
Selesai berdansa mereka menikmati makan malam mereka tapi sebelum nya Devis mengajak Lina menikmati indah malam di tepian pantai. Devis ingin memberi kejutan untuk Lina sebelum kedua nya tidur bersama yang Devis pintakan. Selagi kedua nya masih di Bali mereka ingin menikmati waktu malam panjang hingga esok hari mereka bersiap untuk kembali.
Lina dan Devis bergandengan tangan menuju sisi pantai namun tiba tiba keduanya di kejutkan oleh suara laki laki hingga kedua nya menoleh pada laki laki itu.
" Hey bung kau masih ingat dengan ku?"
" Diego?" Lina terkejut.
Devis sudah menandai orang itu jelas dia tidak akan lupa pada laki laki yang mengajak Lina berdansa di cafe nya
Devis segera pasang badan dan menarik Lina untuk berada di belakang tubuh Devis.
" Kau mau apa?" ucap Devis ekspresi wajah nya berubah menjadi dingin.
" Kau sudah merusak kencan ku, malam itu. Aku akan membalas ini, Lina kau ikut dengan ku!"
Diego tidak menyangka bertemu dengan Lina kembali, Ia ingin menarik Lina dan membawa nya hanya saja Lina tidak sendirian Diego langsung mengenali wajah Devis laki laki yang sudah mengganggu kencan dengan nya.
" Kembalikan dia aku akan membawa nya pulang bersama ku!, Lina ayo kita pergi dari sini!"
" Hah? Diego apa maksud kamu?"
" Laki laki ini yang sudah merusak kencan kita bukan?"
__ADS_1
" Tidak Diego kau pergilah!"
" Tidak! sebelum aku membawa mu pergi dari sini."
" Kau yang pergi dari sini, kau bukan siapa siapa jangan ikut campur!, dan mengganggu kami."
Diego tidak menggubris ucapan Devis, ia melangkah dan menarik tangan Lina, Devis menjadi murka laki laki ini berani memegang tangan Lina dan menarik nya. dengan kasar.
" Awh." Lina meringis karena Diego menarik tangan nya dengan kencang.
" Lepaskan dia Bangsat!"
BUGGH
" Dia milik ku."
BUGH
Devis mendapatkan tinju dari Diego dan menendang perut Devis membuat Devis sedikit membungkuk.
" Devis!" Lina teriak, Diego menonjok perut Devis membuat Lina tidak tega. Lina langsung menjauh dari Diego dan langsung menghampiri Devis.
" Lina menyingkir lah!"
__ADS_1
Devis berhasil memegang tangan Lina kembali. Devis langsung menendang perut Diego dengan kencang membuat Diego terhuyung ke belakang tanpa di beri kesempatan Devis langsung menonjok Diego pada perut nya lagi dan membuat Diego membungkuk Devis sangat brutal kembali menonjok wajah Diego. Lina semakin takut dengan Devis yang menonjok lagi pada perut Diego berkali kali, Lina menjadi khawatir Devis bisa membunuh nya.
" Devis stop!, sudah sudah jangan seperti ini, kau bisa membunuh nya Devis."
Membuat Devis tersadar, Lina menarik tubuh Devis lalu menghampiri Diego ia membantu Diego untuk berdiri. Diego berusaha berdiri
" Diego pergilah!, maaf! dia calon suami ku."
" Apa?"
" Dia calon suamiku, Diego. Pergilah aku mohon!"
" Aku tidak percaya Lina."
" Diego maaf tinggal kan kami."
Melihat Lina memohon pada Diego dan tidak mau pergi menjauh, Devis merasa sudah membuang waktunya ia pun menarik Lina.
" Lina biarkan dia, kita yang pergi dari sini." Ucap Devis yang masih geram. Dan melebarkan langkah nya.
Lina pasrah tapi dia juga mengkhawatirkan Diego, Lina melihat Diego yang terbatuk batuk, sambil memegang perut nya. Diego pun tidak bisa berbuat apa apa lagi wanita yang di ingin kan nya sudah melangkah dengan pria itu dan menjauh.
" Siall." Diego pun kesal.
__ADS_1