CINTA NYA SEPUPU ALMARHUM SUAMI KU

CINTA NYA SEPUPU ALMARHUM SUAMI KU
The Wedding Day


__ADS_3

Hari yang di tunggu tunggu Oleh keluarga besar Lina dan keluarga Devis, hari di mana Devis dan Lina kedua nya akan mengikrarkan ikatan perkawinan suci mereka tiba sudah.


Dalam ruangan kamar hotel itu Devis, Derick dan Laura serta kedua putra Devis, Bastian dan Sander saat ini mereka ikut merasakan bahagia. Mereka memberi dukungan pada Devis. Sang Ibu, wanita cantik walau usianya sudah mencapai 60 tahun masih terlihat segar dan halus kulit nya itu selalu tersenyum pada Devis putra satu satu nya yang akan mengakhiri masa duda nya untuk menikah dengan Lina. Devis sangat tampan dengan jas hitam dan dasi tuxedo di tubuh nya yang liat diri nya sedang menatap pada cermin, apakah masih ada yang kurang dengan penampilan saat ini.


" Mom, bagaimana penampilan ku?'


" Perfect!"


" Terimakasih Mom."


Derick pun yang sudah siap dengan jas dan dasi kupu kupunya, berdiri dengan memasukan kedua tangan nya kedalam saku celana tersenyum pada Devis.


" Kau sudah siap?"


" Siap, sedikit gugup Ayah, entahlah?"


" Ini kan pernikahan mu yang terjadi kedua kali, kenapa harus gugup?"


" Yeah..harusnya tidak gugup, karena aku menikah dengan wanita yang sungguh sungguh aku cintai wanita kedua yang aku rasakan sama gugupnya seperti ini pada Ibu Sander dan Bastian."


Derick terkekeh.


" Aku juga mengalami nya sama seperti ini, wajar saja."


Derick mengeluarkan tangan kanan dari saku lalu menepuk bahu Devis pelan.


" Ayah mendoakan, semoga kau bahagia dengan pilihan mu."


" Terimakasih Ayah."


Bastian dan Sander menghampiri Ayah nya.


" Pah."

__ADS_1


" Iya."


" Good luck."


" Thank you Bastian."


Lalu Sander pun memberi tangan pada Devis Kedua nya saling memeluk dan tangan mereka sama sama menepuk punggung belakang.


" Im so lucky to have you, Pah."


Devis menatap Sander dan Bastian.


" Kalian berdua, tetap anak Papa, yang Papa banggakan."


Kini berpindah pada ruangan kamar hotel Lina, Lina nampak cantik dengan riasan wajah flawless natural dan lembut, gaun pengantin yang bawah nya melebar dan memanjang kebelakang, dan pada bagian atas nya off shoulder terlihat sangat anggun.


Orang tua Lina dan 3 sahabat nya Lina menatap pesona dengan kecantikan Lina yang sempurna.


" Cocok banget Lina, elu cantik."


" Lina."


" Iya Mah."


" Sudah siap kan?"


" Iya Mah."


" Baik baiklah dengan pernikahan kedua mu ini, jangan banyak perselisihan ya."


" Tentu Mam."


Sakya Aileen dan Aldeen pun sama takjub dengan penampilan mama mereka.

__ADS_1


" Mama."


" Iya Aileen."


" Beautiful."


Lina tersenyum, lalu kedua tangannya menangkup kedua pipi Aileen


" kau juga putri mama yang paling cantik."


" Mah."


" Iya Bang Sakya."


" Semoga Uncle Dev, tidak akan pernah membuat Mama menangis."


" Iya Abang, Uncle sayang sama anak anak Mama. Kalian sayang sama Uncle Dev?"


Ketiga anak itu mengangguk.


" Terimakasih ya. Bang Sakya Aileen Aldeen, kasih sayang Mama untuk kalian tidak akan pernah luntur. Kalian tetap anak anak Mama yang selalu Mama sayangi dan Mama manjakan."


Ketiga anak itu langsung memeluk Lina bersamaan, Lina merentangkan kedua tangan nya meraih memeluk mereka, tanpa sadar air mata Lina keluar dari sudut matanya.


😍😍😍


Devis kini sudah berdiri di depan altar berdiri di dampingi Kedua orang tua nya, di sebelah kanan dan sebelah sisi kiri Devis, Bastian dan Sander.


Mereka menghadap pintu yang akan siap di buka, kini dua daun pintu itu sudah terbuka lebar di mana Lina sudah berdiri diambang pintu, Sakya sebelah kanan Lina Aileen dan Aldeen di sebelah kiri Lina, sedangkan kedua orang tua Lina di belakang Lina. Devis langsung menatap lurus pada Lina yang sedang menggenggam bunga bouquet dengan kedua tangan nya, Lina juga menatap lurus pada Devis kedua saling melempar senyum.


" Beautiful." ucap Devis


Lina menangkap jelas gerakan bibir ucapan Devis, walau masih jarak jauh. Lina mengangguk dan membalas ucapan Devis.

__ADS_1


" Thanks."


__ADS_2