Cinta Beda Agama

Cinta Beda Agama
Fitri di taman jumpai Ridwan


__ADS_3

Tiba-tiba telepon berdering lagi membuat Fitri bertambah ketakutan.


"Kenapa kau tidak mengerti juga kenapa kau terus saja menelpon ku." teriak Fitri sambil menangis.


"Riko seorang pengusaha dan kau Fitri Rahayu, pernikahan, pembunuhan konspirasi,


aku sudah tau Fitri kalau kau bersekongkol dengan Ali untuk menjebak Riko." ucap Ridwan yang membuat Fitri lemas hingga terduduk di atas tempat tidurnya.


"Sekarang Ali mengambil alih kekayaan Riko tapi sekarang, Ali semakin serakah.?"ucap Ridwan sambil menatap wajah Adi.


"Kau siapa?" ucap Fitri


"Korban dari Ali." ucap Ridwan sambil tersenyum


"Aku tidak mengerti apa-apa." ucap Fitri ketakutan.

__ADS_1


"Aku akan menjelaskannya temui aku di taman malam ini satu kehidupan telah menghilang, dan aku ingin menyelamatkan yang lainnya sekarang, datanglah sekarang ke taman malam ini aku mohon nyonya." ucap Ridwan sambil menutup teleponnya.


Sani, Putri, Dina, Riko, Adi dan Ridwan tertawa karena mereka berhasil menakuti Fitri. sedangkan Fitri terus dihantui rasa ketakutan yang amat sangat dalam.


Pada malam yang di tentukan Ridwan Fitri telah berdiri di taman sendirian untuk mendapatkan informasi dari Ridwan.


Tiba-tiba suara lempar kaleng bekas minuman menghampiri Fitri, saat itu Fitri sangat terkejut dan melihat ke arah sekelilingnya.


Ternyata Ridwan ada di balik tiang tembok bangunan, dan memberikan isyarat dengan tangan nya agar Fitri berjalan menghampirinya, lalu Fitri berjalan menghampiri Ridwan.


sampai sekarang ini semua bukan bagian dari imajinasi mu ini adalah konspirasi Ali." ucap Ridwan sambil menatap wajah Fitri yang sedang ketakutan.


"Kenapa bisa Ali melakukan itu padaku." ucap Fitri


"Ini menunjukkan kepada dunia bahwa kau gila, semua orang waktu itu melihatmu berteriak - teriak waktu itu bagaimana aku bisa tau? Ali sendiri yang bilang padaku." ucap Ridwan sambil memperhatikan sekelilingnya.

__ADS_1


"Oh..iya nyonya untuk menunjukkan kegilaan mu pada seluruh dunia, kau tau Ali akan mendorongmu dari lantai 20 dan Ali akan memberitahu dunia bahwa kau telah bunuh diri karena kau gila." ucap Ridwan sambil menatap wajah Fitri.


"Kau bohong...Ali tidak mungkin melakukan itu." ucap Fitri sambil ketakutan.


"Iya ..itu benar itu juga yang aku pikirkan nyonya dan untuk itulah aku membantumu." ucap Ridwan sambil melihat kebelakang.


"Nyonya kematian paman Darto, bukanlah kecelakaan tapi dia ku bunuh dengan tanganku sendiri atas perintah Ali nyonya, ketika aku pergi meminta bayaran ku Ali mencoba untuk membunuh ku dan Ali orang yang sangat serakah." ucap Ridwan mencoba menyakinkan Fitri.


"Aku tidak percaya semua itu bohong ..pasti bohong." ucap Fitri sambil ketakutan


"Eh.. sekarang dengarkan aku baik - baik kalian berdua menghadiri pesta malam ini, di pesta itu dia akan membunuhmu dia sudah menyewa pembunuh bayaran untuk menghabisi mu, tema pesta ini adalah pesta topeng, semua orang akan memakai topeng tapi tidak seorangpun yang akan tau siapa yang akan membunuhmu, sekarang pergilah tinggalkan kota ini waktu mu tinggal sedikit." ucap Ridwan dan tiba-tiba Ridwan ada yang menembak dan Ridwan tersungkur di lantai.


Saat melihat kejadian itu Fitri langsung berteriak ketakutan dan berlari ke dalam mobilnya dan meninggalkan Ridwan sendiri.


Setelah Fitri pergi tiba-tiba Riko datang membantu Ridwan yang ternyata hanya bersandiwara.

__ADS_1


"Sekarang apa yang kita lakukan." ucap Riko kepada Ridwan dan Ali.


__ADS_2