CINTA NYA SEPUPU ALMARHUM SUAMI KU

CINTA NYA SEPUPU ALMARHUM SUAMI KU
Janji Adrie.


__ADS_3

Pesawat yang di tumpangi Devis dari bandara Schiphol sudah mendarat. Ya, lelaki tampan penuh pesona itu benar benar memenuhi janjinya untuk bertemu dengan wanita yang telah mengisi relung hatinya itu.


Sampai di bandara Soekarno Hatta, sekretaris Johan dan supirnya sudah menunggu Boss besar mereka. Sang CEO Devis Bakker tersenyum ramah pada orang orang kepercayaan nya.


" Apa kabar, Tuan Devis?, perjalanan anda menyenangkan?" Sambut Johan.


" Kabar baik Jo, ya sangat menyenangkan. Trimakasih Jo."


Jangan ditanya hati nya memang sedang berbunga bunga tujuan Devis ke Jakarta memang ingin bertemu Lina. Wanita yang masih bersuami itu. Johan sebagai sekretaris nya tetap mendukung saja mengenai hubungan Devis dengan Lina.


Johan sendiri mengerti sifat keras Devis pantang menyerah. Sebagai orang pengusaha yang sukses tentu nya tahu bagaimana cara untuk mencari peluang, berani mengambil resiko dalam memajukan usaha nya. Begitupun dengan wanita pujaannya, pilihannya sudah tepat. Terbawa dengan sifat pebisnis nya siap menerima kritikan hubungan nya dengan Lina, adalah hubungan yang terlarang.


Separuh otak Johan tidak mau ambil pusing selama Boss nya bahagia Johan pun ikut bahagia.


Sampai di kediaman Devis di Jakarta, Devis di sambut oleh Buk Surti dan Eman.


" Selamat siang Tuan, selamat datang kembali." Pelayan itu membungkuk.


" Selamat siang Buk Surti." Devis tersenyum ramah


" Tolong siapkan air di bathup saya mau berendam."


" Baik Tuan."


Devis sedang berendam, ponsel yang tak jauh dari tangan nya ia raih, ponsel anti air itu dia genggam. Pada layar sentuh ia geser untuk melihat foto foto dia bersama Lina saat di ranjang. Rupanya Devis diam diam mengambil wajah Lina saat sedang terpejam,teringat ketika mereka berdua bercinta, darah nya pun berdesir Ingin rasa nya ia mengulangi kembali pergulatan panas bersama sang pujaannya.


Sambil berendam Devis memejamkan mata nya potongan slide adegan demi adegan itu masih melekat di pelupuk matanya, dimana adegan ranjang Lina sangat menikmati bercinta dengan Devis, adegan dimana kedua nya saling memberi kenikmatan. Adegan gaya bercinta Devis selalu memimpin begitu juga sebaliknya Lina mengambil alih memimpin gaya bercinta, Lina berada di atas Devis. Sangat seksi di mata Devis, hingga merasa sangat di puaskan oleh Lina waktu itu.


Tapi menjengkelkan junior Devis sudah berdiri, buru buru Devis bangun menyelesaikan berendam nya dan membersihkan dengan guyuran air shower. Devis tidak mau bermain solo, kalaupun ia menginginkan nya ia hanya mau melampiaskan bersama Lina saja.


Note: Harap pembaca yang sudah cukup umur tidak untuk yang masih bocil. Author harap Readers membaca di samping pasangan yaa..! kalau kepengen kan, ada lawan nya.,,βœŒοΈβœŒοΈπŸ˜€


Ok lanjut,πŸ‘‰πŸ‘‰

__ADS_1


Devis teringat dengan impian Lina, yang ingin membuka usaha salon kecantikan dan butik.


Devis sudah mendapatkan lokasi tempat untuk Lina buka usaha. Johan sudah di perintahkan untuk siap membantu Lina, tapi laporan Johan sampai saat ini Lina belum mencairkan cek itu.


❀️❀️


Perusahaan Om Harry semakin berkembang, perusahaan yang bergerak di bidang jasa ekspedisi semakin bertambah gudang. Berkat kecerdasan kepemimpinan Adrie.


Di kantor pusat Adrie dan Pak Harry sedang berbincang bincang. Pak Harry yang mengalami jatuh sakit sudah pulih kesehatannya berobat di Singapore. Selama di rawat Pak Harry meminta Adrie untuk memimpin perusahaan nya.Tidak sia sia Adrie benar benar bekerja keras untuk perusahaan Pak Harry. Selama di pegang kendali oleh Adrie perusahaan Pak Harry semakin maju.


" Om bangga sama kamu, Drie. Perusahaan ini semakin maju."


" Trimakasih, Om."


" Om sudah semakin tua, apalagi Om belum punya keturunan lagi, satu satu nya anak perempuan Om telah menghilang mungkin kalau masih hidup anak Om sudah berusia seperti mu. Apalah arti nya kalau tidak ada yang meneruskannya?. Drie, Om sudah menganggap mu anak, mau kah kau berjanji pada Om untuk meneruskan perusahaan Om?"


Adrie merasa kaget kenapa Pak Harry memintanya untuk meneruskan perusahaan Pak Harry. Apa tidak salah dengar?.


" Maaf Om, Adrie tidak bisa janji memenuhi permintaan Om. Maksud Adrie, apa sebaik nya Om mencari anak perempuan Om yang hilang dulu?"


" Iya tapi Om, perusahaan Om sangat megah. Kenapa Om harus percaya pada Adrie?"


Pak Harry hanya tersenyum, sambil mengetuk ngetuk jarinya dimeja kebesarannya.


" Kepada siapa lagi, Drie?. Om harus percaya untuk meneruskan perusahaan ini?, mau kah kau berjanji pada Om?"


Adrie semakin bingung, lebih baik Pak Harry meminta Adrie untuk memimpin saja. Tapi kalau untuk meneruskan itu berat buat Adrie


Adrie hanya menganggap dirinya tetap bawahan yang di gaji oleh Pak Harry. Bagaimana pun anak perempuan yang hilang adalah hak nya yang meneruskan perusahaan Pak Harry.


Jalan satu satu nya adalah Adrie harus menemukan anak perempuan Pak Harry yang telah hilang apakah masih hidup atau sudah tiada?.


" Hhaaahh..." Adire menarik nafas nya untuk menjeda pembicaraan kepada Om Harry.

__ADS_1


" Begini saja Om, Adrie tidak bisa janji untuk memenuhi permintaan Om meneruskan perusahaan Om. Tapi Adrie berjanji akan menemukan anak perempuan Om yang telah lama menghilang."


Sontak Pak Harry membulatkan mata nya. Kaget sekaligus senang dengan ucapan Adrie.


Membuat mata Pak Harry berkaca kaca terharu dengan janji Adrie.


" Kamu yakin akan menemukan anak Om?"


" Yakin Om!, Adrie akan menemukan anak Om baik masih hidup ataupun sudah tiada."


Pak Harry berdiri dan langsung memeluk Adrie. Adrie pun membalas pelukan Pak Harry.


" Bagaimana cara nya, Drie?, dan mulai darimana untuk mencari anak Om?"


" Tidak ada yang tidak mungkin Om, uang akan melancarkan segala urusan."


Pak Harry semakin mengembangkan senyum nya dan mengangguk


" Baik, Om hanya serahkan pada mu, Om percaya pada mu!"


⚑Flash Back Pak Harry.


Ketika perjalanan menuju pulang sehabis pertemuan nya bersama teman teman sekolah termasuk sahabat kental nya hadir di acara reuni dengan Pak Jose. Yaitu, Ayah kandung Adrie di sebuah restoran. Pak Harry dan istrinya serta anak perempuannya yang masih berusia 2 tahun mengalami musibah kecelakaan di sebuah jalan tol. Kecelakaan itu di karenakan sebuah mobil truk mengalami pecah ban.


Karena kecepatan tinggi mobil Pak Harry membanting stir ke kanan. Mobil Pak Harry itu menerobos pagar pembatas jalan dan menabrak sebuah pohon. Nasib baik Pasangan suami istri itu selamat mereka berdua dalam keadaan sudah tidak sadarkan diri dan mereka mengalami luka cukup parah. Ketika suami istri itu sudah sadar mereka mencari putri mereka.


Hingga mereka harus melapor pada polisi untuk melakukan pencarian putri mereka. Semenjak kecelakaan itu Istri Pak Harry tidak bisa lagi memiliki anak. Perut nya terbentur pada bagian dalam mobil sangat keras menyebabkan janin di perutnya keguguran dan mengalami kerusakan pada rahimnya. Dan tidak mudah untuk hamil.


Sampai berbulan bulan polisi belum mendapat titik temu pencarian putri Pak Harry, hingga akhir nya pencarian itu di hentikan. Polisi menduga ada nya penculikan pada putri mereka di saat mengalami kecelakaan. Sejak saat itu Istri Pak Harry menjadi pendiam selalu memikirkan putri nya. Pak Harry sendiri selalu berusaha untuk mencari putri nya. Namun pada saat itu apalah daya Pak Harry yang belum bisa membayar orang untuk mencari putri nya. karena Pak Harry sendiri masih merintis usaha kecil nya.


Bekerja di bandara dulu hanya sebagai perantara. Antara orang yang mengirim barang dengan orang ekspedisi dan bagi hasil untuk nya. Karena kepandaiannya Pak Harry sudah menguasai bagian bagian Cargo. Ia pun meminjam uang di Bank untuk mendapatkan modal buka usaha di bidang ekspedisi yang di bantu oleh sahabat nya, Pak Jose.


Makin lama bertambah tahun usaha Pak Harry berkembang hingga memiliki perusahaan sendiri. Tak pelak berkat bantuan Pak Jose, Perusahaan Pak Harry semakin maju. Setelah berkembang sahabat nya itu meninggal dunia, Pak Harry berjanji pada sahabat nya itu, akan memberi pekerjaan pada Anak laki laki sahabat nya, Yaitu Adrie.

__ADS_1


πŸ’†πŸ’†


__ADS_2