CINTA NYA SEPUPU ALMARHUM SUAMI KU

CINTA NYA SEPUPU ALMARHUM SUAMI KU
Bertemu Freddo


__ADS_3

Setelah mendapatkan bumbu rempah rempah yang Lina butuhkan, Lina serta anak anak nya juga Buk Jum dan Buk Inah singgah di sebuah Mal. Lina sudah memarkirkan mobil nya, mereka berenam turun dari mobil dan mulai mencari pakaian untuk dua wanita yang sudah Lina anggap Ibu itu. Lagi lagi Freddo tidak sengaja bertemu dengan wanita Indonesia itu, ia pun langsung menarik kedua sudut bibirnya membentuk senyuman dan langsung menghampiri Lina yang sedang berdiri di kasir untuk membayar belanjaan nya.


" Hi..we meet again." Freddo tersenyum


Lina langsung menoleh pada Freddo, dan teringat dengan pria itu, ia pun mengangguk. namun Lina hanya biasa saja pada pria yang di belakang nya.


Freddo diam diam maju membuat jarak beberapa senti di balik tubuh Lina, ia menghirup dalam dalam harum tubuh Lina. Dan saat giliran Lina ingin membayar belanjaan nya yang sudah di total jumlah nya Lina mengeluarkan kartu tanpa batas itu, tapi di cegah nya oleh Freddo.


" Lina."


" Iya?" Lina menoleh pada Freddo.


" Let me pay" ucap Freddo mencegah Lina.


Lina bingung, ia pun ingin mencegah pria itu agar jangan di bayar belanjaan nya namun Freddo sudah mengeluarkan dan langsung memberikan kartu tanpa batas nya pada kasir itu.


" Its on me!" ucap Freddo pada kasir itu.


Kasir itu pun sudah menerima kartu dari Freddo. Lina terdiam apa maksudnya ini? bathin Lina bicara.


" Thank you Sir." balas Lina dan tersenyum.

__ADS_1


" Freddo..just call me Freddo."


" Eumm..oke." Lina tersenyum kaku pada pria itu.


Freddo pun menatap Lina ia terpana pada kecantikan wanita Asia itu senyum nya sangat manis.


" I go first..thanks a lot." balas Lina kembali.


Lina pun segera meninggalkan pria itu. langkah nya di percepat. Freddo tersenyum melihat Lina yang menghindar dari nya. Freddo berharap semoga bertemu kembali.


😍😍😍


Hari Jumat, adalah hari nya akan berkumpul kembali keluarga besar Devis. Devis sudah kembali dari Korea, penjaga pintu pagar kediaman Devis sudah membukakan pintu itu untuk Tuannya. Lina sedang menyambut Devis di ambang pintu dengan Baby Hasya di gendongan nya.


" Hello my dear." ucap Devis saat mendekati Lina.


Lina tersenyum dan menatap Devis, betapa gagah nya Devis dengan kemeja kantor nya.


Devis langsung mencium kening Lina dan Baby Hasya. Devis memang sudah sangat rindu pada istri dan ke enam anak nya. Sampai di kamar Lina langsung mengurus Devis setelah Baby Hasya tertidur.


" Sayang, besok ikut aku ada pesta undangan dari keluarga Leander. beliau mengajak kita makan malam bersama, tentu nya bersama Ayah dan Mommy." Devis bicara sambil melingkarkan kedua tangannya di pinggang Lina.

__ADS_1


" Tentu sayang." tangan Lina sambil menangkup wajah Devis.


" Aku sangat merindukan mu, selama di sana."


" Sama aku juga, kau ingin makan?"


" Sebaiknya kita tunggu Ayah dan Mommy juga Bastian Sander."


" Sayang kalau masakan kurang pas harap maklum ya!"


" Iya, memang nya kau masak apa?"


" Tentunya masakan sini." Lina nyengir.


Devis terkekeh.


" Tidak apa!, kau memasak khas Indonesia aku sendiri dan Mommy sudah biasa makan makanan Indonesia."


" Tapi moga moga Mommy tidak protes dengan masakan ku."


" Kau harus banyak belajar tentunya."

__ADS_1


Lina mengangguk.


__ADS_2