
Warning!!
Jika ada kesalahan nama tempat, lokasi, ataupun typo. Author minta maaf sebesar-besarnya. šš¼
___________________
Pagi hari telah tiba. Mereka semua sudah bangun dan sudah berkumpul di kafe yang tidak terlalu jauh dari hotel mereka.
"Pagi anak anak, bagaimana tidur kalian?" tanya Pak Roy.
"Nikmat pak." jawab mereka.
"Hari ini kita kemana pak?" tanya Zia. Tiba² ada yang menghampiri mereka.
"Bisa saya berbicara dengan tuan Royerd?" tanya Pria itu dengan bahasa Inggris
"Iya saya disini" jawab pak Roy.
"Saya akan jadi tour guide kalian, saya orang utusan pak Radatt" ujar pria itu.
"Perkenalkan, nama saya James"
"Kalau begitu duduklah, bersarapan dengan kami" ujar pak Roy dengan bahasa Inggris.
"Kemana kita hari ini tuan?" tanya Zia.
"Sesuai jadwal hari ini kita akan menuju Boracay Island" ujar James.
"Dimana itu?" tanya Qiara.
"Pulau ini terletak di provinsi Aklan, untuk menuju kesana akan menggabungkan perjalanan menggunakan bis dan menggunakan kapal ferry. Pemberangkatan pun dimulai dari Batangas Port menuju ke Calapan. Waktu perjalanan ini sekitar 2 jam lamanya. Setelah naik kapal ferry perjalanan disambung menggunakan bis dimulai dari Port of Roxas memakan waktu sekitar 3 sampai dengan 4 jam. Jadi waktu tempuh dari sini menuju Boracay 5 jam." jelas James.
"Setelah kalian selesai makan, kita bisa berangkat" ujar James lagi. Mereka hanya mengangguk.
Setelah sarapan, mereka mengambil beberapa barang yang penting untuk dibawa ke pulau Boracay.
__ADS_1
ā¢.
ā¢.
5 jam terlalui, mereka sudah sampai di pulau Boracay.
"Wah.. nice place." ujar Ica
"Sungguh nikmat tuhan mana lagi yang kau dustakan." ujar Zia.
"Eh?!" tanya Jimmy.
"Gue bejat bejat gini juga tau agama keless!" jawab Zia
"Selamat menikmati" kata James. Mereka berkeliling menikmati pulau Boracay. Karena tour guide mereka utusan pihak sekolah jadi tidak diberi batas waktu. James mengajak mereka ke Puka Beach. Untuk bermain atau berfoto. Qiara membawa kameranya, jadi mereka bisa berfoto. 5 cewek rusuh itu berkumpul dan meminta difotokan, awalnya Zia menolak. Tetapi dia dipaksa. Dia foto sambil tersenyum sangat manis. Seluruh siswa siswi XII IPS 3 juga berfoto bersama difotokan oleh James. Dimas pun ikut berfoto bersama mereka. Mereka berfoto berbagai macam gaya. Setelah itu mereka berfoto² tanpa Zia.
"Lo tuh ya, fotonya buat kenang kenangan tauu. Ayolah" ajak Qiara.
"Udah kalian aja. Anggap aja gue disitu" jawab Zia. Dia jarang berfoto karena tidak terlalu suka. Qiara sering meng-candid foto Zia yang sedang bersampingan dengan Aska. Kemudian dia meng-candid foto² temannya yang lain. Selanjutnya mereka menuju area snorkeling pertama. SelesaiĀ snorkeling, mereka beristirahat sambil makan sore. Usai makan sore, tour dilanjutkan untukĀ snorkelingĀ di lokasi kedua.Ā
______________
"Selama kurang lebih 30 menit, kita diajak berlayar menikmati matahari terbenam di tengah laut Boracay. Perahu yang digunakan untukĀ sunset sailingĀ ini pun cukup unik. Kita tidak duduk di dalam perahu, melainkan di jaring yang tersedia di sisi kanan dan kiri perahu. Perahu-perahu ini dapat menampung hingga 11 orang di sisi kanan dan kirinya" jelas James.
"Kapan kita akan kembali ke hotel sir?" tanya Qiara.
"Setelah ini kita akan terbang dari Caticlan menuju Manila, kurang lebih satu jam" jelas James. Dia pun pergi setelah itu.
"Heh dasar, tau gitu kita pergi kesini juga terbang aja" sahut Tania.
"Pak, bapak kok sendiri kesini?" tanya Zia
"Saya tidak sendiri Zia, saya bersama kalian" jawab Roy.
"Bukan itu bapakk. Kenapa bapak nggak ngajak keluarga bapak?" tanya Zia lagi.
__ADS_1
"Saya belum berkeluarga." jawab Roy.
"Eh?!" Sahut Alya.
"Bapak sudah tunangan, tetapi tidak jadi menikah karena beda pendapat" jelas Roy.
"Kalau beda tinggal disamain pak, kenapa harus batal?" tanya Zia.
"Asal jeplak aja kamu" jawab Roy.
"Bapak juga pernah melihatnya selingkuh dengan teman bapak sendiri di sekolah sebelumnya" kata Roy lagi.
"Astaga pak.. berarti bapak salah pilih calon bini." kata Ica.
"Yang sabar ya pak" ujar OpTb bersamaan.
"Udah berlalu." jawab Roy.
"Oh, jadi bapak pindah kesekolah kami gara gara itu pak?" tanya Qiara
"Tidak juga, saya memang dipindahkan dari sana" jelas Roy.
"Bapak kok betah ngajar dikelas kami?" tanya Zia.
"Cerewetnya kambuh lagi." sindir Ivan.
"Berisik" jawab Zia
"Bapak betah karena bapak tau, kalian sebenarnya anak anak yang baik, hanya saja kalian masih menikmati masa masa kenakalan kalian. Dan kalian seharusnya dibimbing dengan baik, bukan dengan cara diberi hukuman berkali kali. Apapun hukumannya kalian pasti susah jeranya. Dan sekarang karena kesabaran bapak, bapak bisa holiday ke sini sama kalian" jelas pak Roy.
"Oooooo" jawab mereka bersama.
"Jadi sekarang, kita nikmati aja semuanya." lanjut pak Roy.
"Oh iya, bapak lupa kasih tau kalian. Setelah kita pulang nanti. Akan ada Prom Night di sekolah" sambung Roy.
__ADS_1
"Wah.. rezeky IPS 3 emang yahut." ujar Joshua. Mereka hanya tertawa.
Selesai sunset sailing, mereka pulang menuju Manila. Malam harinya setelah mereka makan, James mengajak mereka untuk pergi lagi, tetapi karena mereka lelah jadi ditunda esok hari. Setelah itu mereka kembali ke kamar hotel masing masing.