CINTA NYA SEPUPU ALMARHUM SUAMI KU

CINTA NYA SEPUPU ALMARHUM SUAMI KU
Freddo Mengagumi


__ADS_3

Via sudah masuk ke dalam kamar mandi, bola mata nya mengedari ruang kamar mandi itu kamar mandi yang mewah dan ada sebuah bath tup lagi lagi Via norak.


" Ahh..ada bathtup nya..!, ngobak enak nih."


tangan nya menyalakan kran air matanya mencari botol sabun cair.


Via mulai masuk kedalam bathtup sampai air dalam bathtup itu mulai berbuih dan berlimpah busa.


" Euhhh..baru ini gue ngerasain ngerendem, jangan cucian baju mulu di rendem." ucap Via senyum sendiri.


" My husband masih sibuk, sebelum dateng wangiin dulu tubuh gue." ucap Via dalam hati.


Via merebahkan tubuh nya ia memainkan busa busa itu menangkup dengan kedua tangan nya lalu busa busa itu di tiup tiup hingga busa busa itu berterbangan.Via sambil bersenandung.


Saat Via sedang asik bermain dengan busa busa itu, Via tidak sadar Freddo sudah di belakangnya. Freddo sudah melepas seluruh pakaian di tubuh nya, Freddo melepaskan pakaiannya saat ia mencari Via di kamar. Ternyata Via sedang didalam kamar mandi, Freddo mendengar suara Via sedang bersenandung. Freddo melepaskan pakaiannya satu persatu dari mulai ia menutup pintu Sampai pintu kamar mandi. Hingga kain yang melekat di tubuh nya berceceran mulai dari jas nya terakhir CD nya


" Kenapa kau tidak mengajak ku?"

__ADS_1


Via tersentak kaget, wajah nya mendongak pada Freddo yang sudah berdiri nampak Freddo sangat menjulang tinggi tubuh nya, Freddo sudah bugil didepan mata Via. Lalu bola mata Via turun melihat Junior Freddo sudah menegak ke atas.


" Ahh..gede banget."


" Euh?"


Via menunjuk ke junior Freddo.


" Its so big."


" You like it?" Freddo memamerkannya tangan kanan nya sambil memegang batang juniornya.


" Euh..euhh..of coz i like it." Via menjawab malu malu.


Freddo mulai ikut berendam di raih nya sabun itu ia duduk dengan posisi Via membelakangi Freddo, tangan nya mulai menyabuni punggung Via. Via mulai meremang tubuhnya saat telapak tangan Freddo menyentuh mengusap di kulit bagian punggungnya. Ia bergidik mengangkat kedua bahunya.


Usapan usapan telapak tangan Freddo menjalar dari punggung lalu ke tengkuk leher Via terus ke dua bahu Via pindah menyabuni kedua lengan Via lalu kedua telapak Freddo menyabuni ke bagian kedua dada Via, Freddo merasakan dada Via sangat kenyal dan padat. Freddo menyabuni kedua dada Via dengan gerakan memutar me***** nya. Freddo sangat lama bermain di dada Via. Hingga kedua pucuk Via terasa di telapak freddo sudah mengeras.

__ADS_1


Via men****h tak henti hentinya, saat telapak tangan Freddo mengusap bagian perut Via sampai menyentuh bagian bawah Via.


Freddo merubah posisinya Via direbahkan pada sisi dinding bathtup. Freddo dan Via berciuman kedua lidah mereka saling mengait Via melingkarkan kedua tangan nya pada leher Freddo, decapan dari mulut mereka terdengar menggema keseluruh ruangan kamar mandi hingga kamar tempat tidur.


Freddo ingin melanjutkan percintaannya dengan Via yang sudah menjadi istrinya itu di ranjang. Freddo menggendong Via ala bridal, ia membaringkan Via. Freddo menatap lekat lekat menyusuri kulit tubuh Via yang terlihat tak ada sedikit noda pun di tubuh Via yang kuning Langsat. Freddo kagum dengan warna kulit Via yang indah.


" You have a beautiful skin, dear." bola mata Freddo menyusuri seluruh tubuh Via dari wajah sampai kaki.


Freddo membandingkan kulit nya dengan kulit Via yang kemerahan dan pada bagian dada sampai leher banyak titik titik kecoklatan.


" Lihat warna rambut mu sangat hitam, beda dengan warna rambut ku kuning kecoklatan.."


Via tersenyum matanya masih melihat wajah Freddo yang masih mengagumi nya. Freddo mulai mengungkung Via.


" Kau sudah siap?"


" Iya Freddo." Via menjawab nya gugup ia menarik nafas dalam dalam.

__ADS_1


__ADS_2