sambil melepaskan Novi dari pelukannya dan mendekati Ridwan.
"Tidak." ucap Sani sambil memegang pinggang Ridwan.
"Satu gelas saja Sani demi persahabatan."ucap Ridwan sambil memegang pundak Sani.
"Percuma saja Sani mereka tidak akan dengar ayo masuk." ucap Novi sambil menatap wajah Sani.
"Eh.." ucap Hendri sambil mencium tangan Novi.
"Cepat pulang ya." ucap Sani sambil melepaskan tangan Ridwan dari pundaknya.
"Dah semuanya Selamat malam." ucap Sani dan Novi sambil berciuman dengan pasangannya.
"Mana botolnya." ucap Ridwan sambil menepuk pundak Hendri.
"Botolnya, eh..hem.." ucap Hendri sambil menunjuk ke dalam mobil.
"Ini botolnya." ucap Ridwan sambil mengambil botol minuman yang ada didalam mobil.
"Ayo cepat minumlah." ucap Ridwan sambil memberikan botol minuman kepada Hendri, tapi Hendri hanya membuka penutup botol dengan mulutnya, setelah itu Ridwan langsung meminumnya.
"Heppy birthday to me." ucap Hendri sambil menari
__ADS_1
"Heppy birthday Hendri." ucap Ridwan sambil menyodorkan minuman ke mulutnya.
"Hari ini aku senang sekali hei Ridwan." ucap Hendri sambil menatap wajah Ridwan.
"Lupakan semua yang telah terjadi." ucap Ridwan sambil memegang pundak Hendri dan botol minuman.
"Ya, ya.." ucap Hendri sambil tersenyum melihat tingkah Ridwan yang mabuk.
"Sudah habis." ucap Ridwan sambil menatap botol minuman.
"Biar kuambil kan." ucap Hendri sambil berjalan masuk ke dalam rumah.
"Tidak.. tidak, sudah cukup." ucap Ridwan sambil memegang pundak Hendri, lalu Ridwan meletakkan botol minuman yang dipegangnya di lantai.
"Ok.. sudah selamat malam." ucap Ridwan sambil memeluk Hendri.
"Ok.. mimpi yang indah." ucap Hendri sambil tertawa.
"Oke..oke selamat malam." ucap Ridwan sambil memegang tangan Hendri dan Hendri terus menciumi tangan Ridwan.
"Selamat malam." ucap Ridwan sambil berjalan ke arah rumahnya.
"Hai..kau belum memberiku hadiah ulang tahun." teriak Hendri sambil tersenyum.
__ADS_1
"Katakan apa yang kau inginkan." ucap Ridwan sambil membalikkan tubuhnya kearah Hendri.