CINTA NYA SEPUPU ALMARHUM SUAMI KU

CINTA NYA SEPUPU ALMARHUM SUAMI KU
Pesona Janda Tiga anak


__ADS_3

Satu harian ini Lina meminta tour guide pribadi nya bebas dengan agenda perjalanan mereka, Lina sengaja ingin bermain main di pantai Kuta saja yang letak nya sangat dekat dari hotel tempat Lina dan keluarga nya menginap. Lina ingin layaknya seperti turis turis berjemur di pantai, sedangkan anak anak Lina rencana nya akan bermain pasir membuat bangunan bangunan dari pasir yang di cetak dari ember kecil bersama buk Jum dan Bu inah. Lina sudah berbikini memakai kaca mata hitam dan topi lebarnya. Pada bagian pinggang ramping nya masih di lilit kain pantai dengan corak gambar pantai dan sunset pas dengan tema aktifitas Lina hari ini.


Lina dan anak anaknya berjalan tanpa alas kaki menuju ke sisi pantai. Lina sangat seksi, sepasang kaki indah itu melangkah anggun di tambah rambut panjang Lina yang di biarkan tergerai hingga angin laut menerpa lembut rambut Lina, wajah janda tiga anak itu semakin mempesona saja. Banyak pasang mata yang memandang ke arah Lina, terutama bola mata pria pria bule mengikuti gerak langkah Lina. Sampai ada pria bule yang sedang berbaring di kursi pantai melihat Lina melangkah lewat di hadapan pria bule itu, terduduk, menatap ibu tiga anak itu dan memberikan senyum pada Lina.


" Hi sweet mommy." seru pria bule itu.


Lina hanya menoleh dan tersenyum pada pria bule itu, lalu Lina terus berjalan menggandeng Aldeen dan Aileen Sakya bersama ibu Inah dan Buk Jum.

__ADS_1



Sampai di kursi berjemur terdapat meja dengan atap payung besar. Lina meletakan tas slempang nya. Ia mengeluarkan buku dan ponselnya. Lina ingin berjemur sambil membaca buku. Anak anak Lina langsung berlari bermain air laut. Lina kemudian melepas lilitan kain pantai di pinggang nya, kemudian kain itu di jadikan alas untuk Lina berjemur. Lina kini terekspose tubuh nya dengan busana bikini itu.


Devis dan sekretaris Johan sudah terbang dari Jakarta menuju Bali, sesuai perjalanan bisnis nya Devis akan meresmikan hotel n resort cafe milik nya. Juga cabang bakery nya di Bali. Devis dan Johan baru sampai pukul 11 siang di hotel milik Devis, Sebagai penghormatan adat Bali Devis dan Johan memakai kain Bali yang di lilit pada pinggang mereka. Devis bersama para undangan dan juga awak media telah berkumpul untuk acara gunting pita. Setelah itu Devis dan Johan meluncur ke cabang bakery nya yang terletak daerah pantai Kuta.


Lina dan anak anak sudah kembali ke kamar, sore itu sedang turun hujan Lina memilih diam di kamar saja sambil menikmati curah hujan di koridor kamar. Anak anak Lina sedang tidur juga Buk Jum dan Buk Inah mereka sangat lelah. Lina termenung, walau diri nya sedang berlibur namun ada rasa hampa di hati nya. Memori Lina teringat mendiang Almarhum Adrie, Lina teringat rencana Adrie akan membawa anak anak nya liburan ke Bali. Tapi itu tinggalah impian mereka berdua, yang belum sempat Adrie wujudkan. Mata Lina mulai panas buru buru Lina menyeruput secangkir kopi agar tidak turun air mata nya.

__ADS_1


Diego menelpon Lina, Lina ingat bahwa malam ini Diego akan mengajaknyake sebuah cafe.


" Aku jemput kamu jam 7 malam, bersiaplah!"


" Baiklah."


Lina membuang nafas kasar nya rasanya ia enggan menemui pria itu. Lina pun kini menyusul anak anak nya tidur.

__ADS_1


__ADS_2