Cinta Beda Agama

Cinta Beda Agama
Fitri muncul di pesta


__ADS_3

"Kalian telah banyak membantuku, ku harap kalian mau membantuku lagi, aku ingin pergi ke Malaysia." ucap Riko sambil menatap wajah teman-temannya.


"Riko polisi sedang mencari dirimu, sangat berbahaya kau kau keluar dari sini apalagi keluar negeri."ucap Dina sambil mendekati Riko.


"Kenapa harus takut kami ada disini." ucap Ridwan dan Ali sambil berjalan mendekati teman- temannya.


"Terimakasih kalian telah bersamaku." ucap Riko.


"Kami akan mengatur paspor palsu untukmu dan mengantarkan mu ke tempat musuh mu." ucap Ali sambil memegang pundak Riko.


Sampai di sebuah bandara Riko berjalan dengan Dina, sedangkan Sani bersama Putri. Ridwan mengamankan di bandara, sedangkan Ali telah menunggu di dalam mobilnya.


Setelah itu mereka berempat masuk kedalam mobil, lalu Ali menyetir mobilnya dan membawa ke hotel.


"Wow, kota ini sangat indah." ucap Putri sambil tersenyum.


"Kalian belum tau hotel yang dibeli Ali lebih indah lagi, sehingga kita malam ini tidak bisa menginap di hotel itu." ucap Ali sambil menyetir mobilnya.

__ADS_1


"kenapa?" ucap Dina.


"Karena pihak internasional telah menginap di sana malam ini."ucap Ali lagi.


"Tapi jangan takut, ada hotel di seberangnya hotel yang sangat indah."ucap Ali.


"Ini dia kita sudah sampai." ucap Ali sambil memberhentikan mobilnya.


Setelah itu Riko, Sani, Putri, Adi dan Dian keluar dari dalam mobilnya, lalu Adi mendekati Putri.


"Kalau mau berdua halal kan dulu." ucap Putri sambil mencubit perut Ali.


"Aw...geli kalau gitu aku pergi jemput ridwan dulu."ucap Ali lalu berjalan masuk ke dalam mobilnya.


"Iya hati- hati." ucap Putri


Setelah itu Putri dan Sani berjalan masuk kedalam hotel dan meninggalkan Riko dan Dian berdua.

__ADS_1


"Ada apa Riko." ucap Dina sambil mendekati Riko yang hanya berdiam diri.


"Aku merasa rindu untuk melihat kehancuran hidupnya, hidup dari musuhku." ucap Riko sambil menatap wajah Dina.


Saat malam hari Riko, Ali dan Ridwan membantu Riko untuk masuk kedalam hotel melalui pintu belakang.


Saat itu Riko membawa kotak yang berisi senjata, dan saat berjalan menuju ke atas Riko melihat penjaga dan membuatnya pingsan, setelah sampai di atas ruangan yang bisa dari atas kelihatan ke ruangan bawah tempat Ali mengadakan acara.


Riko melihat Ali berkumpul dengan teman-temannya, saat itu amarah Riko mulai memuncak dan segera mengeluarkan senjata api dari kotak yang dibawanya tadi.


"Permisi tuan dan nyonya sekalian aku minta waktu sebentar hari ini adalah hari yang sangat istimewa ini ini sudah tiga bulan kami telah membeli hotel ini dan hari ini kami membuka hotel baru di Singapura." ucap Ali sambil memegang mic nya di depan para tamu.


Dan semua para tamu di ruangan bertepuk tangan. Sedangkan Riko sudah mengarah senjata api ke arah Ali dengan jarak jauh.


"Terimakasih tapi ada satu alasan lagi yang membuat hari ini sangat istimewa dan aku ingin kalian semua menyaksikan cintaku hidupku Fitri." ucap Ali sambil tersenyum dan Fitri langsung berjalan ke samping Ali.


Saat melihat ke jadian itu Riko terkejut, dan tidak jadi menarik pelatuk pistolnya. Ridwan dan Ali sangat terkejut melihat Fitri yang masih hidup dan memberikan senyuman kepada semua orang, melihat Fitri yang bahagia Riko lemas dan menjatuhkan senjata dari tangannya.

__ADS_1


__ADS_2