CINTA NYA SEPUPU ALMARHUM SUAMI KU

CINTA NYA SEPUPU ALMARHUM SUAMI KU
Bekerja Sama Dengan Sakya


__ADS_3

TOK TOK


Sakya membuka pintu kamar.


" Uncle Dev!" seru Sakya


" Halo Anak tampan."


Alden dan Aileen pun berlari mendengar kakak nya menyebut paman mereka datang berdua bersama Lina.


" Uncle Dev." Ucap Aileen dan Aldeen.


Pagi itu Devis mengantar Lina sampai kamar hotel di mana mereka menginap.


" Hai kalian merindukan Uncle?"


Ketiga anak anak Lina mengangguk. Devis kemudian menggiring ketiga anak anak Lina masuk.


" Uncle akan mengajak kalian dan Mama jalan jalan."


Ketiga anak itu mengangguk dan senang dengan ajakan paman mereka.


" Dev, kita sarapan dulu!"


" O'iya, baik sayang!"


" Mama bukan kah kemarin pergi menemui Diego, teman Mama?"


Anak polos itu bertanya pada Lina dan membuat Devis menoleh pada Lina seakan meminta penjelasan pada Lina dengan yang di katakan Sakya. Lina seketika menjadi kikuk dengan pertanyaan putra nya dan sekaligus takut dengan tatapan Devis yang menelisik.


" Eum..Sakya mama memang bertemu dengan teman Mama, tapi Mama di marahin dengan Uncle mu."

__ADS_1


" Eugh?" Devis menjadi dengan gemas ucapan Lina rasanya ingin mencium bibir Lina,


" Owh..ya Sakya!, Uncle telah menyelamatkan Mama kamu dari orang yang jahat."


" Good Uncle, Sakya setuju Mama tidak boleh berteman dengan teman pria manapun, selain Uncle."


Devis mengangkat kedua alisnya dan mengangguk senyum pada Sakya.


" Baik kalian bersiap siap, kita sarapan lalu kita jalan!" perintah Devis pada ketiga anak anak Lina.


" Dev, aku buatkan minum dulu!"


" Iya sayang."


Devis kemudian melangkah dan berdiri di koridor kamar, menunggu Lina membuatkan minum untuk nya sambil menatapi pemandangan luar.


" Dev, ini minum nya."


Devis menerima minuman secangkir kopi hitam yang sudah Lina hapal kopi hitam tanpa gula.


Lina lalu berdiri di samping Devis, Devis menyeruput kopi itu sambil menikmati pemandangan. Setelah menyeruput kopi hitam itu, Devis bertanya.


" Jadi pria itu bernama Diego?"


" Euh..ehem, i-ya Devis."


Devis mengangguk tatapan Devis masih kedepan. Tampak oleh Lina, Devis seperti ingin membahas kembali pria itu yang mengajak Lina berdansa.


" Kau kenal di mana?"


" Di- di kantor Tiara, di- dia adik ipar Tiara."

__ADS_1


Devis diam sejenak.


" Seperti nya aku harus bekerjasama dengan Sakya, dua hari lagi aku akan ke Amsterdam aku akan meminta pada Sakya untuk melarang mu bertemu dengan Diego."


Lina menghembus nafasnya pelan.


" Iya Devis."


" Sakya sudah semakin besar seperti nya dia sangat kritik. Aku akan meminta Sakya untuk menjaga mu dan kedua adik nya. Selama aku di Amsterdam, dan menemui mu kembali." ucap Devis tegas.


Tak lama kemudian tiga anak anak Lina memanggil Devis dan Lina, kalau mereka sudah siap.


" Let's go, Uncle!"


" Ok kita berangkat!"


Devis rencananya ingin mengajak Lina dan tiga anak Lina menaiki kapal cepat memancing ikan dan snorkeling. Devis tahu Sakya pasti sangat menyukai nya. Devis akan akan membawa mereka ke pantai Blue Lagoon, tempat yang sangat cocok untuk kegiatan snorkeling.


Devis dan Lina juga anak anak Lina kebawah untuk sarapan di hotel sebelum mereka melanjutkan perjalanan yang akan di tuju.


" Uncle kita akan kemana?" tanya Sakya


" Kau suka snorkeling?"


" Tentu saja Uncle, Sakya ingin mencoba nya."


" Tentu jagoan."


" Yes Sakya sudah tidak sabar."


" Kita juga akan memancing ikan yang besar di sana."

__ADS_1


" Ok, Sakya sudah menunggu itu Uncle."


Devis mengangguk, kedua anak Devis pun Bastian dan Sander suka berolah raga menyelam seperti nya anak anak Devis dan Sakya punya selera yang sama.


__ADS_2