CINTA NYA SEPUPU ALMARHUM SUAMI KU

CINTA NYA SEPUPU ALMARHUM SUAMI KU
Buah yang jatuh tidak jauh dari pohonnya


__ADS_3


Mansion Devis


Devis duduk di ruang kerja nya. Setelah selesai dengan pekerjaan nya, Devis melihat foto foto gambar Lina di layar laptop. Ia sudah mentransfer file foto Lina sebelum nya dari ponsel. Tanpa di sadari oleh Devis Ayah Devis datang ke ruang kerja Devis. Ayah Devis memperhatikan anak nya sedang senyum senyum pada layar laptop.


" Kau senyum senyum. apa yang kau lihat?, wanita cantik, siapa dia?"


Devis yang ingin menghindar, Ayah Devis sudah lebih dahulu melihat foto foto Lina di layar laptop itu.


" Kau sudah punya kekasih rupa nya?, gadis Indonesia, kah?"


Devis masih diam, ia agak ragu untuk cerita pada Ayah nya.


" Ayah rasa kamu memang sudah seharusnya menikah lagi, kalau kau mencintai nya."


" Ayah kau pasti sudah pernah melihat sebelum nya wanita di foto ini."


Ayah Devis melihat lekat lekat foto foto Lina di layar laptop.


" Iya, seperti nya Ayah pernah lihat. Tapi di mana?,...Ayah sudah lupa."


" Dia istri Adrie."


" Iya Ayah ingat, waktu sepupu mu itu menikah Ayah dan Ibu mu datang menghadiri pernikahan mereka. Dan kau tidak bisa datang, karena sangat sibuk. Tapi wajah nya, Ayah sudah sangat lupa."


" Ya, tentu saja Ayah sudah lupa dengan wajah istri Adrie."


" Tapi mengapa kau memandangi foto foto nya?. dan sambil tersenyum?, Nak...jangan bilang kau sedang jatuh cinta pada nya."


" Iya Ayah, aku mulai berhubungan dengan dia


Dan aku sangat mencintai nya."


" Nak, tapi wanita itu istri sepupumu."


" Iya aku tahu. Ayah."


" Lalu kenapa kau menjalin hubungan dengan nya?"


Devis pun menceritakan awal mula bertemu dengan Lina. Dan menceritakan tentang apa yang terjadi dengan sepupunya itu. Membuat Ayah Devis menghela nafas nya.


" Apa kau tidak mencari gadis lain?"


" Tidak Ayah."


Ayah Devis sudah tahu dengan sifat keras Devis, Derick sendiri pun juga mengalami hal yang sama. Ayah Devis dulu hanya tiga tahun menyandang status duda Lalu bertemu dengan wanita Indonesia blasteran Belanda yang masih berstatus bersuami.


Karena mereka berdua saling mencintai hingga Derick mengajak menikah Tante nya Adrie di Belanda. Bak Buah yang jatuh tidak jauh dari pohon nya.


" Terserah kau saja, Nak!, asalkan kau bisa mempertanggung jawabkan nya."


Kemudian Ayah Devis sebelum keluar dari ruangan kerja. Ayah Devis membicarakan tentang perusahaan yang Devis kelola.

__ADS_1


⚑flash back off.


πŸ˜πŸ˜πŸ‘‰


Hidangan makanan khas Jepang sudah tersedia, berdua menikmati hidangan makanan dengan tenang.


" Kau tidak keberatan kan?, kalau aku sudah memberitahu hubungan kita pada Ayah ku."


Ada kegelisahan di hati Lina. Lina tidak berani membayangkan bagaimana nanti nya hubungan dengan Devis di ketahui oleh keluarga Adrie. Hubungan Lina dengan Devis belum bisa di bilang serius. Masalah nya Lina bisa jatuh ke pelukan Devis pun karena di saat hati Lina kosong dan hampa, karena suami nya sendiri sudah kurang perhatian semenjak Adrie sudah naik jabatan.


Lina tahu ini salah, Lina pun masih mencintai Adrie. Jadi Lina merasa ini terlalu cepat untuk di ketahui oleh Ayah Devis.


" Dev, apa tidak terlalu cepat kau memberitahu hubungan kita pada Ayah mu?"


Devis tersenyum.


" Bagiku cepat atau lambat Ayah ku akan tahu, itu sama saja kan?, cukup Ayah ku dulu yang tahu."


kemudian Lina terdiam.


" Kenapa?,...kau takut?"


" Iya!"


" Baik lah terserah pada mu!, aku tidak main main dengan hubungan ini."


" Maksud mu?, kau ingin menghancurkan rumah tangga ku?, pernikahan ku?"


" Kalau kau berjodoh dengan ku?"


" Yang menghancurkan itu bukan kamu."


Devis tidak mungkin memberitahukan informasi pada Lina bahwa Adrie sudah bersama Tiara.


" Kau lihat saja nanti!"


" Apa maksud mu?"


" Lina aku tidak main main dengan mu, Aku akan membahagiakan mu."


" Dev, kau ingin aku bercerai pada Adrie. Begitu kan maksud mu?"


Devis terdiam.


" Tidak seperti itu."


" Lalu?,...Devis maaf, oke!, kita memang sudah melakukan nya, aku salah. Aku memang terbuai dengan kamu malam itu. Tapi aku juga tidak mau hancur rumah tanggaku. Sebaik nya kita memang tidak ada hubungan apa apa lagi!, yang terjadi malam itu sudah sangat salah.,dan aku mohon lupakan saja!, anggap tidak pernah terjadi apa apa."


" Kau yakin?, Hemm?, aku tahu kau sudah mencintai ku?"


" Sebaik nya aku pulang!"


" Tunggu Lina!"

__ADS_1


Lina sudah berdiri tapi Devis langsung memeluk Lina.


" Dev, bisakah kita tidak usah ada hubungan lagi?"


" Baik lah!, kalau itu mau mu. Tapi duduk lah dulu!,


Lina kembali duduk di sisi Devis.


" Sayang. aku sudah mendapatkan tempat untuk mu buka usaha yang kau impikan itu, lokasi nya pun masih dekat dengan rumah mu. Besok aku akan mengajak mu ke tempat itu, kau mau kan?"


" Benarkah?, tentu aku mau,Dev."


" Bangunan nya sih, terlihat agak tidak terawat banyak kerusakan. Tapi letak nya sangat strategis, kau pasti suka. Nanti akan diperbaiki dan di renovasi sesuai dengan selera kamu."


" Trimakasih banyak Dev."


" Sama sama sayang. Aku antar kau pulang. Mobil mu biar supir ku yang bawa."


" Baik lah."


Devis dan Lina akhir nya keluar dari cafe itu. dan menuju parkir khusus mobil Devis yang sudah Devis pesan sebelum nya.


❀️❀️


Di Ruangan CEO.


Pak Harry dan istri nya juga Adrie sedang menunggu laporan update dari penyidik tentang pencaharian putri Pak Harry.


Tidak lama ponsel Adrie berdering. Adrie melihat ada panggilan dari petugas penyidik.


" Halo, selamat pagi. Bagaimana Pak?, apa ada perkembangan?"


" Baik, Bapak sebaik nya ke kantor kami. Kami sudah mendapatkan laporan hasil penculikan putri Bapak Harry. Tersangka sedang kami tahan."


" Baik kami akan segera kesana!" Adrie langsung memberitahukan pada Pak Harry dan juga istri nya.


" Om sebaik nya kita ke kantor polisi sekarang!, Polisi sudah menahan tersangka yang di duga menculik putri Bapak."


" Oke, baik Drie!, istriku kita ke kantor polisi sekarang!"


Mereka pun segera ke kantor polisi.


πŸ‘‰πŸ‘‰πŸ˜


Lina sedang meluncur ketempat lokasi bangunan yang Devis tujukan untuk buka usaha. Sampai di sana Devis dan sekretaris Johan seperti sedang berbicara pada pemilik bangunan ruko itu.


" Sayang kemarilah!, Bangunan ini yang ku maksud. Memang banyak kerusakan Nanti aku akan suruh Pak Johan mencari tukang untuk merenovasi."


Lina pun melihat lihat bangunan itu di mulai dari luar, kemudian dalam ruangan hingga letak kamar mandi.


" Kau ingin melihat ruangan lantai satu?"


" Oke."

__ADS_1


Lina dan Devis juga pemilik ruko itu melangkah menaiki tangga. Lina mulai tertarik dengan bangunan itu


__ADS_2