CINTA NYA SEPUPU ALMARHUM SUAMI KU

CINTA NYA SEPUPU ALMARHUM SUAMI KU
Merasa Mual


__ADS_3

Warning 21+ harap bijak membaca nya.


Devis selalu tertawa bila ingin bercinta dengan Lina, apa yang di buat Devis pada tubuh Lina ada saja celetukan Lina yang membuat Devis terdengar lucu.


" Kita bercinta sampai pagi ya!"


" Asal kuat saja."


" Kau menantang ku?"


" Tidak hanya saja..kau yang puas aku yang lemas, Dev."


" Apalagi tadi aku cuma makan bubur ayam, Dev."


Devis tertawa.


" Pasti aku kasih jeda sayang."


" Dev, sudah setengah jam kau di atas ku, apa tidak capek?"


" Ini lah manfaatnya aku berolah raga push up."


Kedua bola mata Lina menelusuri otot otot Devis. Telapak tangan nya mengusap otot otot tangan sampai dada Devis.


" Tubuh mu ini seperti batu, Dev."


Kemudian kedua tangan Lina melingkar di leher Devis, tubuh Devis mulai membenarkan posisi nya agar junior Devis tepat di bagian lembah Lina. Devis mulai membenamkan perlahan sambil jari jari nya memainkan pucuk dada Lina.


Lina ingin mende**h tapi ia tahan.

__ADS_1


" Jangan di tahan sayang!"


Kini pinggul nya mulai ia gerakan dan di hentakan sampai terbenam.


" Euuuhhh." Lina me****h matanya terpejam.


Devis menatap wajah Lina, Lina terlihat semakin cantik


" Ow..you look so beautiful." telapak tangan Devis sambil menangkup pipi Lina."


" Deevv...."


" Yes honey."


Devis tahu Lina akan mencapai pelepasan Devis terus menghentakkan pinggul nya. Hingga.


" Euuuhhh.." Lina mengerang mendapat pelepasan pertama, kedua tangannya sampai memegang erat lengan Devis


" Aaghhhh...." Devis mengejan kedua tangan nya menahan kepala Lina sampai tetesan terakhir.


" Telan sayang."


Lina terpaksa menelan nya, sampai menetes di sudut bibir Lina karena tak dapat di tampung sepenuh nya di dalam mulut Lina.


πŸ˜‹πŸ˜‹πŸ˜‹


Jangan lupa like n komen okπŸ‘


Jangan kasih kendorπŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€

__ADS_1


LanjuutπŸ‘‰


Devis memberi jeda 10 menit pada Lina, ini baru pemanasan. Namun Lina terasa agak mual karena di paksa Devis untuk menelan pelepasan nya.


" Kenapa heuum?"


" Eneukl..banyak banget sih, Dev." rengek Lina sebel.


Devis terkekeh ia malah semakin gemas melihat raut wajah Lina yang kesal pada nya.


" Biar aku ambilkan minum ya!"


Lina mengangguk.


Devis mengambil air mineral sebotol lalu kembali ke kamar. Lina langsung meneguk air itu untuk menghilangkan rasa haus nya dan rasa mual nya.


Botol minum itu Devis letakan di meja setelah Devis ikut meneguk sisa nya.


Devis ingin memulai kembali aktifitas panas itu, bagian Devis sudah mengeras kembali. Devis memberi rangsangan jari jari nya ia main kan kedalam lembah Lina mulut nya memainkan pucuk dada Lina, Lina tidak berdaya dengan rangsangan yang Devis berikan.


" Akkghhh.." erangan Lina tak bisa ditahan sampai terdengar hampir teriak, Devis menutup mulut Lina.


" Sayang kau bisa membangunkan orang tidur."


Erangan Lina begitu keras bagaimana tidak bisa ia tahan jari jari Devis mainkan kedalam lembah Lina dengan cepat.


" Enak banget... Dev! jadi jangan salahkan aku sampai teriak."


Devis tertawa.

__ADS_1


" Masih ingin lanjut?"


Devis kembali membenamkan bagian bawah nya aktifitas panas mereka di lakukan sampai pukul 4 pagi. Devis menatap Lina sangat kelelahan, ia menyelimuti tubuh polos nya dan juga Lina tangan nya memeluk Lina sangat possesif dirinya nya ia merasa tenang hatinya dengan wanita yang ia cintainya ini. Devis pun tertidur.


__ADS_2