Ciwi Barbar

Ciwi Barbar
Chapter 58


__ADS_3

2 bulan kemudian


"Kawin kawin akhirnya Zean kawin, dia terlepas dari masa jones. Kok bisa ada yang mau sama diaaa aaaa.." nyanyian Zia dari lagunya Erie Suzan yang diubah liriknya dengan suara keras sambil menuruni tangga. Dia tidak tau diruang tamu ada keluarga Febby yang sedang berbincang tentang pernikahannya.


"Astaga dragon" sahut Zia setelah dibawah. Semua orang tertawa melihatnya.


"Hehe mon maap ya om tante kak peb. Zia kagak tau hehe" sahut Zia.


"Mau kemana nak?" tanya Zeva.


"Ngumpul sama ivann" jawab Zia


"Ada Aska?" tanya Zean


"Ya'i" jawab Zia


"Udah jadi?" tanya Zean


"Jadi apa?" tanya Zia balik


"Jadian sama Aska" jawab Zean


"Mau gue tampol lu bang?" tanya Zia menatap Zean sinis.


"Ah gaseru, yaudah lo pigi sono, daripada nyanyi gak jelas." suruh Zean.


"Rumah gue juga, Lo kok ngusir?" Tanya Zia pada Zean. Zean ingin membalas perkataan Zia tetapi mulutnya disumpelin dan ditutup oleh Febby.


"Hati hati ya dekk." sahut Febby


"Iya kakak ipar, Zia pergi dulu ya pa, ma, om, tante, kak. Assalamualaikum" pamit Zia lalu keluar.


"Waalaikumsalam" ucap mereka serentak


"Kenapa kamu sumpelin hm?" tanya Zean lembut.


"Kamu kalau berantem sama Zia sampe besok pagi gak bakal siap." jawab Febby yang lain pun tertawa.


Setelah perjodohan kemaren, keluarga Zeco berkata jika pernikahan akan dilaksanakan 3 bulan lagi. Agar Zean bisa belajar berbisnis dan mampu menghidupi Febby, mereka juga menunggu waktu untuk wisuda. Mereka pun sudah wisuda, Febby menjadi dokter dan Zean menjadi penerus usaha papanya. Saat inilah mereka membicarakan semua persiapan pernikahan mereka. (Nb: anggep aja udh wisuda ya gays 😂)


Dijalan menuju basecamp OpTb Zia mengenakan hoodie berwarna abu abu dan celana berwarna hitam, Zia memakai topi dan mengendarai motor sportnya. Saat menuju ketempat yang sama Aska melihat Zia dia pun menantang Zia balapan meskipun tanpa dibilang oleh Zia. Merekapun balapan dan Zia lah yang duluan sampai di basecamp OpTb.


"Lo multitalent ya" ujar Aska saat sudah memasuki rumah.


"Hmm apa gimana?" tanya Zia tidak mengerti.

__ADS_1


"Lo jago balapan" jawab Aska


"Hah? Lo tau darimana?" tanya Zia terkejut.


"Gue liat tadi, yang balapan sama lo tadikan gue" jawab Aska. Zia dan yang lain pun terkejut


"Bujugile, keren" sahut Dimas


"Lo kalah ka?" tanya Ivan.


"Iya cuy. Lo tuh apapun bisa ya?" tanya Aska.


"Zia Amanda Hitler gituloh" ujar Zia menyombongkan diri. Mereka pun tertawa bersama. Mereka berbincang, dan memutuskan untuk menonton film hantu di rumah itu.


Keesokan paginya, setelah sarapan Zia pergi kesekolah mengendarai mobil mewahnya. Mereka sudah belajar beberapa jam dan sekarang di kantin. Ditempat biasa mereka, yang mencakup manusia sekelas.


"Bentar lagi pisah ya?" tanya Tania sedih.


"Hm" balas Ica


"Masih bisa reuni jugaa" balas Zia.


"Lo kuliah dimana Zi?" Tanya Qiara


"Diindonesia" jawab Zia


"Gue kan satu satunya princess imut lucu kyut di keluarga Hitler, jadi gue gak mau kemana mana. Kalau diJerman gue bakal jauh ntar sama bang Zean, Zai. Gue gak bisa. Gak ada kawan berantem."


"Narsis amat anjirrrrr" sahut Alya.


"Lo semua lanjut dimana?" tanya Zia.


"Gue Swiss" sahut Alya


"Gue Indonesia" sambung Ica


"Anak kembar pisah?" tanya Zia.


"Iya, gue anak bawang kudu netep" jawab Ica.


"Sama kayak gue" sahut Ivan.


"Emang jodoh gak kemana" kata Zia polos sambil memakan makanannya.


"Lo Ra dimana? Aska? Tania? Trus Lo berdua anak kembar? Jimmy? Joshua? Eza? Dimas?" tanya Zia lagi, Dimas dan Shinta duduk bareng dengan mereka.

__ADS_1


"Gue ke Cina" jawab Joshua


"Swiss" jawab Jimmy.


"Janjian ya Lo berdua?" tanya Zia.


"Ngga." Jawab mereka bersamaan.


"Gue Indonesia" jawab Tania.


"Gue ke Paris" jawab Sam dan Qiara bersamaan.


"Indonesia" jawab Ivan.


"Singapura" sahut Eza.


"Indonesia" sahut Dimas


"Alhamdulillah, banyak juga yang diindonesia" lanjut Zia.


"Aska Lo dimana?" tanya Alya. Aska hanya diam sebentar.


"Amerika" jawab Aska.


"Lo yakin ka? Lo kan anak semata wayang." tanya Sam.


"Yakin, bokap gue lagi proses buat adek." Jawab Aska. Mereka hanya tertawa.


"Eza dimana tadi?" tanya Zia.


"Singapura katanya" jawab Tania.


"Gak yakin gue, Shinta gimana ntar" lanjut Zia


"Gue kawinin dulu, abistu gue bawa ke Singapura" jawab Eza. Semua pun tertawa termasuk Shinta.


"Eh btw, bang Zean mau nikah ya?" tanya Tania.


"Iya, bulan depan" jawab Zia.


"Kasian kak Febby, gue denger katanya bg Ze di jodohin" balas Alya.


"Dijodohin sama kak Febby." Sahut Zia mereka pun terkejut.


"Eh kok jadi gitu?" tanya Ica.

__ADS_1


"Jodoh mah gak kemana" sahut Zia. Kemudian bel berbunyi mereka kembali belajar dengan pak Royerd Otesi.


__ADS_2