CINTA NYA SEPUPU ALMARHUM SUAMI KU

CINTA NYA SEPUPU ALMARHUM SUAMI KU
Pegawai baru


__ADS_3

Siang selepas pulang kantor Adrie mencari istri nya, jam jam segini biasa nya Lina berada di kamar anak anak nya untuk tidur siang.


Adrie kemudian buka pintu kamar, Lina sedang memberikan susu botol Sakya dan Aileen


botol botol itu masing masing sudah terlepas dari tangan Sakya dan Aileen menandakan mereka sudah terlelap.


" Sayang.."


Lina melihat Adrie sudah pulang sambil telunjuknya di letakkan di bibir agar Adrie jangan bersuara. Kemudian Lina keluar dan menutup pintu menyambut suami nya.


" Abang.. Sakya dan Aileen baru saja tidur kalau mereka dengar suara Abang nanti Sakya dan Aileen tak jadi tidur.."


Lina kemudian membawa segelas air putih untuk di berikan ke suami nya.


" Gimana toko kamu hari ini sayang?"


" Lancar lancar saja bang dari sejak pagi sampai tadi siang pembeli ramai dan tidak putus, maka nya aku baru menidurkan anak anak."


Gelas kosong itu di berikan pada Lina cuaca yang panas membuat Adrie kehausan hingga tandas di minum nya.


" Abang mau makan dulu?"


" Sebentar lagi Sayang.."


Lina kemudian menuju lemari pakaian untuk mengambil kaos untuk Adrie.


Lalu menyiapkan makan siang .


Adrie tampak capek kemudian Lina yang inisiatip hendak memijit bahu Adrie.


" Abang nampak lelah sekali."


" Duduk lah!, Biar aku pijitin."


Adrie kemudian ambil posisi duduk Lina mulai memijit bahu Adrie.


" Pekerjaan ku dari kemarin sore sampai mau pulang sibuk sekali padat nya barang barang yang dikirim dan lagi ada masalah di gudang."


" O..iya sayang, besok siang ulang tahun perusahaan acara nya di buat di gedung kantor pusat, aku mau kamu ikut bersama anak anak."


" Aku mau bang, biar aku juga kenal sama orang orang kantor kamu."


Adrie mengangguk.


Pagi jam 6 Lina sudah buka toko yang di bantu Adrie sambil menunggu pegawai nya datang jam setengah 8.


Tidak lama kemudian ada 3 orang yang datang dua orang membeli bahan bahan pokok yang satu lagi seorang wanita setengah baya hendak menanyakan lowongan pekerjaan .


" Permisi pak.. buk."


" Iyaa ada apa?" Ada yang bisa saya bantu?" ucap Lina .


" Saya melihat papan itu di luar, apa benar toko ini butuh pegawai?"


" O iya benar!, Kami memang sedang membutuh kan pegawai wanita untuk bantu bantu di toko kami." Timpal Adrie.


" Kalau boleh keponakan saya baru datang dari kampung, butuh pekerjaan orang nya masih sangat muda 20 tahun umur nya."


" Coba bawa saja keponakan ibu sekarang!"


" Sekarang Pak Buk?"


" Iya Sekarang, karna kami butuh sekali." Balas Lina.


" Baik kalau begitu saya permisi dulu, saya akan bilang pada keponakan saya semoga Bapak Ibu berkenan menerima nya."


Jam 8 Ibu itu sudah datang bersama keponakan nya.


" Permisi Bapak Ibuk, ini keponakan saya yang saya ceritakan tadi."


" Nama kamu siapa?"


" Nama saya Lesti Bu."


Lesti memberikan tangan untuk Salim pada Lina dan Adrie.

__ADS_1


" Kamu sudah pernah jaga toko sebelum nya?"


" Sudah pernah Buk..jaga toko makanan cemilan tapi di kampung."


Lina mengangguk .


" Gimana Bang menurut kamu?"


" Kita terima saja dulu dan kita liat bagaimana kerja nya."


" Ya sudah..hari ini kamu mulai bekerja yaa!"


" Trimakasih Bapak Ibu."


Adrie masuk untuk sarapan sementara Lina mengajari pegawai baru nya .


" Kalau kamu masih ragu biar tidak ada kesalahan nanti bertanya saja pada saya atau sama Surya yaa!"


" Iya Buk."


Lina sedikit lega karena sudah mendapatkan pegawai baru , ia pun bersiap siap untuk menyiapkan baju suami dan anak anak nya untuk memenuhi undangan ulang tahun perusahaan tempat Adrie bekerja.


Adrie dan Lina memakai baju couple Ia sudah membuat sebelum nya dress khusus ibu hamil, anak anak nya di pakai kan baju yang senada warna nya dengan Adrie dan Lina .


Sampai di parkiran mobil, keluarga kecil Adrie itu masuk kedalam gedung dan disambut oleh rekan rekan kerjanya Adrie.


Mereka juga membawa istri dan anak anak


ada juga membawa pacar, mereka berbincang bincang dan saling memperkenal kan pasangannya masing masing


Sakya dan Aileen pun langsung akrab pada anak anak rekan rekan Adrie


bermain yang tak jauh dari pengawasan orang tuanya.Saat big boss mereka hendak menghampiri mereka, mereka sangat sungkan dan mengangguk hormat pada CEO mereka.


Big Boss merasa senang melihat karyawan nya membawa keluarga.


Pak Harri sang owner itu kembali menuju podium berpidato singkat .


Setelah turun dari podium Pak Harri memanggil Adrie.


" Gue permisi dulu Dik."


" Sayang aku di panggil Om Harry."


" Ya sudah temuilah bang!"


Adrie mendekati Pak Harri, ia memanggil Om khusus di saat saat sedang berdua bicara.


Panggilan Om pada Pak Harri sudah terbiasa semenjak Adrie dari kecil, karna Pak Harry memang sahabat kental dengan Almarhum papa nya dulu.


" Kemari Drie!"


" Baik Om."


Mereka menuju ruangan Pak Harry dan Adrie di persilahkan duduk.


" Duduk Drie!"


" Drie..gudang di Batam belum ada kepala cabang di sana..saya minta kamu merekrut teman teman kamu untuk di tempatkan di sana."


" Siapa kira kira menurut kamu yang terbaik?" Karena menurut om, kamu sudah mengenal mereka .


Adrie mulai berfikir dan mengira ngira.


" Kalau menurut Adrie om,. sebaik nya wakil dari Dika, Bapak latip dia orang nya loyal dan rajin membantu Dika dan cukup menguasai operasional gudang."


Pak Harry mengangguk.


" Ok besok saya akan suruh orang nya untuk menghadap saya di kantor gudang."


" Tapi Om minta kamu di tugas kan dulu di Batam selama 2 minggu supaya kamu memimpin dulu di sana dan liat cara kerja Pak latip biar dia tidak ada keraguan dalam bekerja."


Adrie mengangguk


" Baik Om."

__ADS_1


" Adrie persiapkan segala sesuatu nya."


" Ok, Om berterima kasih sama kamu."


" Sama sama Om."


" Ya sudah kita kembali untuk bersantap, Om sudah lapar."


Mereka keluar dari ruangan Adrie kembali menemui istri dan rekan rekannya.


Di mobil menuju pulang Adrie membahas masalah pekerjaan .


" Sayang lusa Abang akan ke Batam bersama Pak latip."


" Berapa lama bang?"


" 2 Minggu sayang."


Esonya Lina sedang menyusun pakaian Adrie dalam koper dia menyiapkan segala keperluan suaminya yang akan bersiap siap terbang ke Batam.


" Bang..pakaian dan keperluan Abang sudah aku siap kan."


" Trimakasih sayang!"


" Kamu baik baik ya di rumah!, Jaga anak anak nanti sampai di Batam Abang telpon kamu."


Lina kemudian memberi pelukan pada Adrie dengan erat.


" Aku sama anak anak pasti merindukan kamu bang."


" Secepat nya Abang akan pulang."


" Sakya Aileen papa mau bekerja dulu cium papa dulu sini Nak!" Panggil Lina.


" Daghh papa, jangan lupa belikan mainan buat aku sama dedek Aileen ya Pah!" Ucap Sakya yang bicara nya sudah sangat jelas.


" Iya sayang nanti disana Papa akan belikan mainan baru buat kalian."


" Sayang taxi sudah menunggu ku."


" Hati hati dijalan Bang!"


Lina mengantar suami sampai depan pagar rumah mereka.Taxi pun sudah jalan.


Baru saja beberapa menit, Lina sudah merasa sepi tanpa Adrie di rumah.


Untung nya Lina punya kesibukan di toko .


Jam 2 siang Pak latip dan Adrie tiba di Batam perjalanan singkat dengan pesawat G***da Airline Business Class .


Sampai di mess Adrie yang terpisah dengan mess Pak latip langsung mengeluarkan berkas berkas dan pakaian dari dalam koper ke lemari, ia istirahat sejenak sebelum mereka berdua langsung ke gudang cabang Batam.


Sore itu Lina dan 2 pegawai nya sangat sibuk melayani para pembeli, sudah 3 tahun Toko sembako Sakya makin ramai saja pembelinya.


Yaa..karena Lina memberi harga murah, bagi Lina menjual sembako murah walau ambil keuntungan sedikit asalkan lancar perputaran keuangan di tokonya.


" Bu Bapak kemana memang nya?" kok saya tidak melihat nya, biasanya Bapak bersama Ibu di toko." Surya menanyakan hanya basa basi.


" Bapak lagi di tugaskan ke Batam Sur."


" Owh..pantas saja."


Pembicaraan itu terdengar oleh Lesti diam diam Lesti menyukai Adrie.


Ia merasa kurang semangat melayani pembeli karena Tuannya itu sedang tidak ada di rumah.


" Pantas saja aku tidak melihat Mas Adrie dari sejak pagi." Lesti bergumam pelan.


" Kapan pulang nya Bu Bapak Adrie?"


" Bapak di Batam 2 Minggu."


Lesti masih menyimak perbincangan majikannya itu dengan Surya.


" Lama sekali aku bakal merindukan nya." Ucap Lesti lagi dalam hati.

__ADS_1


 


__ADS_2