Ciwi Barbar

Ciwi Barbar
Liburan


__ADS_3

Zia sedang bersantai di rumah. Menonton televisi bersama cemilan ditemani Flupy yang ada di kandang. Zia sendirian hari ini.


Abangnya, Zean, sedang pergi membantu sang papa di kantor. Zai pergi nongkrong bersama teman-temannya dan mamanya sedang arisan bersama emak-emak sosialita.


Merasa bosan menunggu film yang tak kunjung main, Zia membuka obrolan grup chat kelas yang luar biasa ramee, dan isinya terlihat sangat unfaedah.


...Guthumenn...


Ezaalfadlhi; @Ziamanda bagaimana calon bini? Apakah calon papa mertua mengizinkan?


Jimmy; @Ezaalfadlhi lu tu kebanyakan makan micin dah ja. Gila banget tiap hari ngaku ngaku mulu


Taniaput; @Jimmy bener banget luu. Kebanyakan halu si kadur, bangun coy banguunnn


Qiarasan; Btw piling gue kagak enak. Jadi kagak sih?


Alyakyut; I'm piling gud, lakasudd.


Joshuajo; Sebagai ketua kelas terbaiq sepanjang masa. Saya berharap kalian jangan berharap. Karena berharap bisa membuat kita sakit hati kebanyakan berharap.


Ezaalfadlhi; @Joshuajo baik darimana setan?!


Alisyaica; @Joshuajo lu ngetik apaan? Gue gak ngerti begoo.


Joshuajo; @Ezaalfadlhi @Alisyaica tenang tenang, bakal ada konferensi pers kok besok. Gue tau lu pada ngefans sama gue.


Brivantvan; BACOT banget klean. Ngajak anak tetangga boleh gak niii?


Jimmy; @Brivantvan nyantuy boskuu. Boleh-boleh aja si kata gue mah, biar rame


Askaiansyah; Unfaedah bgt.

__ADS_1


Brivantvan; @Askaiansyah tumben anak gaib respon?


Askaiansyah; @Brivantvan alah tai, di mana lu? ayo kita baku hantam.


Joshuajo; Asik gelut wkwk. @Brivantvan kalo mo bawa temen bawa aja dah, betul kata jin, biar rame.


Brivantvan; @Joshuajo jin siapa?


Joshuajo; @Jimmy


Jimmy; JOMONYETT


Qiarasan; Udah deh ah, berisik


Samuelsam; Ini yang ngusulin ke mana yhh, gak aktip daritadi. PHP banget blioo


^^^Ziamanda; merasa terpanggil~^^^


^^^Ziamanda; @Alyakyut positip, sudah direstui^^^


Taniaput; Terdebes


Joshuajo; Oke, karna positip besok ngumpul di tempat Zia. Jangan ngaret y cokkk. Zia sharelock rumah lu. Oiya, klean bawa barang yang penting aja. Jangan lupa makanan, bagemana para temanku?


Jimmy; Sah!


Qiarasan; Okesip


Samuelsam; Amann


Taniaput; Sam selalu muncul pas ada Qia ya, ada apa gerangann? Kiw kiwww

__ADS_1


...—·—...


Keesokan harinya. Kini mereka semua sudah sampai di villa Zia. Villa dengan desain yang bagus, hasil sumbangan otak Zia.


"Gue suka di sinii. Ini siapa yang desain villanya, Zi?" tanya Tania melihat halaman depan. "Kalau gue ngomong kalian gak bakal percaya. Udah ayok masuk." Semua masuk dan beristirahat sampai malam hari tiba.


Tepat di malam hari, semua keluar dari villa. Sesuai schedule, mereka akan barbeque-an sambil menikmati pemandangan malam hari. Mereka bermain bersama, bercanda gurau bersama, dan menikmati malam weekend mereka bersama-sama dengan penuh canda tawa.


Di saat semua sedang berkumpul, Qiara berada di ruang tamu hendak kembali ke tempat mereka berkumpul. Dirinya baru selesai dari toilet. Tiba-tiba, tanpa sengaja Qiara terpeleset dan hampir terjatuh. Untungnya ada Samuel yang membantu menahan tubuh Qiara.


Suasana canggung. Melihat sekitar sepi, Samuel mencoba memberanikan diri untuk mengatakan keinginannya sejak dulu. Keduanya berdiri berhadapan. "Ma—"


"Gue rasa ini waktu yang tepat deh, walaupun kurang romantis. Gue udah lama mau ngomong ini sama lu, Qi. Terus terang gue jatuh cinta sama lu, dan gue sayang sama lu. Lu mau gak jadi pacar gue?" tanya Samuel berusaha santai.


Dirinya benar-benar deg-degan, takut di tolak dan takut mereka akan menjadi asing nantinya. Qiara menatap Samuel serius. "Sebenernya... gue juga. Jadi, jawaban gue, gue mau."


Samuel tersenyum senang lalu memeluk Qiara. Qiara juga sama, ia terlihat begitu senang. Tapi momen mereka itu tidak berlangsung lama, perusuh datang mengganggu.


"Walahh lahh. Gue nyariin daritadi, ternyata lagi romantis-romantisan di sini. Btw, mon maap ya bang, jangan hajar adekmu, adekmu ini tidak tau tadi," kata Ivan sambil melarikan diri.


Pipi Qiara memerah setelah menyadari dirinya terciduk. Sedikit sial, setelah Ivan pergi datanglah Jimmy. Melihat mereka berduaan, Jimmy datang menghampiri. "Jiakhhh, akhirnya. Lu tau gak si, Sam tu udahh lama banget suka sama lu. Tapi sayangnya lu budeg, gak peka."


"Sialan lu. Berisik ah, pergii sekarang atau gue beberin aib lu!" protes Samuel kesal. Jimmy tertawa. "Aw takut, aw.. gak denger, aw aww~" kata Jimmy sambil pergi dari sana.


Qiara sendiri kini tertawa melihat interaksi Samuel dan Jimmy. Di saat kepalanya menoleh ke belakang, melihat Jimmy, tiba-tiba Samuel mencium pipinya lalu kabur.


Qiara salting, tapi berusaha untuk stay cool. Merasa malas protes, Qiara pergi menghampiri teman-temannya.


"Acieekkk. Ada yang berflower-flower nih gengss!"


^^^Revisi, 2021.^^^

__ADS_1


__ADS_2