CINTA NYA SEPUPU ALMARHUM SUAMI KU

CINTA NYA SEPUPU ALMARHUM SUAMI KU
Nada Dering Ponsel


__ADS_3

Saat Lina menuju ke parkiran, Lina teringat dengan kunci mobil nya yang di tahan oleh Diego. Membuat Lina kebingungan karena untuk masuk dan bertemu dengan Tiara rasanya Lina enggan, Lina merasa tidak enak hati dengan Tiara yang akan mengganggu nya bekerja.


" Ahh sial pria itu membawa kunci mobil ku." Lina menggaruk kepala yang tidak gatal karena memikirkan bagaimana Lina harus mengambil kunci mobil nya.


Lina mencari keberadaan pria itu. Lina memang mengatakan pada pria itu akan bicara mengenai biaya ganti rugi. Lina akhir nya menuju mobilnya dan akan menunggu pria itu.


Namun saat Lina sudah mendekati mobil nya, Lina melihat pria pemilik mobil BMW sedang berdiri di sisi mobil Lina. Lina pun segera meminta kunci mobil nya.


" Hei kembalikan kunci mobil ku!, aku mau pulang."


Diego langsung menatap Lina, yang sudah berdiri di hadapan nya.


" Berikan dulu nomor ponsel mu, baru aku kasih kunci mobil mu!"


" Aku tidak punya ponsel, lagian sekarang juga kau hitung berapa biaya ganti rugi untuk mobil mu."


" Aku tidak menuntut ganti rugi."


" Lalu apa?"


" Aku ingin kau mau berkencan dengan ku. bagaimana?"


" Hah?, kalau itu maaf aku tidak bisa."


" Ya sudah kamu tidak bisa pakai mobil mu."


" Aku mohon cepat berikan kunci mobil ku, aku harus pulang, aku capek mau mau istirahat."

__ADS_1


Diego ingin mengerjai Lina.


" Nih kuncinya." Tangan Diego menyodorkan kunci itu pada Lina, namun saat Lina ingin mengambil nya tangan Diego sengaja di angkat.


" Eits tidak bisa!, kau harus ambil kunci ini kalau kau sampai."


Membuat Lina terpaksa harus melompat lompat untuk meraih kunci itu. Namun karena tinggi badan Diego 182 meter dengan tangan yang di angkat keatas membuat Lina kesusahan untuk meraih kunci itu dari tangan Diego.


" Kembali kan kunci ku!"


Lina masih terus melompat lompat tanpa sadar setiap pijakan kaki nya semakin mendekat, hingga membuat jarak antara tubuh Lina dan tubuh Diego menyisakan jarak beberapa centi saja.


Tubuh Lina sudah hampir menempel pada dada Diego, Diego dengan sengaja tangan nya ia turun kan dan meletakan pada belakang tubuh Lina. Menampakan keduanya seperti sedang berpelukan. Diego memang sengaja mengerjai Lina. Tapi Lina kemudian sadar tubuh nya yang sudah hampir menempel pada dada Diego. Buru buru Lina melepas tangan Diego. Lina memundurkan langkahnya.


" Apa apaan sih kamu ini, cepat berikan kunci mobil ku!" Lina semakin geram pada Diego karena tingkah Diego sudah semakin kurang ajar.


" Berikan dulu nomor ponsel mu!, baru aku berikan kunci mobil mu, Nona!"


" Heuff baik lah!, mana ponsel mu biar aku ketik nomor ku."


Diego tersenyum, tangan nya mengeluarkan ponsel nya dari kantong celana lalu ponselnya di berikan pada Lina. Lina mengetik nomor ponselnya.


" Ini nomor ku, sudah cepat berikan kunci itu!"


" Sebentar aku telpon dulu, barangkali kau memberikan nomor palsu."


Lina memutarkan kedua bola matanya ia sudah lelah menghadapi lelaki ini.

__ADS_1


" Coba saja telpon!"


Diego benar benar mengetes nomor Lina, dan terbukti ponsel Lina bersuara. Namun suara nada dering ponsel Lina terdengar aneh dan lucu telinga Diego. Nada dering ponsel Lina nada lagu cita citata.


Sakit nya tuh disini, di dalam hatiku


sakitnya tuh disini melihat mu selingkuh


sakit nya tuh disini pas kena hatiku


sakit nya tuh disini kau menduakan aku


sakit sakit sakitnya tuh disini


Diego tertawa dengan nada dering ponsel Lina.


" Kau sering di selingkuhi ya oleh mantan kamu?"


Diego mengejek Lina, terlihat oleh Diego wajah Lina merah seperti tomat.


Lina mengernyitkan kedua alisnya, Lina juga heran sejak kapan nada bunyi ponselnya berubah jadi lagu dangdut. Ia kemudian teringat ponsel nya di mainkan oleh Aldeen. Putra nya itu yang merubah nada dering ponselnya.


" Bukan urusan kamu, ya sudah sekarang berikan kunci mobil ku!"


" Baiklah ini kunci nya."


Tangan Lina dengan cepat mengambil kunci mobil nya dari tangan Diego. Setelah masuk kedalam mobil nya Lina segera melajukan mobil nya.

__ADS_1


Diego sudah mendapatkan nomor Lina, ia akan menelpon Lina dan ingin mengajak Lina berkencan.


" Janda itu cantik dan menarik, aku harus mendapatkannya."


__ADS_2