CINTA NYA SEPUPU ALMARHUM SUAMI KU

CINTA NYA SEPUPU ALMARHUM SUAMI KU
Menuntut ke Pengadilan


__ADS_3

" Kita segera menemui mereka Lenda!"


" Tapi Revan, apa yang akan mereka sampaikan?"


" Entahlah Lenda?, Mungkin Devis ingin bertanggung jawab, kita dengarkan saja apa yang akan mereka sampaikan, maksud kedatangan mereka kesini."


" Bagaimana dengan Maria?"


" Biarkan putri kita istirahat dulu."


Revanno dan istrinya bergegas menemui keluarga Bakker. Tapi kedatangan mereka sebenarnya ingin menjelaskan bahwa Devis tidak pernah melakukan pemaksaan pada Maria. Apalagi sampai menghamili putri Tuan Lefrandt. Untuk itu mereka ingin bicara secara baik baik. Devis ingin menarik tuntutan nya ke pengadilan terhadap Maria yang akan merusak nama baik Devis.


Tuan lefrandt dan istri nya kini sudah berhadapan dengan keluarga Devis.


" Selamat sore Pak Derick dan Ibu Laura, maaf sudah menunggu lama."


Orang tua Devis berdiri dan bersalaman pada pemilik rumah tak kecuali Devis hanya duduk diam dengan wajah yang dingin.


" Maaf Maksud kedatangan Pak Derick dan Ibu Laura apakah ini berkaitan dengan putri kami?, karena kami sudah menerima penolakan Putra anda untuk perjodohan dengan putri kami, Maria."


" Iya kami sebagai orang tua mohon maaf, untuk tidak di teruskan perjodohan Devis dengan Maria." balas Derick sebagai rekan bisnis Revanno.


" Baik, kami menerima penolakan dari putra anda Devis. Pak Derick dan ibu Laura hanya saja kami tidak tahu alasan nya kenapa?, Devis menolak perjodohan ini, sedangkan putri kami Maria sudah mengandung benih dari putra kalian." Revanno berusaha bicara tenang, bagaimana pun Revan dan Derick masih menjalin kerjasama bisnis mereka dengan baik.

__ADS_1


Devis masih diam dirinya akan menjawab alasan nya kenapa menolak Maria, semua bukti sudah ada pada diri Devis.


" Biar Devis sendiri yang akan menjelaskan Pak Derick." jawab Laura.


" Devis bisakah kau menjelaskannya apa alasan nya?, apa kau tidak mau bertanggung jawab pada Maria yang sudah mengandung anak dari kamu sendiri?"


" Maaf Pak Revanno , ini terdengar kejam, saya menolak karena saya memang tidak bisa mencintai putri anda. Dan anak yang dikandung Maria sampai kapan pun saya tidak akan mengakui nya."


" Apa maksud perkataan mu, Devis?, kenapa kau tidak ingin mengakui anak yang dikandung Maria."


" Karena memang anak yang di kandung Maria bukan anak saya, dan saya tidak pernah menodai putri Bapak." Jawab Devis tegas.


" Maaf Devis!, kau telah memaksa Maria."


" Baiklah kalau kau tidak mau mengakui, sampai putri ku melahirkan anak itu jangan harap kau akan mengasuh nya. Biar kami yang akan mengasuh cucu kami."


" Sampai anak itu lahir pun saya tidak akan mengakui anak itu adalah anak saya, Tuan Lefrandt."


" Kau yakin?, Devis?"


" Saya punya bukti kejahatan putri Bapak."


" Maksud kamu?"

__ADS_1


" Maria memang sudah mengandung, putri anda menjebak saya."


DEG


" Ma- maksud kamu, apa Devis?"


" Tanyakan pada putri anda, Tuan Revanno Lefrandt."


" Pada saat kejadian itu."


Devis mulai menceritakan bagaimana ia bisa berada di satu ranjang dengan Maria. Devis mengeluarkan bukti bukti itu. Membuat Pak Revanno kalah telak perdebatan dengan Devis. Bukti itu mengacu pada Maria tidak ada penyatuan dengan Devis, Maria telah membohongi orang tuanya sendiri


" Jadi saya mohon, Anda selidiki dan tanya pada putri anda sendiri siapa yang menghamili putri anda, Tuan Lefrandt."


Devis membathin " Enak saja yang hamilin siapa gue yang harus tanggung jawab."


" Dan ini menyangkut nama baik saya, Tuan Lefrandt. Kalau sampai Maria menuduh saya, saya tidak segan segan menuntut Maria sampai ke pengadilan."


Devis pun berdiri dan bergegas keluar, Derick dan Laura hanya diam. Mereka pun langsung undur diri untuk menyusul Devis pulang.


" Pak Revanno kami pamit pulang dulu." ucap Derick.


Revanno dan juga istrinya hanya diam tidak bisa berkata kata apapun. Revanno hanya terduduk lemas memikirkan putri nya. Lenda mengantar keluar keluarga Derick Bakker. Setelah nya Lenda masuk dan menghampiri suaminya. Namun Revanno berdiri dan mulai mengeluarkan taring nya. Revanno melangkah cepat untuk bicara pada putri nya. Melihat kemarahan suaminya Lenda pun mengejar suami nya.

__ADS_1


__ADS_2