CINTA NYA SEPUPU ALMARHUM SUAMI KU

CINTA NYA SEPUPU ALMARHUM SUAMI KU
Gelang berlian


__ADS_3

Tahun pun berganti , semenjak pertengkaran itu Adrie berusaha menjadi suami yang baik atas janji nya kepada Lina , Adrie memantapkan hati nya hanya untuk Lina dan anak anaknya apalagi kini Lina sedang mengandung anak yang ketiga .


Evie yang masih mengejar Adrie tak pernah membalas mau wanita itu telpon atau SMS.


Di ruangan kantor gudang, Adrie sedang berbincang bincang dengan teman temannya yang beda divisi.


" Broh..nanti malam hangout yukk.."


Ucap Toni selaku kepala bagian keuangan.


" Kemana..?? tanya Dika.


" Udah lama nih ga ketempat karaoke.."


" Wahhh boleh tuh.." balas Eko supir pribadi Big Boss


" Gimana Drie Lo ikut deh.."


" Ok siap fren, jam berapa ?"


" Gue antar Big Boss dulu , gue nyusul.."


" Ini malam Minggu, gimana jam 6 sore kita pergi.." kata Toni.


" Tapi gue liat kondisi dulu brow ..kan gue aplusan.."


" Ya sudah, Lo Drie..??


" Gue telpon yayang dulu bentar.."


" Halo...sayang abang pulang malam abang SM temen temen abang hangout mau karaoke.."


" baik sayang.. siap " telpon di tutup.


" Ok fren beres sore meluncur.."


Di tempat karaoke ternama di Jakarta pemilik nya adalah artis yang dijuluki si goyang ngebor, mereka bertiga sudah sampai tinggal menunggu satu orang lagi yaitu Dika yang akan menyusul mereka.


mereka memesan minuman dan makanan


Dua lagu sukses Adrie nyanyikan teman teman nya kagum dengan suara Adrie yang merdu itu.


" Suara Lo bagus broh, ga nyangka.." puji Toni


" hehe..thanks broh, ok giliran siapa nih yang mau nyanyi..? Adrie memberikan mic pada Toni.


" Sini gue deh.." Eko supir pribadi Big Boss mengambil mic dari Toni.


" Gue mau ke Toilet.."


Adrie beranjak dari sofa, Ia segera keluar dari ruangan yang pengap karna asap rokok.


Adrie mencari dimana letak toilet , dengan mudah ia melihat papan yang sedikit terang dengan tulisan huruf besar TOILET tanda panah arah kanan. Ia pun mengikuti sesuai petunjuk .


Namun saat ia sudah mendekati pintu toilet sepasang wanita dan pria tua keluar dari ruangan VIP sedang berjalan lawan arah dengan Adrie. Samar samar karna memang jalan itu cahaya lampu sedikit redup, Adrie seperti mengenali wanita yang berpakaian seksi itu. Benar saja saat mereka sudah agak jarak dekat Adrie melihat dengan jelas Evie berjalan bergelayut mesra dengan seorang pria tua .


Mata Evie melihat Adrie, Evie berhenti dan memanggil .


" Mas Adrie...??" Ia senang sekaligus kaget karna bertemu Adrie


" Hai...Evie , apa kabar..?"


" Baik mas.." Sayang kenalin ini teman ku Adrie namanya."


Pria itu memberikan tangan untuk bersalaman dengan Adrie


" Halo Adrie ,."


" Halo ..."


Adrie melihat Evie sedikit tergoda karna penampilan nya sangat seksi rok mini pendek yang ketat dengan baju atasan sangat rendah di bagian dada menampakan belahan bukit kembar yang mengembul hampir keluar dari mangkok branya.


Ia kembali terbayang teringat dulu pernah bercinta dengan Evie bagaimana pun ia pernah menikmati bukit kembar Evie yang sangat besar, Ia sedikit terusik ingin menikmati kembali wajar ia laki laki normal.


Tapi langsung ia buang jauh jauh dari otak mesumnya.


" Mau kemana Drie..? Tanya Evie.


" Ke toilet.."


" Ohh..aku mau bicara sama kamu." Evie berbisik ke telinga Adrie .


Adrie mengangguk.


Selesai Adrie buang air kecil , Adrie kaget Evie sudah berdiri di pintu keluar toilet.


Tiba tiba Evie memeluk Adrie tanpa rasa malu membuat Adrie risih, langsung melepaskan pelukan Evie.


" Mas..aku kangen sama kamu..kenapa kamu tidak pernah balas telpon dan SMS aku.."


" Maaf Evie...aku sibuk."


" Kamu meninggalkan aku di hotel begitu saja mas...! sejak hari itu kamu seperti menjauhi aku."


Adrie berfikir untuk membuat alasan.


" Maaf Evie aku benar benar sibuk karena pekerjaan.."


" Mas aku mau kita kembali seperti dulu."

__ADS_1


" Aku mencintai kamu mas.." Evie memegang tangan Adrie


namun Adrie melepas nya pelan.


Dengan merajuk dan manja Evie kembali memeluk Adrie tapi Adrie tak membalas


Kepala Evie sandar pada bahu Adrie.


" Mas aku mau bicara tapi tidak disini."


Adrie tampak diam.


Evie menatap Adrie dan memohon.


" Mas aku tunggu kamu besok di cafe tempat dulu biasa kita ketemu.."


Adrie sedang berfikir untuk mempertimbangkan ajakan Evie.


" Ayo lah mas..!! , mau yaa..!! " Evie memaksa.


" Ya sudah besok aku menemui mu di cafe."


" Trimakasih sayang.." namun Evie ingin mencium Adrie tapi Adrie langsung memundurkan kepala nya.


" Evie..jaga sikap kamu !


" Kenapa mas..?? kita dulu biasa seperti ini."


Adrie merasa jijik saja karena baru menit yang lalu ia bergelayut mesra dengan pria tua.


" Evie aku harus kembali dengan teman teman ku.."


" Sebaik nya kamu temui pria yang tadi bersama mu.."


" Ah..dia hanya pria tua yang berduit tapi tidak sehebat kamu di ranjang."


Ucap Evie yang bicara frontal, membuat Adrie semakin jijik pada Evie.


" Dasar wanita murahan." dalam hati Adrie.


" Oke...besok kita ketemu."


" Jam 4 sore.."


Adrie sudah merencanakan sesuatu untuk Evie .


" Ya sudah aku balik dulu.." Adrie pergi meninggalkan Evie.


Evie senyum senyum sendiri membayangkan yang akan terjadi besok berduaan dengan Adrie, lalu ia pergi menuju toilet wanita .


Siang itu Adrie sedang membantu Lina di toko mengatur barang barang yang akan diletakan bersama pegawainya laki laki.


Adrie tidak mau istrinya menjaga toko seharian karena kondisi Lina sedang mengandung 5 bulan. Lina cukup duduk saja di meja kasir melihat laporan hasil penjualan.


Kriteria yang Lina mau wanita yang sopan tak perlu yang berpengalaman .


" Bang gimana yaa..belum ada pengganti si Lela ?"


" Sabar..pasti ada yang butuh pekerjaan kita buat pengumuman saja..sayang "


" O iya yaa bang..biar kita mudah dapat pegawai wanita."


" Bang sudah waktu nya makan siang, kita istirahat dulu.."


" Baik sayang.."


Lina pun kedapur mempersiapkan makan siang untuk suami dan anak anak nya. Ia mengajak pegawai laki laki untuk istirahat makan siang. Lina juga memasak lebih setiap hari menu makanan buat pegawainya.


" Surya..istirahat lah !.. ibu sudah sediakan makan siang makan lah dulu !.


" Baik Bu.."


Di meja makan Adrie bicara pada Lina , ia akan mengajak istrinya pergi ke cafe untuk bertemu dengan Evie dia sudah merencanakannya, Ia harus terbuka pada Lina agar tidak ada lagi timbul curiga atau cemburu pada istrinya.


" Sayang..sore nanti aku mau ajak kamu ke cafe.."


" Ke cafe bang !. Lina sangat senang mendengar ajakan suaminya terus terang selama jadi istri Adrie dan punya anak Lina tak pernah pergi ke cafe lagi.


" Iya sayang.."


" Baik lah.. sebaik nya aku bilang Surya supaya dia menjaga toko sampai jam 6 saja.


Selesai makan Lina dan Adrie istirahat di kamar mereka. Semenjak ada pengasuh anak mereka Sakya dan Aileen, Lina tidak terlalu repot di rumah dan di toko.


" Sayang kamu sudah siap?"


" Sudah bang.."


Lagi lagi Adrie kagum dengan penampilan istri nya walau sedang hamil 5 bulan Lina terlihat anggun dan cantik , baju model apapun terlihat cocok saja di pakai Lina.


ukuran badan nya tinggi sebahu Adrie bila jalan di sisi Adrie yang tinggi nya 180 cm.


Sepatu flat merah cabai warna favorit Lina nampak putih mengkilat kakinya.


Apalagi dress hamil warna kuning terlihat cerah dan bersih pada kulit leher dan tangan.


Sampai di cafe Adrie dan Lina sudah pesan minuman Adrie terlihat santai dan Lina masih kagum melihat desain cafe yang interiornya modern setengah klasik meja kursi kayu dan pada sisi sisi jendela bercat putih pot pot di tanami bunga bunga warna warni merah kuning dan ungu.


Adrie sengaja memilih kursi dekat jendela .

__ADS_1


" Sayang..kamu suka cafe ini ?"


" Suka bagus cafenya, pasti mahal bang makanan dan minuman di sini ?"


" Bang aku mau ke toilet.."


" Abang antar yaa.."


" Gak usah bang aku sendiri saja.."


" Abang antar sampai depan toilet


" Ya sudah.."


Adrie menunggu Lina, lima menit kemudian matanya melihat Evie yang sudah datang.


" Mas Adrie..mas sudah menunggu aku rupa nya.."


" Duduk lah dulu Evie.."


" Kamu sudah pesan minuman buat aku yaa.."


Di liat nya ada minuman jus stroberi dan dan cangkir kopi Espresso.


" Kamu tau aja kesukaan aku jus stroberi.."


" Sebentar Evie aku tinggal dulu.."


" lho mau kemana mas?? "


" Tunggu saja dulu.. pesan lah minuman lagi."


" Baik lah mas.."


Tak lama Adrie datang bersama Lina, Evie yang sedang melihat lihat daftar menu, di panggil adrie Evie mendongak


" Evie..."


Evie tampak bingung Adrie bersama wanita


" Evie kenal kan ini Istri ku.."


Evie pun berdiri dan ia merasa heran dengan Adrie, Wanita itu dikenalkan sebagai istrinya.


" Halo Evie apa kabar.." Lina ingin bersalaman tangannya sudah mengajak tapi Evie tidak menyambutnya.


" Mas..kamu apa apaan sih kamu bawa istri kamu.."


" Kamu mau bertemu dengan ku kan..?? "


" Iya...tapi hanya kita berdua saja.."


Lina melihat Evie dari rambut sampai kaki tampilannya sangat seksi. memang benar benar wanita penggoda menurut Lina.


" Maaf Evie rasa nya tidak pantas seorang wanita sudah punya suami ingin bertemu pria apalagi sudah beristri.."


Lina bicara sambil tangannya merangkul lengan Adrie.


" Sebaiknya kamu jangan ganggu suami ku lagi !"


Evie tampak marah lalu mengambil tasnya yang di letak kan di meja lalu pergi


tanpa permisi pada Adrie dan Lina.


" Sialan kamu Adrie * Batin Evie * Ia merasa malu.


Setelah Evie keluar dari cafe Lina dan Adrie kembali duduk.


" Dia sudah pergi bang.."


" Biar kan saja.."


" Dia itu cantik dan penampilannya benar benar seksi pantas saja abang tergoda.."


" Itu sudah masa lalu...sekarang abang hanya ingin kamu percaya, tak ada lagi yang harus abang tutupi.


" Trimakasih bang..atas kejujuran abang..."


" Jadi sebenarnya... abang ajak aku ke cafe ini untuk mengusir Evie agar tidak menggangu abang lagi.."


" Tidak juga sayang..kamu lupa hari ini ulang tahun perkawinan kita..?


" Iya..mana mungkin aku lupa bang."


" Sengaja abang ajak kamu untuk merayakan ulang tahun perkawinan kita berdua saja.."


Adrie kemudian mengeluarkan Kotak perhiasan dari dalam tas waistbagnya dan membuka kotak perhiasan itu.


Lina tampak kagum Adrie memperlihatkan sebuah gelang berlian berlapis emas gelang model bangle yang simpel namun elegan.


Adrie memakaikan gelang ke tangan kiri Lina , Lina memperhatikan gelang yang melingkar itu gelang berlian bermata 2.


" Trimakasih ya bang.."


" Gelang ini lingkaran nya tak ada ujung nya dan tak putus syimbol cinta abang pada mu yang tak berujung sayang..."


Lina sedikit menitikan air mata merasa terharu atas ungkapan hati suaminya.


" Sampai maut memisahkan.."

__ADS_1


" Sampai maut memisahkan kita.." Balas Adrie


Lalu mencium punggung tangan Lina dan keningnya.


__ADS_2