CINTA NYA SEPUPU ALMARHUM SUAMI KU

CINTA NYA SEPUPU ALMARHUM SUAMI KU
Kabar Devis akan Menikah


__ADS_3

Di kediaman Lina.


" Sakya!'


" Iya Mam."


" Cepat Nak!, mobil jemputan sudah menunggu mu."


" Iya, Mom."


Sakya melangkah menghampiri mama nya, anak tampan itu semakin hari wajah nya mirip Papa nya seperti duplikat Adrie. Hidung, bibir rambut dan warna kulit sawo matang, tidak di buang buang mirip sekali dengan Adrie apalagi Sakya bila berjalan gaya langkah kakinya persis dengan Almarhum Papanya. orang yang melihat nya mengira Sakya seperti reinkarnasi Adrie.


" Sakya berangkat dulu, Mam." Sakya mencium punggung tangan Lina.

__ADS_1


" Iya jangan nakal di sekolah ya!"


Sakya mengangguk, ia bergegas menuju mobil jemputan sekolah yang sudah berhenti di depan rumah.


Lina masih berleha leha di sofa sambil memainkan ponsel nya. Pagi ini ia menunggu pukul 7 tepat sebelum ia pergi menuju salon nya, Lina sedang asik membaca artikel tentang bisnis dan ekonomi di internet. Namun saat ia terus mengikuti berita ekonomi ada terkaitan berita tentang tokoh pebisnis dunia yang sukses ia tidak sengaja membaca berita tentang kehidupan kesuksesan dan percintaan Devis Bakker yang di kabarkan akan segera menikah dengan wanita yang di jodohkan oleh orang tua.


" Devis Bakker akan segera menikah?" gumam Lina.


" Kak Dev benarkah kau akan menikah?"


Ada perasaan kecewa pada dirinya terhadap Devis, terjawab sudah pertanyaan dalam hati Lina sewaktu Devis datang dua Minggu lalu. Perubahan sikap Devis yang dingin kepada Lina.


Hati Lina terasa sakit, namun ia harus menepis rasa sakit itu. Ia masih dalam berduka dengan kepergian suaminya yang mendadak, rasa nya tidak pantas bila ia menginginkan Devis kembali. Mengingat ia dan Devis pernah berhubungan. Lina mulai saat itu menutup hati nya pada pria manapun rasanya ia sudah enggan dengan hal percintaan. Lebih baik ia menikmati hari harinya dengan status jandanya . Devis kini sudah menemukan tambatan hati nya, jadi buat apa? Lina mengharapkan Devis dan buat apa? ia harus merasa sakit hati nya dengan pemberitaan itu. Cinta nya sepupu almarhum suaminya, sudah harus ia buang jauh jauh dan tidak akan ia ingat lagi walau kenangan itu sangat manis di rasakan.

__ADS_1


Lina sebelum berdiri dari sofa nya, ia menghapus story' riwayat berita itu di ponselnya. Ia tidak mau mencari berita tentang Devis. Bagi nya Devis hanyalah masa lalu yang manis, pahitnya yang sekarang harus di lupakan.


Lina bergegas keluar menyambut hari baru nya, ia memulai rutinitas nya yang dua Minggu sempat terbengkalai usaha nya. Ia akan menjalani hidup nya tanpa seorang suami dan tanpa bayang bayang Devis.


" Surya Kau sudah datang."


" iya Bu."


" Hari ini saya mau ke salon dan butik saya, tolong jaga toko yaa!"


" Baik Bu."


Surya sang pegawai toko Lina melihat wajah majikan nya itu berseri, tak ada lagi raut wajah kesedihan semenjak Tuan Adrie meninggal. Pakaian yang di gunakan nya pink muda dan biru muda tidak lagi berbusana hitam. Ya Lina sudah mulai merias wajah nya untuk beraktifitas. Nampak sekali wajah majikan nya itu semangat dan mulai tersenyum. Lina sudah kembali menjadi dirinya sendiri. Mobil sudah Lina lajukan tangan nya mencari aplikasi lagu lagu play list dan di sambungkan ke sound mobil, ia memilih lagu lagu ngebeat.

__ADS_1


__ADS_2