Cinta Beda Agama

Cinta Beda Agama
Putri bertanya kepada nova


__ADS_3

"Aku terkesan dengan pekerjaannya." ucap Nova sambil menatap kearah pak hakim.


"Kau datang pada tanggal 22 February dan kau memutuskan pada tanggal 22 February dan pada saat itu, pertanyaan nya kapan dan dimana kau melihat tentang catatan pekerjaan saudara Ridwan." ucap Putri sambil menatap wajah Nova.


"Kalau itu aku tanya kepada suamiku." ucap Nova sambil menatap kearah pak hakim.


"Kapan?." ucap Putri melihat ke arah pak hakim.


"Ya di hari yang sama saat promosi itu di umumkan, berapa lama diskusi itu di lakukan, satu jam, dua jam?." ucap Putri sambil menatap wajah Nova.


"Sepuluh detik." ucap Nova agak gugup.


"Apakah aku mendengarkan 10 detik." ucap Putri mendekat telinga ke Nova.


"Iya." ucap Nova gugup.


"Oh .jadi begitu dalam 10 detik suamimu memberi informasi tentang Ridwan dan kau terkesan lalu kau mengubah promosi dan lalu kau tulis sebagai bodyguard mu, tolong di catatan yang mulia, oh iya kau pengacara kau mendengarnya kan." ucap Putri sambil melirik kearah Kurniawan.

__ADS_1


"Nyonya Nova setelah itu bagaimana?." ucap Putri sambil menatap wajah Nova.


"Besoknya Ridwan datang ke rumah ku dan dia membicarakan tentang masalah android yang rusak dan aku bilang ya sudah hentikan produksinya pada saat itu suamiku sedang menelepon ku dan secara tiba-tiba dia langsung memelukku." ucap Nova mulai mengeluarkan air matanya.


"Pasti saat itu kau berteriak." ucap Putri sambil menatap wajah Nova yang sedih.


"Iya." ucap Nova dengan mata berkaca-kaca.


"Dan suamimu pasti mendengar teriakan suara mu." ucap Putri sambil menatap wajah Nova.


"Saat itu ponselnya sudah di tutup." ucap Nova sambil menatap wajah Putri.


"Iya itu setelah aku menutup teleponnya." ucap Nova sambil menatap wajah Putri.


"Tapi lalu kau berteriak kan ?." ucap Putri sambil menatap wajah Nova.


"Iya, tapi di rumah tidak ada siapa-siapa." ucap Nova sambil menundukkan wajahnya.

__ADS_1


"Jadi bagaimana dengan pelayanan yang membawakan air?."ucap Putri sambil menatap wajah Nova.


"Ada keadaan darurat di rumahnya makanya dia cepat pulang." ucap Nova sambil menatap wajah Putri.


"Lalu bagaimana dengan pelayanan yang lain aku dengar kau banyak sekali punya pelayanan." ucap Putri sambil menatap wajah Nova.


"Mereka semuanya cuti." ucap Nova gugup.


"Lalu kenapa mereka semuanya di cuti kan nyonya." ucap Putri sambil menatap wajah Nova.


"Apakah tanggal 23 February itu adalah hari nasional, ada perayaan lain atau ada perayaan khusus?." anehnya kenapa semua orang tidak datang." ucap Putri sambil menatap wajah Nova.


"Ada beberapa orang dengan alasan pribadi." ucap Nova dengan marah.


"Oh ...ya.. semua orang mengunjungi ibunya yang sedang sakit begitu maksudmu?, apakah kau tidak memikirkan siapa yang akan melayani mu?, apalagi yang menyediakan minuman mu, oh.. iya nyonya Nova apa yang dilakukan Ridwan setelah mendorong mu kelantai?." ucap Putri sambil menatap wajah Nova.


"Dia mencium ku setelah itu." ucap Nova sambil bersedih.

__ADS_1


"Permasalahannya kau di atas atau kau yang di bawah?." ucap Putri sambil menatap wajah Nova.


"Keberatan yang mulia saudara Ridwan telah menceritakan dan mengakui kalau dia yang berada di atas Nova kenapa kita harus membahas ini lagi percuma." ucap Kurniawan sambil berdiri dari tempat duduknya dan berjalan ke hadapan pak hakim.


__ADS_2