
Lina terbangun karena ponselnya berdering yang di letakan sisi bantal. Lina ternyata tertidur 2 jam, anak anak nya sedang turun makan malam bersama Buk Jum dan Buk Inah. Ponsel Lina masih terus berdering meminta Lina untuk segera di angkat, Diego rupanya menelpon Lina hingga berkali kali.
" Halo Diego, maaf aku baru bangun." jawab Lina yang masih menguap.
" Its ok, aku tunggu kamu."
" Baik, 30 menit aku sudah siap."
Lina langsung beranjak ke kamar mandi, ia segera bersiap siap mengingat Diego sudah menunggunya. Lina rasanya malas menemui pria itu. Tapi bagi Lina biarlah Lina menuruti permintaan Diego karena selanjut nya Lina tidak akan bertemu lagi dengan Diego, Lina akan memblokir kembali nomor Diego
Lina sudah siap untuk berkencan dengan Diego, ia memakai sepasang satu stel celana pendek dengan atasan model off shoulder. tali spageti menampakan kedua bahu nya yang kemerahan karena berjemur. Wajah Lina ia poles tipis dengan lispstik coklat muda nude, alis nya yang tebal tidak perlu di tambahi dengan pensil alis hanya sedikit di rapihkan saja. Rambut nya hanya di sisir oleh jari jari nya, menambah kesan seksi dengan rambut nya yang acak acakan.
" Buk Jum, Buk Inah saya tinggal dulu yah!, saya ada janji bertemu dengan teman saya namanya Diego. Sakya Aileen mama tinggal dulu ya!"
" Memang nya mama mau bertemu dengan siapa?" Sakya ingin tahu dengan siapa mama nya akan bertemu.
" Diego teman mama."
" Diego?, siapa dia mam?"
__ADS_1
" Eum..dia adik nya Tante Tiara, teman kerja Papa dulu."
" Oh."
" Dia sedang di sini juga, mama kemarin sempat bertemu dengan nya."
" Baik lah Mam."
" Mama jalan dulu ya!"
" Oke."
Sampai di bawah Diego sudah berdiri di sis mobil nya. Diego langsung tersenyum pada Lina.
" Baik, kita jalan." Diego segera membuka kan pintu untuk Lina.
Lina melihat Diego sangat tampan, beda dengan penampilannya waktu bertemu di kantor Tiara. Selama perjalanan Diego mengajak bicara, ternyata menurut Lina Diego sangat asik orang nya.
" Aku akan mengajak mu ke kecafe yang baru di buka, disana pemandangan nya sangat bagus, kau pasti suka."
__ADS_1
" Baiklah, terimakasih Diego."
Mobil Diego sudah sampai, benar saja cafe itu sangat ramai pengunjungnya di cafe itu sedang ada live music membuat para pengunjung berdansa.
Diego menarik kursi untuk Lina duduk keduanya mata mereka langsung mengedar ke seluruh ruangan yang ada di dalam Cafe. Hingga pelayan cafe datang menghampiri mereka.
" Kau ingin minum?"
" Yang pasti jangan yang beralkohol, Diego."
" Baiklah aku juga sudah lama tidak minum beralkohol, bagaimana kalau Cocktail?"
Lina mengangguk.
" Two cocktails please." Diego memesan pada pelayan.
" Alright Sir."
Lina dan Diego sebelum meneguk minuman itu mereka bersulang tos dan mulai menikmati live music berjenis reggea. Penyanyi pria berjenggot panjang dengan santai menyanyikan lagu lagu reggea dengan telanjang dada, gaya rambut nya dikepang seperti ala Bob Marley. Para pengunjung yang kenal lagu lagu reggea ikut bernyanyi.
__ADS_1
Salah satu nya lagu yang di bawakan penyanyi cafe itu, No woman no cry. Lina sangat suka dengan lagu itu.
Tapi di dalam temaram nya lampu cafe ada sosok yang sedang memperhatikan mereka, Devis sedang menatap Lina dengan teman kencan nya seorang pria. Devis tidak menyangka bertemu dengan Lina di cafe milik nya.