CINTA NYA SEPUPU ALMARHUM SUAMI KU

CINTA NYA SEPUPU ALMARHUM SUAMI KU
Lina dan Diego Berdansa


__ADS_3

Devis masih terus memperhatikan Lina dengan teman pria nya, Lina tampak sangat bahagia bisa tertawa lepas pada pria itu


Seperti nya Lina sudah hilang kesedihan nya atas kepergian Adrie.


Penyanyi cafe ala Bob Marley turun berganti giliran penyanyi cafe dengan suara nya yang lembut dan merdu terdengar menyanyikan lagu romantis. Lagu yang sangat pas untuk berdansa, membuat para pengunjung cafe mengajak berdansa pada pasangannya masing masing.


Diego ingin mengambil kesempatan agar bisa bersentuhan dengan Lina, dengan mengajak Lina berdansa.


" Kau ingin berdansa dengan ku?"


" Euh?, tidak Diego."


" Ayolah!" Diego sudah berdiri sambil mengulurkan tangan pada Lina mengajak berdansa seperti pasangan pasangan yang lain.


Lina agak ragu, bersentuhan dengan Diego bila berdansa.


" Tapi aku tidak bisa berdansa, Diego."


" Pasti bisa, ikuti saja gerakan langkah ku!"


Lina akhirnya mau menerima ajakan Diego berdansa, ia agak gugup dan tidak tahu cara nya berdansa.


Diego menatap Lina, dan mulai mengajari Lina berdansa.


" Letakkan tangan kiri mu di bahu ku, dan tangan kanan mu genggam tangan ku."

__ADS_1


Lina hanya mengikuti arahan Diego. lalu tangan kanan Diego di letakan di pinggang Lina, dan menarik sedikit tubuh Lina otomatis tubuh Lina hampir menempel pada dada Diego


" Kau bisa kan?"


" Iya Diego."


" Sekarang kau hanya ikuti gerakan tubuh ku."


Kepala Lina mendongak pada Diego, Diego menatap lekat pada wajah Lina yang terlihat gugup.


" Kau jangan gugup ikuti saja irama musik nya."


" Euh, iya."


Di sudut meja itu di mana Devis duduki Devis mulai terbakar api cemburu, tatapan Devis semakin nyalang, melihat kedua nya sangat mesra. Apalagi wajah keduanya mulai semakin dekat seperti nya pria itu ingin mencium Lina. Devis sudah tidak tahan lagi ia sangat sangat cemburu pada teman kencan Lina. Devis menandai pria itu sudah jelas jelas pasti adalah kekasih baru Lina.


Devis berdiri dan mulai melangkah menghampiri mereka berdua.


" LINA!"


Lina dan Diego, tersentak kedua nya terhenti berdansa, Lina sendiri kaget melihat Devis ada di dalam cafe yang sama.


" Kak Dev, kau di sini?"


" Hei siapa kau?" ucap Diego.

__ADS_1


Devis hanya diam tidak menjawab pertanyaan Diego mata nya hanya menuju pada Lina.


" Lina, siapa dia?"


" Di- dia."


" Dia adalah wanita ku." ucap Devis


Devis menarik Lina menjauh dari Diego.


" Hei bung, kau merusak kencan ku."


Mata Devis beralih ke Diego


" Kencan?, lalu menoleh pada Lina. "Hem, hebat sekali kau Lina."


Devis tanpa berlama lama, Devis menarik Lina dan membawa nya pergi. Diego bingung pada pria yang tiba tiba menarik Lina pergi.


" Hei bung, mau di bawa kemana wanita ku!" teriak Diego kencang.


Baru saja Diego ingin mengejar Lina di bawa Devis. Diego langsung di hadang oleh dua bodyguard berbadan besar. Diego tidak ingin melawan karena pasti dia akan kalah pada dua bodyguard Devis. Diego melihat Lina sempat menoleh kebelakang melihat Diego yang di tinggal di dalam cafe, Lina merasa tidak enak hati pada Diego.


Diego kemudian terdiam mood nya langsung rusak karena pria tadi yang membawa Lina entah kemana pergi nya. Diego pun keluar dan menuju ke mobil nya.


" Sial, siapa pria itu?" Diego kesal. dia pun langsung melajukan mobil nya pergi meninggalkan cafe itu.

__ADS_1


__ADS_2