
TOK TOK
Freddy membuka pintu dan kini melihat di ruangan itu sudah ada Ayah nya dan Tuan Revanno juga Kakak nya Freddo.
Terlihat Tuan Revanno lagi berbincang bincang dengan Ayah nya. Melihat Freddy membuka pintu, perbincangan mereka pun terjeda. Ayah Freddy spontan memanggil putra nya yang kini sudah berdiri, Freddy melangkah tegap menghampiri mereka.
" Freddy kau sudah datang, kemarilah!'
DEG
Mendengar Tuan Leander menyebut nama Freddy, Revanno pun menoleh kebelakang yang memang posisi duduk nya membelakangi pintu. Tuan Revanno Lefrandt dan Freddy kini bertatapan, terlihat oleh Freddy ekspresi Tuan Lefrandt langsung berubah menjadi garang.
" Kau kenal dengan dia?" ucap Revanno.
Leander baru ingin menjawab dan menjelaskan pertanyaan Revanno, bahwa itu adalah putranya. Revanno sudah berdiri dan melangkah cepat tangan nya langsung menonjok putra nya di hadapan nya dan Freddo.
BUGH
" Kau disini rupanya supir bajingan, cepat katakan!, kau sembunyikan di mana putri ku?, bangsat!'
Pukulan Revanno membuat tubuh Freddy sedikit terhuyung, namun Freddy sama sekali tidak ingin melawan Tuan Revanno. Ia takut dirinya bila sudah memukul kepalan tangan Freddy seperti batu bisa meruntuhkan semua gigi Tuan Revanno. Freddy harus menahan diri. Ia tahu diri nya juga bersalah.
" Maksud Tuan, apa?"
DUGH
" Kau masih bertanya, kau memang laki laki brengsek."
Revanno tak hanya menonjok wajah Freddy tapi menendang perut Freddy, dan kembali menonjok Freddy, sangat brutal.
" Aku senang bisa bertemu kau di sini, bangsat."
__ADS_1
BUGH BUGH
" Jangan kau berpura pura, di mana putri ku Maria?' Revanno menarik kerah leher Freddy.
Freddo dan Ayah nya yang tidak tahu menahu, kenapa Revanno memukul Freddy pun ikut berdiri kedua nya kaget dengan aksi pemukulan Revanno terhadap Freddy yang membabi buta.
Freddo pun secepat nya melerai menarik Revanno.
" Cukup, Tuan Revanno.!" ucap Freddo mencegah Revanno.
" Biarkan saya Freddo!, saya harus memukul orang ini yang sudah menghamili Putri ku. Pecat orang ini!, dia supir brengsek!"
Freddy kaget dengan ucapan Revanno, bahwa Maria telah hamil. Ia kini tahu alasan Maria menghindar dari nya. Maria telah mengandung benih nya. Rasa sakit dari pukulan yang dia terima, tidak seberapa karena sakit itu hilang sekejap dengan kabar Maria yang telah hamil oleh nya. Freddy Harus menemukan Maria.
" Tuan Revanno dia adalah ad-."
" Ada apa ini?" Ibu Floren seketika masuk karena mendengar keributan di ruang kerja suami nya, wajah nya terlihat bingung. Melihat putranya Freddy sedang meringkuk di bawah ia langsung berjongkok dan menyuruh Freddy untuk bangun.
" Lelaki ini telah menghamili putri ku, Floren!'
DEG
Nyonya Floren mendengar ucapan Revanno langsung menyadari kesalahpahaman ini.
" Revanno tenangkan diri mu, Freddo tolong!, kau bantu Papa mu untuk duduk."
Ya Tuan Lefrandt masih shok melihat putra nya di pukuli oleh rekan bisnis nya itu. Ia hanya berdiri tidak bisa berbuat apa apa karena baru beberapa melangkah ingin melerai ia langsung merasakan sakit pada kedua kaki nya.
Revanno di ajak duduk oleh Nyonya Floren, ia ingin menjelaskan duduk permasalahan nya Ia sudah tahu Freddy memang bekerja jadi supir Revanno.
" Baik saya akan jelaskan!, Pak Revan maaf sebelum nya. Freddy ini adalah putra kandung ku."
__ADS_1
DEG
" APA?" dia putra mu?, Freddy anak mu, Leander?"
Leander mengangguk tapi juga di hati nya tidak terima putranya di pukuli oleh Revanno.
" Iya Revan, kau belum mengenal putra ku yang nomor dua, dia memang sedang tidak dirumah selama dua tahun ini. Kami juga tidak tahu kalau putra ku bekerja sebagai supir mu. Nanti aku akan jelaskan kenapa putraku ini Freddy bekerja sebagai supir mu?'
" Freddy duduk lah!, di samping calon mertua mu."
Nyonya Floren diam diam hati nya senang, senang dengan pengakuan Revanno putri nya telah di hamili oleh putranya. Itu berarti tak lama lagi ia akan menimang seorang cucu.
" Sekarang bagaimana?, apa kau mau menerima putra ku ini, untuk menjadi menantu mu, Revan?" Floren tersenyum.
Revanno kini merasa tidak enak dengan Leander dan Floren. Revanno menoleh pada Freddy.
" Kenapa kau tidak memberitahu ku, Freddy!, kalau kau adalah putra Leander dasar anak bodoh!'
Nyonya Floren mendekat pada Freddy ia menjewer telinga putra nya itu pelan, tapi juga gemas pada putra nya.
" Ihhh, kau ini."
" Nak, sekarang kau harus cari Maria!, kasihan dia pasti sangat menderita. Biar bagaimana pun Maria sedang mengandung cucu kita, bukan begitu, Revan?"
Revanno menarik kedua sudut bibir nya, dan mengangguk
Freddy kini meminta maaf pada Revanno, wajar saja calon mertua nya marah pada nya, kerena ingin putri nya mendapat kan pria yang lebih pantas. Sebagai Ayah nya ingin mendapatkan yang terbaik untuk putri nya.
" Maaf kan saya, Tuan Revanno."
" Baik lah!, karena kau telah menghamili Maria, kau cari putri ku sekarang!, di mana dia berada!"
__ADS_1
" Baik Pak Revan!"