CINTA NYA SEPUPU ALMARHUM SUAMI KU

CINTA NYA SEPUPU ALMARHUM SUAMI KU
Liburan Ke Pantai


__ADS_3

Kedua kelopak mata Adrie mengerjap, karena pantulan cahaya matahari yang masuk dari jendela kamar. Adrie kemudian beranjak dari ranjang tempat tidur, hari ini rencana Adrie akan mencari keberadaan Lina dan Anak anak nya. Sebelum melangkah masuk kamar mandi, Adrie mengecek ponsel nya. Banyak nomor panggilan dan pesan dari Tiara. Rupanya Tiara menghubungi Adrie tanpa Adrie sadari, karena ponsel nya dalam mode silent dia aktifkan sewaktu ada rapat penting di kantor nya.


Isi pesan dari Tiara tidak lain, Tiara ingin tahu keberadaan Adrie. Karena kemarin sore Tiara meminta Adrie untuk jalan dan makan di luar, Adrie memang sudah berjanji pada Tiara. Namun karena ada hal yang harus Adrie ambil dulu di rumah nya, karena jalanan macet parah mau tidak mau Adrie tidak bisa memenuhi ajakan Tiara. Jadi Adrie tidak mungkin untuk kembali karena hari sudah malam.


Hari ini Lina akan mengajak anak anak nya liburan ke pantai bersama Devis, Devis memang sudah berjanji Pada Sakya Aileen dan Aldeen.


Devis sudah datang untuk menjemput Lina dan anak anak nya. Mobil yang di parkir tepat di halaman rumah Lina. Devis keluar dan di sambut oleh ketiga anak anak itu.


" Uncle Dev, sudah datang!" Ucap Sakya


" Uncle." Ucap Aileen dan Aldeen bersamaan.


" Kalian sudah siap?"


" Sudah dong!"


" Apa mama kalian sudah siap?"


Tidak lama Lina keluar dengan busana ala pantai rok panjang di atas mata kaki berwarna kuning motiv bunga bunga yang belahan nya menampakan kedua paha dan kaki jenjang nya, bagian atas off shoulder menampakan bahu nya yang putih mulus. Serta topi lebar yang masih di pegang nya.


Devis masih menunggu Lina yang masih mengunci pintu rumah nya. Sambil tatapan nya tidak lepas pada objek yang menyegarkan mata itu.


" Aku sudah siap."


" Oke kita jalan."


Devis membukakan pintu untuk Lina dan menutup pintu itu, Devis kemudian memutari mobil dan duduk di kemudi. Sebelum menyalakan mesin mobil, Devis memakai kaca mata hitam nya.


" Are you ready, kids?"


" Ready, uncle!" Ucap anak anak itu bersamaan.


Mobil mewah khusus keluarga itu sudah melaju, tepat jam 9 pagi. Nampak anak anak Lina sangat bahagia, Dengan semangat Devis akan membawa anak anak Lina ke pantai.


Satu jam kemudian nampak mobil warna hitam berhenti tepat di rumah Lina, mobil itu di turunkan kacanya. Adrie rupa nya telah menemukan alamat rumah Lina yang sedang tertutup jendela dan pintu nya. Adrie merasa tidak yakin kalau rumah itu ada penghuni nya atau tidak?.


Dan walaupun penghuni rumah itu ada, Adrie agak ragu belum tentu juga apakah penghuni rumah itu adalah istri dan anak anaknya.


" Rumah itu, nampaknya tidak ada penghuni nya. Tapi apakah Lina tinggal di rumah itu?" Adrie bergumam.


Mang Kurdi orang yang di sewakan Lina datang untuk membersihkan rumah Lina. Ia melihat mobil berhenti tepat di rumah majikan nya. Mang Kurdi kemudian bertanya.


" Cari siapa, Pak?"

__ADS_1


Merasa ada seseorang yang menegur nya, Adrie kemudian turun mendekati Mang Kurdi.


" Maaf, saya mau tanya?, apa di rumah ini ada penghuninya?"


" Ada Pak, cuma orang nya sedang keluar."


" Owh." Adrie menganggukan kepala.


" Memang nya..Bapak mau ketemu dengan siapa?"


" Oh, saya mau bertemu dengan ibu Lina, kenalkan nama saya, Adrie ."


Namun Mang Kurdi teringat pesan Ibu Lina, yang pernah mengatakan. " Kalau ada yang mencari saya, nama nya Pak Adrie, tolong!, bilang saya tidak tinggal di rumah ini."


" Oh, maaf Pak!, orang yang Bapak cari, tidak tinggal di sini."


" Oh, begitu!"


Adrie terdiam, Adrie mengamati luar rumah itu yang banyak sekali tanaman tanaman hias. Karena setahu Adrie, istri nya tidak hobi menanam. Namun ada benda yang menjadi pusat perhatian di mata Adrie, sandal dan sepatu yang tertata rapi di rak sepatu itu. Adrie seperti mengenali sandal dan sepatu itu. Yang sama persis dengan istri dan anak anak nya.


" Sandal dan sepatu itu seperti nya aku sangat mengenal nya?, seperti yang di miliki istri dan anak anak ku, Sakya dan Aileen..ah hanya kebetulan saja sama persis."


Akhirnya Adrie memutuskan untuk pergi.


" Sama sama, Pak."


Adrie kemudian menghidupkan mesin mobil, dan pergi meninggalkan Mang Kurdi yang masih menatap mobil itu sampai menjauh.


" Dia siapa ya?, wajah nya sih, kalau di perhatikan mirip dengan anak anak Bu Lina." Mang Kurdi bicara sendiri.


Mobil sudah memasuki jalur area pantai, Anak anak Lina yang tertidur selama di perjalanan, di bangun kan oleh Lina.


" Sakya, Aileen, Aldeen..kita sudah tiba di area pantai."


Sakya mengerjapkan mata nya memandang langsung dari balik jendela ia kagum pada pemandangan keindahan pantai yang sangat luas.


" Wow..beautiful."


Setelah mobil itu sampai, orang suruhan Devis menghampiri.


" Selamat siang Tuan Devis, kapal anda sudah siap."


" Trimakasih!, tolong turunkan alat alat pancing saya di dalam bagasi mobil."

__ADS_1


" Baik, Tuan!"


" Come on, kids! kita akan pergi memancing di laut." ajak Devis semangat.


Anak anak Lina sangat senang, terutama Sakya yang lebih dulu berlari menghampiri kapal cepat itu.


Devis dan Lina berjalan mengekor di belakang Aldeen dan Aileen.


" Bagaimana, sayang apa kau suka laut?"


" Sangat suka, Dev."


Mereka melangkah ke dermaga di mana kapal itu sudah menunggu mereka. Kapal cepat itu sangat mewah. Di lihat interior nya kapal itu sangat nyaman.


Dua orang ABK sudah melepaskan lilitan tali kapal pada tiang. Kemudian nakoda kapal memanggil Devis.


" Apa Tuan, sudah siap?"


" Sudah, operasi kan Kapal ini!"


Nakoda itu langsung mengacungkan ibu jarinya.


Kapal sudah siap untuk berlayar, mesin kapal sudah hidup kapal pun mulai maju. Lina menikmati deburan angin laut di tambah cuacanya sangat bersahabat, Lina memakai kacamata hitam dan berdiri di pinggir buritan kapal. Devis bersama ketiga anak Lina mempersiapkan alat pancing.


" Kita akan memancing ikat besar. setelah ini."


" Oke, Uncle."


Kalau di lihat Devis dan Lina juga anak anak itu nampak seperti keluarga yang sebenar nya. Namun anak anak Lina sangat senang dengan keberadaan Devis yang selalu membuat mereka bahagia. Kedekatan anak anak Lina pada Devis itulah yang tidak bisa lagi Lina ragukan akan kasih sayang Devis kepada Lina.


Lina sempat mengambil foto foto mereka pemandangan laut dan foto kebersamaan Devis dan ketiga anak ny.


Devis pun demikian,diam diam Devis membidik wajah sumringah Lina saat menikmati ke indahan laut di camera ponselnya.




Bersambung,,😴😴😍✌️


Selamat idul Adha 1443🙏


Happy Reading ( WK)

__ADS_1


__ADS_2