Cinta Beda Agama

Cinta Beda Agama
Nova berdansa dengan Leonardo


__ADS_3

"Iya aku senang." ucap pacarnya kepada pria tua dan tiba-tiba seorang wanita cantik dan seksi langsung menghampiri pria tua lalu memberikan ciuman pipi kanan dan pipi kiri.


"Ayo duduk."ucap pria tua kepada wanita cantik sambil berjalan ke meja yang berdekatan dengan Nova.


"Silahkan kalian pesan yang kalian suka." ucap pria tua sambil duduk di kursi masing-masing, melihat itu Nova mulai melakukan triknya agar mendapatkan perhatian pria tua dengan membuka resleting sepatunya sebelah kanan.


"Dua buah jus apel." ucap Ridwan yang lagi ngomong dengan pelayanan diskotik.


"Ridwan aku pergi ke toilet sebentar." ucap Nova sambil berdiri dari tempat duduknya.


"Iya." ucap Ridwan


"Saya pesan itu saja." ucap Ridwan sambil menatap wajah pelayanan diskotik.


Sedangkan Nova mulai berjalan ke arah lelaki tua tiba- tiba Nova berteriak kesakitan.


"Ah..ah.."eriak Nova sehingga lelaki tua melihat ke arahnya, dan Nova mulai jongkok sehingga memperlihatkan kaki dan pahanya sehingga membuat lelaki tua bergairah, Ridwan yang melihat tingkah Nova hanya bisa terdiam, dan perlahan - lahan Nova menarik resleting sepatunya dan setelah itu tersenyum kepada lelaki tua dan pria tua membalas senyuman Nova, kemudian Nova berjalan dengan seksinya sehingga mata pria tua tertuju padanya.


"Ini minumannya pak." ucap pelayan diskotik sambil menyuguhkan minuman di atas meja.

__ADS_1


"Terimakasih."ucap Ridwan dengan rasa kecewa melihat tingkah laku Nova.


"Ha...ha..hi..." tertawa Nova dengan senang sambil duduk di kursinya dengan Ridwan.


"Nova apa yang kau lakukan tadi?" ucap Ridwan sambil menatap wajah Nova yang kegirangan.


"Kau tidak tahu siapa dia?." ucap Nova sambil menatap wajah Ridwan.


"Aku tahu namanya Leonardo pengusaha terkenal di kota ini."ucap Ridwan sambil menatap wajah Nova.


"Ya dia pergi jauh - jauh ke Surabaya untuk mencari model untuk perusahaannya dan aku sengaja membuat dia tertarik kepadaku, lihat saja dia pasti datang kepadaku." ucap Nova sambil tersenyum kepada Ridwan.


"Permisi." ucap Leonardo sambil berjalan mendekati Nova dan Ridwan dan saat itu Nova langsung berdiri dari tempat duduknya dan melihat ke arah Leonardo.


"Aku Leonardo." ucapnya sambil mengulurkan tangannya kepada Nova.


"Aku Nova, senang bertemu dengan anda." ucap Nova sambil membalas salam Leonardo dengan tersenyum manis.


"Seharusnya aku yang merasa senang bertemu denganmu nona cantik." ucap Leonardo sambil menatap wajah Nova.

__ADS_1


"Terimakasih, dia temanku Ridwan." sambil menunjuk ke arah Ridwan yang sedang duduk menatap wajah Nova.


"Kalau temanmu tidak keberatan bolehkah aku berdansa denganmu." ucap Leonardo sambil menatap wajah Nova.


"Tentu saja kenapa Ridwan harus keberatan." ucap Nova sambil tersenyum manis.


"Mari." ucap Leonardo sambil memegang tangan Nova dan keduanya lalu berjalan meninggalkan Ridwan.


"Aku kemari hanya untuk mencari model perusahaan ku." ucap Leonardo sambil berjoget dengan Nova.


"Menurut mu apakah boleh aku ikut audisi?." ucap Nova sambil berjoget sambil tersenyum.


"Hem.. aku rasa aku sudah buat pilihan." ucap Leonardo sambil melirik Nova dari ujung kaki sampai rambut Nova.


"Ha.ha.." tertawa Nova dengan senang sambil berdansa dengan Leonardo.


"Aku menyukainya." ucap Leonardo sambil merangkul pinggang Nova.


Melihat kemesraan Nova dengan Leonardo Ridwan lalu pulang meninggalkan Nova di diskotik.

__ADS_1


Paginya Nova pulang kerumahnya diantar Leonardo dengan rambut acak-acakan.


__ADS_2