Cinta Beda Agama

Cinta Beda Agama
Ridwan menjumpai ayah Serly


__ADS_3

"Hei.. cukup pria kamu hanya bertemu ayahnya saja." ucap William sambil melihat Ridwan yang sedang merapikan rambutnya.


Melihat hal itu Serly langsung berlari menjumpai ayahnya, sedangkan Ridwan berjalan masuk ke dalam rumah Serly.


"Ayah.." ucap Serly sambil melihat Ayahnya sedang merapikan pakaiannya.


"Apa sayangku." ucap ayahnya


"Yang saya bicarakan sudah datang ayah." ucap Serly sangat gugup.


"Siapa itu" ucap ayahnya.


"Ridwan, ayah." ucap Serly gugup.


"Oh..minta dia duduk, aku akan datang." ucap ayah Sherly sambil melirik ke belakang.

__ADS_1


"Halo pak." ucap Ridwan sambil berdiri dari tempat duduknya sambil memberi salam.


"Selamat datang, silahkan duduk." ucap ayah Serly sambil duduk di kursinya.


"Ya katakan padaku." ucap ayah Serly sambil menatap wajah Ridwan.


"Pak nama saya Ridwan asal saya dari Medan, ayah saya kepala kampung dan ibu saya hanya ibu rumah tangga putrimu Serly." ucap Ridwan sambil menundukkan tatapannya.


"Ya.. Serly telah memberitahuku, dan aku tidak pernah menuntut anakku, dan dia tidak pula melakukan apa- apa yang bertentangan denganku, karena putri saya seperti itu, kamu telah menyelesaikan gelar mu, apa rencana mu selanjutnya?." ucap ayah Serly sambil menatap wajah Ridwan.


"Pak dari pihak ibu saya yaitu kakek saya pekerjaannya adalah polisi jadi saya terbiasa di kantor polisi, bahkan ketika guru saya bertanya saya ingin menjadi seorang polisi ketertarikan itu yang membuat saya mengikuti ujian pegawai negeri." ucap Ridwan sambil menatap wajah ayah Serly.


"Ya pak, dalam bulan ini saya akan melakukan wawancara medis, pelatihan dan lain kali anda akan bertemu saya sebagai petugas polisi." ucap Ridwan mendengar hal Serly yang menguping pembicaraan sangat senang.


"Saya tidak ingin sesuatu yang berbeda dari apa yang ada di pikiran saya, menurut saya, saya selalu menjauh dari kantor polisi, bahkan saya bertanya - tanya apakah mengurus paspor harus pergi ke kantor polisi, kalau itu terjadi untuk menikah putri ku dengan polisi adalah sesuatu yang harus aku pikirkan." ucap ayah Serly sambil tersenyum.

__ADS_1


"Pak, apa yang kamu bicarakan? pak tolong jangan salahkan saya bagaimana jika beberapa hal yang tidak menguntungkan terjadi besok? apakah anda bisa duduk diam?anda akan mengajukan keluhan, tetapi tidak memberikan putri anda." ucap Ridwan sambil menatap wajah ayah Serly.


"Saya tidak mengatakan sesuatu yang salah dalam hal ini, saya hanya menginginkan insinyur dan dokter menjadi pengantin pria, saya tidak mengatakan saya tidak ingin menantu saya seorang polisi."ucap ayah Serly


"Pak,anda tidak menyukai pekerjaan saya atau?ucap Ridwan sambil menatap wajah ayah Serly.


"Saya tidak dapat menyangkal kalau anda berpikir seperti itu." ucap Ayah Serly.


"Lalu apa keputusanmu." ucap Ridwan sambil menatap wajah ayah Serly.


"Saya tidak bisa mengatakan tolong pergi." ucap ayah Serly.


"Walaupun bahkan anda akan menganggap putri anda sudah mati." ucap Ridwan sambil melihat ke arah Serly dan lalu berdiri dari tempat duduknya dan berjalan keluar rumah Serly.


Keesokan harinya Serly mendatangi kampus Ridwan, saat itu Ridwan sedang bermain basket.

__ADS_1


"Ridwan, Serly telah menunggumu, ayo pergi." ucap William sambil mendekati Ridwan yang bermain basket, mendengar hal itu Ridwan langsung melempar bolanya dan berjalan menemui Serly.


"Apa keputusan kamu." ucap Ridwan sambil mengambil botol minumannya.


__ADS_2