CINTA NYA SEPUPU ALMARHUM SUAMI KU

CINTA NYA SEPUPU ALMARHUM SUAMI KU
Keluarga Devis


__ADS_3

" Halo Lina."


" Halo Via." Lina mengalihkan panggilan Video ia tersenyum melihat sahabat nya itu


" Hai..bagaimana rasanya malam pertama?' tanya Lina yang saat ini di layar ponselnya,Via nampak sedang mengeringkan rambutnya.


" Rasanya?...baru ini gue ngerasain surga nya surga."


Lina tertawa geli sahabat nya itu memang selalu membuat ketawa dengan celetukannya.


Via masih memegang ponsel nya di layar itu Lina sedang terbaring di ranjang.


" Elu sakit?"


" Iya Via gue sama Devis lagi kena flu."


Dengan iseng nya Lina ingin menggoda sahabat nya itu.


" Berapa ronde say." Lina tersenyum.


" 3 ronde, elu gak liat gue keramas."


Lina tertawa terbahak bahak.


" Oke deh..elu istirahat ya."


,


,


,


,


,


,


,


😀😀😀😀

__ADS_1


5 tahun kemudian kehidupan Lina bersama Devis semakin bahagia, anak anak Lina sudah semakin tumbuh remaja Sakya saat ini sedang kuliah di unversitas Amsterdam mengambil jurusan Ekonomi, Aileen sudah memasuki SMA Aldeen SMP mereka semua di sekolah kan oleh Devis di sekolah akademis yang yang terbaik dan ternama tentu nya di Amsterdam.


Sedang kan putra Devis, Bastian yang sudah berusia 25 tahun dan Sander berumur 23 tahun itu mulai menjejaki Ayah mereka tangan dingin Devis sedang membentuk kedua putranya untuk menjadi pemimpin perusahaannya di berbagai negara. Devis mau kedua putranya harus berproses mulai dari bawah. Bastian dan Sander mempelajari setiap arahan Ayah nya Devis memberi pengertian pada kedua putra nya bahwa tidak mudah menjalani bisnis mereka harus selalu mengikuti perkembangan perusahaan, calon pemimpin Devis yaitu Bastian menghandel di perusahaan di Indonesia. Sedang kan Sander di negara bagian Eropa. Devis sering mengajak Lina menemani perjalanan bisnisnya di berbagai negara. Devis pun sering mengajak liburan ketempat tempat di mana negara yang menjadi favorit mereka.


Asya putri Devis dan Lina saat ini sudah berusia 4 tahun. Anak kecil itu selalu di rindukan oleh kakak kakak nya terutama Bastian dan Sander.


Anak anak Devis, Bastian dan Sander sudah menampakan kegagahan dan ketampanan nya, Sakya yang berbeda sendiri warna kulitnya di antara anak anak Devis dan Lina kini menjadi idola gadis gadis di universitas nya Sakya memang tampan dengan kulitnya yang eksotis memang menjadi idaman wanita penyuka kulit gelap menurut gadis gadis bagian Eropa kulit Sakya sangat sexy.


Gaya Sakya memang beda dengan kedua putra Devis. Sakya terlihat sangat santai sedangkan Bastian dan Sander tergolong sangat serius. Sakya sering menyalurkan hobi nya bermain gitar bersama teman teman nya. Sakya kini mempunyai tatoo di punggung nya sesuai gaya nya. Lina sang Ibu, sempat memarahi nya karena membuat tatoo di punggung nya Devis malah menertawakan Lina yang marah pada Sakya. Ya..Sakya memang banyak bergaul dengan teman teman nya di bagian Eropa. Sakya sering di ajak live music bersama teman teman nya di cafe cafe.


,


,


,


,


,


,


,


Devis sedang di ruangan kerja nya, sedangkan Lina sedang memasak yang di bantu oleh Buk Jum dan Buk Inah, Lina serta kedua asisten nya sudah pandai membuat makanan khas Belanda.


Dalam ruangan kerja Devis,.Devis sedang memimpin rapat dengan para klien bisnisnya. secara daring. Devis nampak serius dengan layar laptop nya.


Hasya putri Devis masuk keruangan kerja Devis ia sedang mencari Mama nya. Hasya yang baru saja bangun tidur langsung melihat Devis di ruangan kerja nya.


" Papa."


Nampak Hasya sedang memegang boneka panda nya.


Devis yang sedang bicara dengan para klien nya terhenti melihat putri nya langsung mendongak dari layar laptopnya ke arah Hasya.


" Yes..sweety."


Hasya berlari menghampiri Devis yang masih duduk di belakang meja. Devis langsung memangku Hasya dan menciumi pipi Hasya. Devis tangan nya mematikan suara dalam mode mute di layar laptop nya terlihat di layar video oleh para klien Devis, Devis sedang memangku putri nya mereka nampak tersenyum melihat Devis memangku putri nya.


" Papa where's Mommy?"

__ADS_1


" Mommy?"


Hasya mengangguk.


" Mommy sedang memasak, apa kau belum menemukan Mommy?"


Hasya menggeleng.


" Ok, kita temukan Mommy sekarang."


Devis menyalakan kembali mute pada layar ia meminta waktu nya untuk berhenti sebentar pada para kliennya karena ingin membantu putri nya dulu.


" Gentlemen..i stop in a few minutes, i'll be right back." Devis tersenyum


Para klien Devis mengangguk.


Devis kemudian meninggalkan ruangan kerja nya ia menggendong Hasya untuk mencari Lina di dapur. Sampai Devis melihat Lina di dapur, Lina sedang menggunakan sarung tangan oven dan celemek gaya Lina berpakaian rumahan tidak pernah berubah tanktop dan jeans hotpants rambut nya ia cepol tinggi.


" Thats Mommy." Devis menunjuk Lina pada Hasya.


Devis masih menggendong Hasya menghampiri Lina.


" Sayang, Hasya mencari mu."


Lina menoleh kebelakang dan tersenyum melihat suami dan putri nya.


" Iya sayang, kau sudah bangun rupanya kau tidur sangat lama. Lina sambil melepas sarung tangan oven.


" Kau masak apa?"


" Ayam panggang." Lina mengambil Hasya dari gendongan Devis.


" Kau pasti menggangu Papa sedang bekerja." Lina menciumi pipi Hasya.


" Sayang aku sedang rapat."


" Iya kembali lah, Hasya sama mama ya..!"


Hasya mengangguk.


" Oke aku tinggal dulu."

__ADS_1


__ADS_2